Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Spanyol Mulai Sidangkan Aktor Referendum Catalonia

07/10/2017 11:30
Spanyol Mulai Sidangkan Aktor Referendum Catalonia
()

PENGADILAN Spanyol, kemarin, menggelar persidangan perdana terhadap para terdakwa yang dituduh melakukan penghasutan saat pelaksanaan referendum Catalonia.

Penghasutan itu, menurut polisi, telah menimbulkan keresahan bagi warga setempat. Para terdakwa ialah Kepala Polisi Catalonia Josep Lluis Trapero.

Selain Trapero, dua pemimpin kelompok sipil prokemerdekaan Catalonia, yakni Jordi Cuixart dari Omnium Cultural serta Jordi Sanchez dari Catalan National Assembly (ANC), duduk di kursi terdakwa.

Pemerintah Spanyol menuduh Trapero gagal mengendalikan demonstran yang terlibat bentrokan pada bulan lalu dengan pasukan keamanan nasional.

Kericuhan terjadi saat pasukan keamanan menggerebek kantor pemerintah daerah untuk menghentikan pelaksanaan referendum kemerdekaan Catalonia.

"Terdakwa keempat ialah polisi senior Catalonia Teresa Laplana. Dia dijadwalkan hadir di hadapan hakim melalui link video karena alasan kesehatan," kata pejabat pengadilan.

Pada Kamis (5/10), Mahkamah Konstitusi Spanyol telah memerintahkan penghentian sebuah sesi acara yang dijadwalkan digelar pada hari Senin di gedung parlemen. Pada acara itu, dijadwalkan beberapa pemimpin Catalonia akan menyerukan deklarasi kemerdekaan.

Jika Catalonia menyatakan kemerdekaan, pemerintah Spanyol bisa bertindak menangguhkan status otonomi daerah yang dimiliki kawasan itu dan menggantinya dengan peraturan yang langsung diterapkan dari Madrid.

Namun, juru bicara parlemen Catalonia Carme Forcadell mengingatkan langkah itu justru akan meningkatkan dukungan kepada kubu pro-kemerdekaan.

Di Catalonia, dengan bahasa dan tradisi budaya sendiri, tuntutan kemerdekaan sudah muncul sejak berabad-abad lalu. Dalam beberapa tahun terakhir, tuntutan kemerdekaan tersebut semakin sering mencuat.

Catalonia ialah wilayah terkaya di Spanyol. Seperlima ekonomi negeri itu dimiliki Catalonia. Selain itu, ribuan perusahaan domestik dan asing yang mempekerjakan jutaan pekerja berdomisili di Catalonia. (AFP/Arv/I-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya