Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH perusahaan milik Rusia membuka koneksi internet yang kedua untuk Korea Utara (Korut).
Hal itu akan memperkuat kemampuan siber Korut sekaligus mengandaskan upaya Amerika Serikat (AS) mengisolasi rezim Presiden Kim Jong-un.
Aktivasi jalur baru milik Trans Telecom pertama kali dideteksi para analis di Dyn Research yang memantau konektivitas internet global. Koneksi baru itu melengkapi tautan yang sudah ada milik Unicom Tiongkok.
“Jalur tambahan itu memberikan ketahanan yang lebih kuat untuk Korut terhadap serangan yang menyasar infrastruktur jaringan mereka,” kata Bryce Boland, Kepala Bagian Teknologi Fire Eye Asia Pasifik.
Fire Eye merupakan perusahaan yang bergerak di bidang keamanan dunia maya. Sebelumnya, the Washington Post melaporkan komando siber AS telah melakukan serangan terhadap peretas di Korut untuk memotong akses mereka ke internet.
Menurut data di Kementerian Pertahanan Korsel, Korut saat ini memiliki 6.800 unit spesialis cyberwarfare yang terlatih.
Tim itulah yang dituding meluncurkan serangan siber, termasuk peretasan kepada sejumlah perusahaan di dunia, termasuk terhadap Sony Pictures pada 2014. (AFP/*/I-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved