Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 30 pemuda dari pesantren, perwakilan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, akan bertolak ke Jepang dalam rangka program Kunjungan Pimpinan Pesantren dan Japan-East Asia Network of Exchange for Students and Youths (JENESYS) Programme yang diprakarsai pemerintah Jepang.
Di Jepang nanti, para pemuda itu akan diberi kesempatan tinggal bersama keluarga (homestay).
Mereka juga akan berkunjung ke tempat-tempat yang berhubungan dengan agama, industri, kebudayaan, pemerintahan, dan sebagainya.
Wakil Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kozo Honsei mengungkapkan program Kunjungan Pimpinan Pesantren sudah dilakukan sejak 2004, dan JENESYS Programme sudah diimplementasikan sejak 2007, dalam periode setiap lima tahun.
Program Jaringan Pertukaran untuk Siswa dan Pemuda Jepang-Asia Timur (JENESYS) adalah proyek yang diajukan pemerintah Jepang dengan tujuan memberikan dasar yang kuat untuk solidaritas di Asia melalui pertukaran pemuda berskala besar.
Sebagai salah satu organisasi pelaksana program itu, Japan International Cooperation Centre (JICE) bertugas untuk menggelar program itu bekerja sama dengan berbagai pemerintah daerah, sekolah, dan organisasi pertukaran internasional di setiap wilayah.
“Kami melaksanakan program pertukaran yang bertujuan meningkatkan saling pengertian dan hubungan persahabatan,” ujar Honsei kepada media, kemarin. (Arv/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved