Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

30 Pemuda Pesantren Kunjungi Jepang

03/10/2017 10:09
30 Pemuda Pesantren Kunjungi Jepang
(ANTARA/JAFKHAIRI)

Sebanyak 30 pemuda dari pesantren, perwakilan Nah­dlatul Ulama dan Muhammadiyah, akan bertolak ke Je­pang dalam rangka prog­ram Kunjungan Pimpinan Pe­san­tren dan Japan-East Asia Network of Exchange for Students and Youths (JENESYS) Programme yang diprakarsai pemerintah Jepang.

Di Jepang nanti, para pemu­da itu akan diberi ke­sem­patan tinggal bersama ke­luarga (ho­mestay).

Mereka juga akan berkunjung ke tempat-tempat yang berhubungan dengan agama, industri, kebudayaan, peme­rin­tahan, dan sebagainya.

Wakil Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kozo Honsei mengungkapkan program Kunjungan Pimpinan Pesan­tren sudah dilakukan sejak 2004, dan JENESYS Programme sudah diimplementasikan sejak 2007, dalam periode setiap lima tahun.

Program Jaringan Pertukaran untuk Siswa dan Pemuda Jepang-Asia Timur (JENESYS) adalah pro­yek yang diajukan pemerintah Jepang dengan tujuan memberikan dasar yang kuat untuk soli­da­ritas di Asia melalui pertukaran pemuda berskala besar.

Sebagai salah satu organi­sasi pelaksana program itu, Japan International Cooperation Centre (JICE) bertugas un­tuk menggelar program itu beker­ja sama dengan berbagai pemerintah daerah, sekolah, dan organisasi pertukaran internasional di setiap wilayah.

“Kami melaksanakan prog­ram pertukaran yang bertu­juan meningkatkan saling pengertian dan hubung­an persahabatan,” ujar Honsei kepada media, kemarin. (Arv/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya