Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Pemerintah-ELN Memulai Gencatan Senjata

02/10/2017 08:43
Pemerintah-ELN Memulai Gencatan Senjata
(AFP/DANIEL MARTINEZ)

Setelah setengah abad meng­angkat senjata, kelompok pemberontak Tentara Pembebasan Nasional (ELN) memulai gencat­an senjata bersejarah, kemarin. Gencatan senjata ini akan berlangsung hingga 9 Januari tahun depan.

Gencatan senjata itu menja­di pencapaian terbesar dari pe­rundingan damai demi meng­akhiri konflik terpanjang di wi­layah Amerika Selatan itu yang dilakukan sejak Februari oleh kedua belah pihak di Quito, Ekuador.

Pemimpin ELN, Nicolas Ro­d­riguez, memerintahkan pa­sukannya untuk menghentikan semua jenis kegiatan ofensif untuk mematuhi sepenuhnya gencatan senjata bilateral sejak pukul 00.01 Minggu (1/10).

“Mulai saat ini, dan seperti di­perintahkan komandan kita Nicolas Rodriguez, ELN akan memenuhi sepenuhnya gencat­an senjata,” ungkap kelompok itu melalui Twitter, Sabtu (30/9) tengah malam.

Pada saat yang sama, militer Kolombia harus menangguhkan operasi terhadap gerilya­wan. Presiden Kolombia, Juan Ma­nuel Santos, berharap gencatan senjata dapat menjadi langkah awal mencapai perdamaian dengan kelompok pemberontak tersebut.

Pemantau dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, pemerintah, pem­berontak, dan gereja Kato­lik akan memverifikasi kepatuhan tiap-tiap pihak di lapangan dan berusaha menyelesaikan perselisihan pendapat.

Sebelumnya, pemerintah mengamankan pelucutan senjata FARC (Angkatan Bersenjata Re­volusioner Kolombia), pasukan gerilya tertua dan paling kuat di kawasan itu. (AFP/Arv/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya