Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

AS Siap Berunding dengan Korut

02/10/2017 08:01
AS Siap Berunding dengan Korut
(AFP/MANDEL NGAN AND ED JONES)

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Rex Tillerson mengatakan, ‘Negeri Paman Sam’ itu tengah mengkaji kemungkinan berunding dengan Korea Utara (Korut).

“Kami memiliki jalur komunikasi dengan Pyongyang (Korut). Kami tidak dalam situasi yang gelap,” kata Tillerson saat melakukan perjalanan ke Tiongkok, kemarin.

Korut dan AS telah melakukan retorika panas dalam beberapa bulan terakhir dan tidak diketahui apakah kedua negara memiliki jalur komunikasi. Kini, Kementerian Luar Negeri AS telah mengonfirmasi adanya sejumlah saluran komunikasi yang terbuka dengan Korut.

“Meskipun ada jaminan bahwa AS tidak tertarik mempromosikan runtuhnya rezim saat ini, pejabat Korut tidak menunjukkan indikasi bahwa mereka tertarik atau siap untuk melakukan pembicaraan mengenai denuklirisasi,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Heather Nauert dalam sebuah pernyataan resmi.

Upaya dialog juga nampaknya bertentangan dengan sikap Presiden AS Donald Trump terhadap masalah itu. Bulan lalu, Trump lewat Twitter mengatakan bahwa berdiskusi bukanlah jawabannya atas krisis Korut.

Trump sebelumnya juga telah mengancam akan memusnahkan Korut, dengan mengatakan bahwa pemimpin Korut Kim Jong-un sedang dalam misi bunuh diri. Kim kemudian berjanji menjinakkan Trump yang disebutnya dotard (orang tua pikun) menggunakan api.

PBB telah membawa sanksi terhadap Korea Utara dalam upaya untuk memaksa ‘Negeri Juche’ itu menghentikan program senjata mereka. Tiongkok pun pada pekan ini memutuskan untuk menutup bisnis Korut yang beroperasi di wilayahnya.

Yang terbaru, Italia telah me­merintahkan duta besar baru Korut untuk meninggalkan ‘Negeri Spa­geti’ tersebut.

Menteri Luar Negeri Italia Angelino Alfano mengumumkan langkah itu dalam sebuah wawancara dengan harian Italia La Repubblica, yang diterbitkan pada Minggu (1/10).

“Kami ingin membuat Pyongyang mengerti bahwa isolasi tidak bisa dihindari jika tidak berubah arah. Tindakan mereka mengganggu akreditasi negara.” tegasnya

Kendati demikian, Alfano mene-kankan bagaimanapun bahwa Italia tidak melepaskan hubungan diplomatik dengan Korut sebab hal itu selalu bisa berguna untuk menjaga saluran komunikasi. (BBC/AFP/Arv/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya