Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK pemberontak Tentara Pembebasan Nasional Kolombia (ELN) menyatakan gencatan senjata sementara dengan pasukan pemerintah akan berlangsung mulai 1 Oktober 2017 hingga 9 Januari 2018. Hal itu sekaligus merevisi informasi dari pihak pemerintah yang mengumumkan soal waktu pelaksanaan gencatan senjata.
Ketika gencatan senjata diumumkan di awal September, Presiden Juan Manuel Santos menetapkan tanggal pelaksanaannya. Santos mengatakan gencatan senjata akan diperpanjang seiring dengan kemajuan dalam perundingan damai.
“Hal-hal yang dicapai di Quito, saat para pihak berusaha untuk menegosiasikan seruan untuk mengakhiri serangan bersenjata sementara, akan diadakan sampai 9 Januari 2018 dan bukan 12 seperti yang dikatakan beberapa juru bicara pemerintah,” kata pemberontak ELN dalam sebuah pernyataan.
Selama masa awal penghentian kontak senjata, penculikan dan serangan terhadap infrastruktur minyak harus dihentikan. Badan PBB, pemerintah, pemberontak, dan gereja akan mengawasi hal itu.
Pada tahap berikutnya akan dilakukan pembicaraan damai yang diselenggarakan Ekuador pada 23 Oktober mendatang di Quito. Kemajuan perdamaian di Kolombia tidak terlepas dari kunjungan Paus Fransiskus ke negara itu.
Paus menemui Santos untuk membuat perdamaian yang komprehensif. ELN ialah kelompok pemberontak terakhir yang belum berdamai dengan pemerintah. (AFPHym/I-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved