KAREL Albert Rudolf Bosscha ialah
orang yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat pribumi. Ia juga
pemerhati ilmu pendidikan, khususnya astronomi. Pada Agustus 1896, ia
mendirikan perkebunan teh Malabar.
Pada tahun berikutnya, ia
menjadi juragan seluruh perkebunan teh di Kecamatan Pangalengan. Pada
1901, ia mendirikan sekolah dasar bernama Vervoloog Malabar.
Pendirian
sekolah itu bertujuan memberikan kesempatan belajar secara gratis bagi
kaum pribumi Indonesia, khususnya anak-anak karyawan dan buruh di
perkebunan teh Malabar. Pada 1923, ia menjadi perintis dan penyandang
dana pembangunan Observatorium Bosscha yang telah lama diharapkan
Nederlands-Indische Sterrenkundige Vereeniging (NISV).
Selanjutnya,
ia bersama Dr J Voute pergi ke Jerman untuk membeli teleskop refraktor
ganda Zeiss dan teleskop refraktor Bamberg. Pembangunan Observatorium
Bosscha selesai dilaksanakan pada 1928.
Namun, Bosscha sendiri
tidak sempat menyaksikan bintang melalui observatorium yang didirikannya
itu karena meninggal dunia beberapa saat setelah dianugerahi
penghargaan warga utama Kota Bandung.