Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Keracunan MBG di Jaktim, Komisi IX Minta SPPG Pondok Kelapa Tutup Permanen

Media Indonesia
04/4/2026 23:30
Keracunan MBG di Jaktim, Komisi IX Minta SPPG Pondok Kelapa Tutup Permanen
Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris(Susanto/MI)

WAKIL Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menegaskan  tidak boleh ada toleransi bagi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang lalai dalam menjaga higienitas. Sebelumnya diberitakan terjadi keracunan MBG Jaktim.

Ia pun mengapresiasi  Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menangani kejadian tersebut. BGN telah melakukan suspend terhadap SPPG Pondok Kelapa.

Meskipun demikian sanksi pembekuan sementara bagi SPPG Pondok Kelapa 2, menurutnya tidak cukup. Ia menyarankan SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan ditutup permanen.

"Peristiwa ini menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerima manfaat program, kami menegaskan bahwa setiap SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan pangan harus ditutup permanen," tegas Charles.

Ia menegaskan bahwa penanganan masalah ini tidak boleh hanya satu kejadian. Melainkan dijadikan standar penegakan hukum.

Oleh karena itu, penutupan permanen bagi SPPG yang lalai dinilai sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, sekaligus instrumen efek jera bagi SPPPG.

"Sanksi penutupan permanen harus menjadi peringatan keras bagi seluruh penyelenggara agar tidak bermain-main dengan keselamatan rakyat,"cetusnya.

Ia meminta BGN melakukan audit investigatif terhadap seluruh rantai pasok MNG. Misalnya pengadaan bahan baku, proses produksi, dan distribusi makanan sesuai prosedur standar operasional.

Komisi IX mendorong keterlibatan  Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di setiap unit layanan gizi atau SPPG. (Ant/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya