Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT jantung masih menjadi penyebab kematian utama di dunia. Data dari World Health Organization menyebutkan bahwa penyakit kardiovaskular menyebabkan sekitar 17,9 juta kematian setiap tahun secara global. Namun, risiko serangan jantung sebenarnya dapat ditekan melalui perubahan gaya hidup sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Berbagai penelitian kesehatan menunjukkan bahwa kebiasaan sehari-hari memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan jantung. Berikut 11 kebiasaan sederhana yang dapat membantu menurunkan risiko serangan jantung:
* Rutin berolahraga
Aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu dapat meningkatkan kesehatan jantung dan melancarkan sirkulasi darah.
* Mengonsumsi makanan sehat
Pola makan seimbang dengan sayur, buah, biji-bijian, dan rendah lemak jenuh membantu menjaga kadar kolesterol.
* Mengurangi konsumsi garam
Asupan garam berlebih dapat meningkatkan tekanan darah yang berisiko memicu penyakit jantung.
* Berhenti merokok
Merokok merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko serangan jantung secara signifikan.
* Membatasi konsumsi gula
Gula berlebih dapat memicu obesitas dan diabetes, yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.
* Menjaga berat badan ideal
Berat badan berlebih meningkatkan beban kerja jantung dan risiko gangguan kardiovaskular.
* Mengelola stres
Stres kronis dapat memicu tekanan darah tinggi dan gangguan irama jantung.
* Tidur cukup
Durasi tidur 7–8 jam per malam membantu menjaga keseimbangan hormon dan kesehatan jantung.
* Rutin memeriksa kesehatan
Pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah penting untuk deteksi dini.
* Membatasi konsumsi alkohol
Konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan merusak jantung.
* Tetap aktif dalam aktivitas harian
Selain olahraga, aktivitas ringan seperti berjalan kaki juga membantu menjaga kebugaran jantung.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention, sebagian besar penyakit jantung dapat dicegah dengan perubahan gaya hidup sehat. Bahkan, penerapan kebiasaan sederhana secara konsisten mampu menurunkan risiko secara signifikan.
Para ahli kesehatan menekankan bahwa pencegahan lebih efektif dibandingkan pengobatan. Oleh karena itu, membangun kebiasaan sehat sejak dini menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas hidup dan mengurangi risiko penyakit jantung di masa depan.
Dengan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten, masyarakat dapat menjaga kesehatan jantung dan mengurangi potensi terjadinya serangan jantung yang berbahaya. (World Health Organization, Centers for Disease Control and Prevention/P-3)
Jangan abaikan gangguan ereksi. Pakar urologi mengungkap bagaimana kondisi ini menjadi "alarm" awal adanya penyumbatan pembuluh darah dan risiko serangan jantung.
Penyakit jantung tak selalu ditandai nyeri dada hebat. Kenali 7 gejala tersembunyi seperti mual, mudah lelah, hingga batuk berkepanjangan agar bisa deteksi dini dan cegah risiko fatal.
Pegal leher, berat di tengkuk, dan nyeri dada bisa jadi tanda penumpukan LDL. Pemeriksaan kolesterol rutin penting bagi usia 40 tahun ke atas.
WHO mencatat penyakit jantung koroner atau ischaemic heart disease menempati urutan teratas penyebab kematian.
Sensasi deg-degan saat beristirahat, terutama jika disertai nyeri dada, bisa menjadi gejala penyakit jantung, khususnya aritmia.
Nyeri leher tak selalu akibat salah tidur. Dalam kondisi tertentu, sakit leher bisa menjadi gejala serangan jantung. Kenali tanda dan risikonya.
Tak hanya nyeri dada, gangguan jantung juga bisa ditandai dengan gejala halus. Kenali 6 tanda penting ini sebelum terlambat.
SERANGAN jantung merupakan kondisi gawat darurat medis yang harus segera ditangani. Seseorang yang mengalami serangan jantung biasanya mengeluhkan keadaan yang mirip dengan masuk angin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved