Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM diskursus ilmu Tajwid, memahami tempat keluarnya huruf (Makhraj) barulah langkah awal. Kesempurnaan bunyi huruf hijaiyah ditentukan oleh Sifatul Huruf.
Sifat huruf adalah karakteristik atau warna suara yang melekat pada setiap huruf saat diucapkan. Menurut pendapat Imam Ibnu al-Jazari yang paling masyhur, terdapat 17 sifat huruf hijaiyah yang wajib diketahui oleh setiap pembaca Al-Qur'an agar dapat membedakan huruf-huruf yang makhrajnya sama tetapi bunyinya berbeda.
Secara garis besar, 17 sifat ini dibagi menjadi dua kategori utama: Sifat yang memiliki lawan (10 sifat) dan Sifat yang tidak memiliki lawan (7 sifat).
Setiap huruf hijaiyah dipastikan memiliki salah satu dari pasangan sifat di bawah ini:
| No | Sifat & Lawannya | Penjelasan & Hurufnya |
|---|---|---|
| 1-2 | Hams vs Jahr |
Hams: Mengalirnya nafas. فَحَثَّهُ شَخْصٌ سَكَتَJahr: Tertahannya nafas (Sisa huruf lainnya). |
| 3-4 | Syiddah vs Rakhawah |
Syiddah: Suara tertahan أَجِدُ قَطٍ بَكَتْRakhawah: Suara mengalir. Ada 16 huruf: خُذْ غَثَّ حَظَّ فّضَّ شُوْصٍ زَيَ سَاهٍDi antara keduanya ada sifat Tawassuth (لِنْ عُمَرَ). |
| 5-6 | Isti'la vs Istifal |
Isti'la: Pangkal lidah naik/suara tebal. خُصَّ ضَغْطٍ قِظْIstifal: Pangkal lidah turun/suara tipis. |
| 7-8 | Itbaq vs Infitah |
Itbaq: Lidah menempel langit-langit'. ص، ض، ط، ظInfitah: Lidah merenggang dari langit-langit. |
| 9-10 | Idzlaq vs Ishmat |
Idzlaq: Huruf keluar dengan ringan/cepat. فِرَّ مِنْ لُبٍّIshmat: Huruf keluar dengan berat/tertahan. |
Baca juga : Memahami Sifat Huruf Hijaiyah dalam Tajwid Panduan Lengkap Mudah
Dilansir dari hukumtajwid.com, berikut penjelasan lebih rinci tentang sifat yang memiliki lawan.
Jahr berarti kuat, jelas, tanpa berdesis. Sedang Hams diucapkan dengan halus, samar, dan sedikit mendesis. Huruf Jahr ada 19. Sisanya adalah huruf Hams yang jumlahnya ada 10. Sepuluh huruf itu menjadi satu susunan kalimat فَحَثَّهُ شَخْصٌ سَكَتْ.
Rokhowah memiliki arti lunak, diucapkan dengan lepas. Sedang Syiddah memiliki arti kuat, diucapkan dengan sedikit ditahan, baru dilepaskan. Huruf Rokhowah memiliki jumlah 16 terangkum dalam خُذْ غَثَّ حَظَّ فّضَّ شُوْصٍ زَيَ سَاهٍ. Sedang jumlah Huruf Syiddah hanya ada 8, tersusun dalam kalimat: أَجِدُ قَطٌّ بَكَتْ.
Huruf yang memiliki sifat Istifal diucapkan dengan cara menurunkan posisi lidah. Berbeda dengan sifat Isti’la yang diucapkan dengan mengangkat posisi lidah. Jumlah huruf Istifal ada 22 terangkum dalam kalimat: ثَبَتَ عِزُّ مَنْ يُجَوِّدُ حَرْفَهُ اِنْ سَلَّ شَكَا. Sedang jumlah huruf Isti’la’ ada 7, terangkum dalam kalimat: خُصَّ ضَغْطٍ قِظْ.
Baca juga: Mengenal Makharijul Huruf dan Sifat-Sifat Huruf Hijaiyah Lengkap
Sifat Infitah adalah sifat yang dimiliki seluruh huruf Hijaiyyah kecuali huruf shad (ص), huruf dhad (ض), huruf tha’ (ط), dan huruf zha’ (ظ). Karenanya, total huruf yang memiliki sifat Infitah berjumlah 25. Cara mengucapkannya dengan membuka mulut dan merenggangkan lidah dari langit-langit, sehingga dapat dirasakan ada napas yang keluar lewat mulut.
Sifatul huruf Ithbaq yaitu diucapkan dengan menyentuhkan lidah pada langit-langit rongga mulut. Jadi, dapat langsung diketahui jumlah huruf yang memiliki sifat Ithbaq hanya 4.
Sifat Ishmat merupakan sifat yang dimiliki oleh semua huruf Hijaiyyah kecuali enam huruf. Enam huruf yang tidak memiliki sifat Ishmat ialah fa’ (ف), ra' (ر), mim (م), nun (ن), lam (ل), dan ba’ (ب). Jadi, total huruf yang memiliki sifat Ishmat berjumlah 23 huruf. Cara mengeluarkan huruf Ishmat sedikit berat dan tidak bisa cepat karena posisinya jauh dari ujung lidah.
Sebaliknya, sifat Idzlaq dikeluarkan dengan mudah karena posisinya berada di ujung, baik ujung lidah ataupun ujung bibir. Huruf Idzlaq yang diucapkan dari ujung lidah ialah ra' (ر), nun (ن), dan lam (ل). Sedang huruf Idzlaq yang diucapkan dari ujung bibir ialah fa' (ف), mim (م), dan ba' (ب).
Baca juga: Insya Allah atau Insha Allah, Masya Allah atau Masha Allah
Sifat-sifat ini hanya dimiliki oleh huruf-huruf tertentu sebagai ciri khas unik mereka:
11. Safir (Siul): Suara tambahan yang menyerupai siulan burung. Hurufnya: (ص، ز، س).
12. Qalqalah (Pantulan): Suara memantul ketika huruf berharakat sukun atau waqaf. Hurufnya: (قُطْبُ جَدٍ).
13. Lien (Lunak): Mengeluarkan huruf dengan mudah dan lembut. Terjadi pada Wawu (و) dan Ya (ي) sukun yang didahului fathah.
14. Inhiraf (Lenturan): Condongnya lidah dari makhraj aslinya. Hurufnya: (ل، ر).
15. Takrir (Berulang): Getaran halus pada ujung lidah. Sifat ini hanya milik huruf Ra (ر). Catatan: Getaran tidak boleh berlebihan.
16. Tafasysyi (Menyebar): Udara yang menyebar luas di dalam mulut. Sifat khusus huruf Syin (ش).
17. Istithalah (Memanjang): Memanjangnya suara dari pangkal sisi lidah hingga ujungnya. Sifat khusus huruf Dhad (ض).
Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti
Tanpa sifat Isti'la, huruf Tha (ط) akan terdengar seperti Ta (ت). Tanpa sifat Safir, huruf Shad (ص) akan kehilangan identitasnya dan terdengar seperti Sin (س). Sifat huruf adalah instrumen presisi yang menjaga kemurnian wahyu sebagaimana ia diturunkan.
1. Berapa jumlah minimal sifat yang dimiliki satu huruf?
Setiap huruf hijaiyah minimal memiliki 5 sifat (diambil dari sifat yang berlawanan). Beberapa huruf bisa memiliki 6 hingga 7 sifat jika memiliki sifat tunggal.
Baca juga: Tulisan Innalillahiwainnailaihirojiun dalam Bahasa Arab yang Benar
2. Apa perbedaan antara Hams dan Safir?
Hams berkaitan dengan aliran nafas (udara), sedangkan Safir berkaitan dengan ketajaman suara (bunyi siul). Huruf Sin (س) memiliki keduanya.
3. Mengapa sifat Takrir pada huruf Ra harus dipelajari?
Tujuannya bukan untuk memperbanyak getaran, melainkan untuk mengontrol agar getaran tidak berlebihan (cukup satu atau dua getaran saja).
4. Apakah sifat huruf berubah saat huruf berharakat hidup?
Sifat Lazimah (17 sifat ini) tetap melekat baik saat huruf sukun maupun berharakat, namun penampakannya lebih jelas (zhahir) saat huruf dalam keadaan sukun.
Baca juga: Tulisan Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh dalam Arab dan Latin yang Benar
Artikel ini disusun sebagai panduan evergreen bagi para pencinta Al-Qur'an. Untuk pendalaman lebih lanjut, disarankan melakukan setoran bacaan (talaqqi) kepada guru tajwid yang bersanad. (I-2)
YUK kita belajar materi Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas 3 SD (sekolah dasar) semester 1. Ada lima bab dalam materi ini. Simak uraian di bawah ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved