Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama haji 2026 pada 22 April mendatang, jemaah diimbau untuk ekstra teliti dalam mengemas barang bawaan. Ketidaktahuan terhadap aturan bagasi bukan hanya berisiko menyebabkan koper dibongkar paksa, tetapi juga dapat mengancam keselamatan penerbangan.
Keamanan penerbangan internasional diatur oleh ICAO (International Civil Aviation Organization). Dalam konteks haji, ribuan jemaah berangkat dalam waktu bersamaan, sehingga prosedur pemeriksaan menjadi sangat intensif. Barang-barang tertentu yang dianggap sepele di rumah bisa menjadi ancaman serius saat berada di tekanan udara tinggi di dalam kargo pesawat.
Semua jenis bahan kimia yang bersifat korosif, mudah terbakar, atau meledak dilarang keras. Ini termasuk:
Ini adalah pelanggaran yang paling sering ditemukan setiap tahun. Jemaah dilarang memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi, baik dalam botol kecil maupun jeriken yang dibungkus lakban. Air zamzam yang bocor dapat merusak sistem kelistrikan pesawat dan membahayakan penerbangan. Biasanya, jemaah akan mendapatkan jatah air zamzam resmi yang diangkut secara terpisah oleh maskapai.
Sesuai aturan internasional, Powerbank dan baterai cadangan dilarang masuk ke dalam bagasi tercatat (koper besar). Barang-barang ini wajib dibawa ke dalam kabin pesawat (tas jinjing) dengan kapasitas maksimal yang ditentukan (biasanya di bawah 20.000 mAh atau 100 Wh).
Meskipun tujuannya untuk memotong makanan atau keperluan lain, benda-benda berikut tidak boleh ada di tas kabin, namun beberapa di antaranya diperbolehkan di bagasi tercatat dengan pengamanan ekstra. Namun, sangat disarankan untuk menghindari membawa:
Membawa uang tunai dalam Mata Uang Rupiah atau valuta asing dengan nilai setara atau lebih dari Rp100.000.000 (seratus juta rupiah) wajib dilaporkan kepada pihak Bea Cukai. Tanpa dokumen resmi, uang tersebut berisiko disita atau dikenakan denda administratif.
Jika petugas bandara menemukan barang terlarang melalui pemindaian X-Ray, mereka berhak membuka koper jemaah tanpa kehadiran pemiliknya (jika dalam kondisi darurat) atau memanggil jemaah untuk membongkar koper. Hal ini tentu akan menghambat waktu keberangkatan dan menimbulkan stres bagi jemaah.
1. Bolehkah membawa rokok?
Boleh, namun dalam jumlah terbatas (biasanya maksimal 200 batang atau 2 slop) untuk konsumsi pribadi. Melebihi itu bisa dianggap barang dagangan dan disita.
2. Di mana saya harus menaruh obat-obatan pribadi?
Obat-obatan penting sebaiknya dibawa di tas kabin agar mudah diakses, lengkap dengan salinan resep dokter.
3. Apakah gunting kuku boleh masuk kabin?
Gunting kuku kecil biasanya diperbolehkan, namun lebih aman jika diletakkan di bagasi tercatat.
4. Bagaimana dengan parfum?
Parfum cair dalam botol besar wajib masuk bagasi. Jika dibawa ke kabin, maksimal ukuran botol adalah 100ml.
5. Bolehkah membawa sambal atau makanan cair?
Boleh di bagasi tercatat, pastikan dikemas dalam wadah kedap udara dan dilapisi plastik untuk mencegah kebocoran.
6. Apakah tongkat jalan boleh dibawa ke kabin?
Ya, alat bantu jalan seperti tongkat umumnya diperbolehkan dibawa ke kabin pesawat.
7. Mengapa air zamzam sangat dilarang di koper?
Karena risiko kebocoran yang dapat merusak kabel sensor pesawat di ruang kargo.
8. Berapa kapasitas powerbank yang boleh dibawa?
Maksimal 100 Wh atau sekitar 20.000 mAh. Kapasitas di atas itu memerlukan izin khusus maskapai.
9. Apakah boleh membawa buah-buahan segar?
Beberapa negara memiliki aturan karantina ketat terhadap produk pertanian segar. Sebaiknya hindari membawa buah segar ke Arab Saudi.
Dengan mematuhi aturan mengenai barang yang dilarang masuk bagasi pesawat haji, Anda turut menjaga keselamatan diri sendiri dan jemaah lainnya. Pastikan untuk selalu melakukan pengecekan ulang sebelum koper dikumpulkan ke pihak penyelenggara haji.
(P-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved