Headline

Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.

Ini Jumlah Peserta yang Lolos SNBP 2026

Despian Nurhidayat
31/3/2026 11:44
Ini Jumlah Peserta yang Lolos SNBP 2026
KETUA Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok, memaparkan hasil seleksi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (2026).(MI/Despian)

KETUA Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok, memaparkan hasil seleksi Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (2026). Untuk perguruan tinggi negeri (PTN) akademik, peserta yang lolos mencapai 155.543 dari 774.263 yang mendaftar. 

“Jumlah peserta yang diterima ini mencapai 155.543. Jadi tidak 100 persen kursi terisi dan yang terisi 95,95 persen (dari daya tampung 162.116). Sementara peserta pendaftar KIP Kuliah yang diterima mencapai 53.897 (dari pendaftar 263.980),” ungkapnya dalam acara konferensi pers hasil seleksi jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Selasa (31/3).

Lebih lanjut, menurutnya hal yang menarik dari hasil SNBP 2026 di PTN akademik ini ialah persentase pendaftar yang diterima itu hanya sebesar 20,09 persen dari peserta. 

“Sekali lagi ini terjadi karena daya tampung kita terbatas karena PTN tidak mungkin akan menambah kursi dan kuota tanpa kesiapan dan kecukupan, baik dari sumber daya manusia maupun infrastruktur lainnya. Jadi ketika kita akan melakukan penambahan, tidak mungkin kita melakukan penambahan secara besar-besaran. Penambahan itu pasti disesuaikan kondisi kita,” kata Eduart. 

Sementara itu, hasil seleksi di PTN vokasi, dari daya tampung total mencapai 26.929, peserta yang diterima 23.438 atau 87,04 persen. Untuk pendaftar KIP Kuliah mencapai 33.071 dan peserta yang diterima 10.574 atau 31,97 persen.

Beberapa PTN akademik dengan peminat terbanyak di antaranya Universitas Pendidikan Indonesia dengan peminat 53.311, Universitas Negeri Surabaya 53.237, Universitas Padjajaran 48.933, Universitas Diponegoro 46.304, dan Universitas Negeri Semarang 41.556. 

Sementara itu PTN vokasi dengan peminat terbanyak di antaranya Politeknik Negeri Bandung 11.556, Politeknik Negeri Jakarta 10.562, Politeknik Negeri Malang 7.114, Politeknik Negeri Semarang 6.944, dan Politeknik Negeri Sriwijaya 6.718. 

Selain itu, PTN akademik dengan pendaftar KIP Kuliah terbanyak di antaranya Universitas Malikussaleh 1.912, Universitas Negeri Medan 1.788, Universitas Negeri Padang 1.787, Universitas Negeri Surabaya 1.782, dan Universitas Negeri Makassar 1.516. Untuk PTN vokasi di antaranya Politeknik Negeri Jember 917, Politeknik Negeri Sriwijaya 697, Politeknik Negeri Medan 605, Politeknik Negeri Lhokseumawe 564, dan Politeknik Negeri Lampung 518. 

Kemudian, untuk prodi atau program studi dengan pendaftar terbanyak di PTN akademik di antaranya Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan di Institut Teknik Bandung (ITB) dengan 2.022 pendaftar dan yang diterima hanya 95, Pendidikan Dokter di Universitas Indonesia (UI) 1.943 pendaftar dan 60 yang diterima, Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) 1.899 pendaftar dan 53 yang diterima, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika - Komputasi (STEI-K) di ITB 1.847 pendaftar dan 52 yang diterima, dan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) di ITB 1.621 pendaftar dan 76 yang diterima. 

Sementara untuk prodi dengan pendaftar terbanyak di PTN vokasi di antaranya Teknis Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya dengan 599 pendaftar dan 94 yang diterima, Teknik Informatika di Politeknik Negeri Jakarta 527 pendaftar dan 18 yang diterima, Administrasi Bisnis Terapan di Politeknik Negeri Jakarta 492 pendaftar dan 18 yang diterima, Administrasi Bisnis Terapan di Politeknik Negeri Batam 480 pendaftar dan 30 yang diterima, dan Teknik Informatika di Politeknik Negeri Bandung 474 pendaftar dan 26 yang diterima.

Perlu diketahui, data tampung SNPMB 2026 mencapai 638.239 yang terdiri dari SNBP sebesar 189.017, SNBT 261.497, dan seleksi mandiri 187.725.

Eduart menyampaikan bahwa jumlah pendaftar SNBP ialah 806.242. Dari jumlah tersebut, pendaftar KIP Kuliah mencapai 287.831. Meningkat 80 ribu lebih dibandingkan 2024. Sementara jumlah PTN yang terlibat ada 146. 

“Pendaftar SNBP berdasarkan jenis sekolah, untuk SMA mencapai 509.858 pada 2026 meningkat dari sebelumnya 449.340 pada 2024. SMK mencapai 190.498 di 2026 sementara pada 2024 mencapai 162.156. MA mencapai 104.786 dari sebelumnya 89.979. Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) 716 dibandingkan sebelumnya 635, dan sekolah lainnya 384 dari sebelumnya 202,” pungkas Eduart. (Des/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya