Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Bukan Sekadar Imajinasi, Mata Orang dengan Sinestesia Benar-Benar "Melihat" Warna pada Angka

Thalatie K Yani
28/3/2026 12:31
Bukan Sekadar Imajinasi, Mata Orang dengan Sinestesia Benar-Benar
Ilustrasi(freepik)

BAGI sebagian orang, angka bukan sekadar simbol matematika. Angka 5 mungkin terlihat merah membara, sementara angka 0 tampak putih cemerlang. Fenomena unik ini disebut sinestesia, sebuah kondisi neurologis di mana indra-indra manusia saling bercampur.

Selama ini, pengalaman tersebut dianggap hanya terjadi di dalam pikiran. Namun, studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal eLife mengungkapkan fakta mengejutkan: mata orang dengan sinestesia bereaksi secara fisik seolah-olah mereka sedang melihat warna tersebut di dunia nyata.

Reaksi Pupil yang Objektif

Penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Universitas Utrecht dan Universitas Amsterdam ini menemukan bahwa pupil mata pengidap sinestesia mengalami perubahan ukuran yang nyata. Pupil mereka mengecil saat melihat angka yang mereka persepsikan sebagai warna cerah, dan membesar saat melihat angka yang diasosiasikan dengan warna gelap, meskipun angka yang ditampilkan di layar sebenarnya berwarna abu-abu.

Rebecca Keogh, peneliti dari Macquarie University Australia, menjelaskan studi ini membuktikan otak memproses warna yang dihasilkan secara internal dengan cara yang sangat mirip dengan input visual asli.

"Studi eLife ini menunjukkan pupil merespons dengan cara yang serupa terhadap persepsi; mengecil untuk warna sinestetik yang lebih cerah dan membesar untuk warna yang lebih gelap, meskipun stimulus aslinya selalu sama (abu-abu)," ujar Keogh.

Proses Otomatis, Bukan Paksaan

Dalam eksperimen tersebut, peneliti melibatkan 16 orang dengan grapheme-color synesthesia (melihat huruf/angka sebagai warna) dan dua kelompok kontrol. Hasilnya, kelompok kontrol yang diminta "membayangkan" warna tidak menunjukkan reaksi pupil sekuat para pengidap sinestesia.

Hal ini membuktikan bahwa sinestesia adalah proses yang tidak disengaja atau involunter. Pada orang biasa, membayangkan warna memerlukan upaya mental yang berat, yang justru ditandai dengan pelebaran pupil akibat beban kognitif. Sebaliknya, pada pemilik sinestesia, perubahan ukuran pupil terjadi secara otomatis sekitar setengah detik setelah melihat angka.

Dr. Krishnankutty Sathian, ahli neurologi kognitif dari Penn State College of Medicine, menyatakan bahwa temuan ini memberikan bukti meyakinkan bahwa laporan para pemilik sinestesia terkait warna pada angka abu-abu terhubung dengan perubahan fisiologis nyata pada mata mereka.

Masa Depan Identifikasi Sinestesia

Ilmuwan memperkirakan setidaknya 4% populasi dunia memiliki salah satu bentuk sinestesia. Penemuan ini membuka jalan bagi metode identifikasi sinestesia yang lebih objektif melalui ukuran medis, daripada hanya mengandalkan laporan mandiri yang bersifat subjektif.

Meski demikian, peneliti mencatat bahwa studi ini masih terbatas pada jenis sinestesia angka-warna. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk melihat apakah pola yang sama terjadi pada jenis sinestesia lain, seperti suara yang terasa seperti rasa atau kata-kata yang memicu penglihatan warna tertentu. (Live Science/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya