Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
SENDAWA adalah keluarnya udara atau gas dari lambung melalui mulut secara refleks atau spontan. Proses ini terjadi ketika tubuh melepaskan gas yang terperangkap di saluran pencernaan, biasanya akibat menelan udara saat makan, minum, atau berbicara.
Biasanya sendawa disebabkan oleh menelan udara berlebihan saat makan atau minum, minum minuman berkarbonasi, mengunyah permen karet atau merokok, serta makanan yang menghasilkan gas, seperti kacang-kacangan atau kol.
Menahan sendawa membuat gas menumpuk di perut, sehingga perut terasa penuh dan kembung.
Gas yang tertahan dapat menekan dinding lambung dan usus, menyebabkan rasa nyeri atau tidak nyaman.
Sering menahan sendawa bisa memperlambat proses pencernaan dan menimbulkan gangguan seperti perut begah.
Gas yang tertahan menambah tekanan pada lambung, sehingga asam lambung bisa naik ke kerongkongan.
Penumpukan gas dan ketegangan di perut bisa memicu sakit kepala atau migrain pada beberapa orang.
Selain perut, gas tertahan juga bisa membuat dada terasa sesak atau penuh.
Menahan sendawa bisa membuat gas terserap kembali ke lambung dan memicu bau mulut tidak sedap.
Ketegangan saat menahan sendawa dapat membuat otot perut tegang dan pegal.
Gas yang tertahan memberi tekanan pada diafragma sehingga pernapasan terasa sedikit terganggu.
Jika sering terjadi, dinding lambung bisa menegang dan membuat perut tampak lebih besar dari normal.
Penekanan gas bisa menekan pembuluh darah dan jantung secara ringan, menimbulkan denyut jantung tidak nyaman.
Gas tertahan yang menumpuk di perut bisa menyebabkan rasa nyeri menjalar ke pinggang.
Perasaan tidak nyaman akibat gas tertahan bisa membuat mood menjadi mudah tersinggung.
Sering menahan sendawa membuat perut tampak buncit atau lebih kencang dari biasanya.
Tekanan berulang di perut bisa meningkatkan risiko munculnya hernia, terutama jika dilakukan terus-menerus.
Menahan sendawa terlalu sering tidak baik bagi kesehatan pencernaan. Sendawa adalah cara alami tubuh untuk melepaskan gas berlebih dari lambung. Sebaiknya lepaskan sendawa secara wajar untuk mencegah gangguan kesehatan. (Z-4)
Sumber: alodokter, halodoc
CEGUKAN pada bayi, biasanya disebabkan oleh rasa kenyang setelah makan atau menyusui. Cegukan tersebut umumnya bukan suatu kondisi yang berbahaya, bahkan dapat menjadi indikasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved