Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Mengapa Bulan Berubah Jadi Merah? Simak Fakta Unik Blood Moon Besok!

mediaindonesia.com
02/3/2026 14:22
Mengapa Bulan Berubah Jadi Merah? Simak Fakta Unik Blood Moon Besok!
Ilustrasi gerhana bulan.(BMKG Sumsel)

Fenomena Gerhana Bulan Total yang akan menyapa langit Indonesia pada Selasa, 3 Maret 2026, selalu menyisakan decak kagum. Salah satu momen paling ikonik adalah saat Sang Satelit Alami tidak menghilang ditelan kegelapan, melainkan berubah warna menjadi merah darah atau yang populer disebut sebagai Blood Moon.

Mengapa Bulan Menjadi Merah? Penjelasan Sains Hamburan Rayleigh

Alasan utama Bulan berubah menjadi merah adalah karena keberadaan Atmosfer Bumi. Jika Bumi tidak memiliki atmosfer, maka saat Gerhana Bulan Total, Bulan akan tampak benar-benar gelap karena cahaya Matahari terhalang sepenuhnya.

Atmosfer Bumi bertindak seperti lensa raksasa. Saat cahaya Matahari melewati atmosfer, gas-gas di udara menghamburkan cahaya spektrum biru. Fenomena ini disebut Hamburan Rayleigh. Namun, cahaya dengan spektrum merah (gelombang panjang) tidak terhambur. Cahaya merah ini justru dibiaskan atau dibelokkan oleh atmosfer Bumi menuju ke arah Bulan yang sedang berada di zona umbra (bayangan inti).

Tahukah Anda? Warna merah pada Blood Moon sebenarnya adalah kumpulan dari seluruh cahaya matahari terbit dan matahari terbenam di seluruh dunia yang dipantulkan ke permukaan Bulan pada saat yang bersamaan.

Faktor yang Mempengaruhi Kepekatan Warna Blood Moon

Tidak semua Blood Moon memiliki warna merah yang sama. Kepekatan warna ini sangat bergantung pada kondisi atmosfer Bumi saat gerhana berlangsung:

  • Kadar Polusi: Semakin tinggi polusi udara atau debu, warna merah akan tampak lebih gelap dan kecokelatan.
  • Aktivitas Gunung Berapi: Abu vulkanik di stratosfer dapat menghalangi sebagian besar cahaya, membuat bulan tampak merah sangat redup.
  • Kelembapan Udara: Udara yang bersih dan kering cenderung menghasilkan warna merah jingga yang lebih cerah.

Jadwal Puncak Blood Moon 3 Maret 2026

Fase Gerhana Waktu Estimasi (WIB)
Mulai Fase Totalitas 17.30 WIB
Puncak Gerhana (Blood Moon) 18.15 WIB
Berakhir Fase Totalitas 19.01 WIB

Fakta Unik Gerhana Bulan Total Besok

Gerhana kali ini bertepatan dengan fenomena Worm Moon, sebutan untuk bulan purnama di bulan Maret. Selain itu, durasi totalitas yang mencapai lebih dari 90 menit menjadikan gerhana ini salah satu yang terlama di dekade ini yang dapat diamati dengan jelas dari wilayah Indonesia.

FAQ: People Also Ask

Apakah Blood Moon berbahaya bagi kesehatan?

Sama sekali tidak. Blood Moon adalah fenomena optik alami dan tidak memancarkan radiasi berbahaya. Anda dapat menikmatinya tanpa alat bantu apa pun.

Mengapa gerhana bulan tidak terjadi setiap bulan?

Hal ini dikarenakan orbit Bulan yang miring sekitar 5 derajat terhadap orbit Bumi. Gerhana hanya terjadi ketika posisi Bulan tepat memotong bidang orbit Bumi (ekliptika).

Bagaimana cara terbaik memotret Blood Moon?

Gunakan tripod agar kamera stabil, gunakan lensa zoom (minimal 200mm), dan atur ISO serta exposure secara manual karena cahaya bulan akan sangat redup saat fase total.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya