Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KURANG konsumsi sayur adalah kondisi ketika seseorang jarang atau tidak cukup makan sayuran sesuai kebutuhan harian tubuh.
Organisasi seperti WHO menganjurkan konsumsi sayur dan buah sekitar 400 gram per hari untuk menjaga kesehatan tubuh. Kurang konsumsi sayur berarti tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi penting yang dibutuhkan setiap hari.
1. Sembelit
Kurangnya serat membuat pencernaan tidak lancar dan sulit buang air besar.
2. Daya Tahan Tubuh Menurun
Sayur kaya vitamin C dan antioksidan yang membantu melawan infeksi.
3. Mudah Lelah
Kekurangan zat besi dan vitamin dari sayur bisa menyebabkan tubuh cepat lemas.
4. Risiko Obesitas Meningkat
Tanpa serat, rasa kenyang tidak tahan lama sehingga cenderung makan berlebihan.
5. Kolesterol Naik
Serat membantu mengontrol kadar kolesterol dalam darah.
6. Risiko Penyakit Jantung
Pola makan rendah sayur dapat meningkatkan risiko gangguan jantung.
7. Gula Darah Tidak Stabil
Serat membantu memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.
8. Kulit Kusam
Vitamin dan antioksidan pada sayur penting untuk kesehatan kulit.
9. Gangguan Penglihatan
Kurangnya vitamin A dapat memengaruhi kesehatan mata.
10. Tulang Lebih Rapuh
Sayur hijau mengandung kalsium dan vitamin K yang baik untuk tulang.
11. Risiko Anemia
Sayuran tertentu mengandung zat besi yang membantu pembentukan sel darah merah.
12. Sistem Detoksifikasi Kurang Optimal
Sayur membantu tubuh mengeluarkan racun secara alami.
13. Risiko Penyakit Kronis
Pola makan rendah sayur dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes dan beberapa penyakit degeneratif.
Agar lebih banyak makan sayur, coba tambahkan sayur di setiap waktu makan, buat variasi seperti tumis, sup, atau lalapan, serta campurkan sayur ke dalam nasi goreng, mie, atau omelet. (Z-4)
Sumber: klikdokter, alodokter
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved