Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKANAN setengah matang adalah makanan yang belum dimasak hingga suhu dan tingkat kematangan yang cukup, sehingga bagian dalamnya masih mentah atau belum benar-benar matang sempurna.
Makanan yang tidak matang sempurna bisa mengandung bakteri seperti Salmonella atau Escherichia coli yang dapat menyebabkan keracunan makanan.
Makanan yang belum matang sempurna bisa mengandung bakteri berbahaya seperti Salmonella dan Escherichia coli.
Gejalanya bisa berupa diare, muntah, dan sakit perut.
Daging atau ikan mentah berisiko mengandung parasit seperti Taenia.
Akibat diare dan muntah berkepanjangan.
Perut kembung, mual, atau nyeri perut.
Infeksi bakteri tertentu bisa memicu komplikasi serius.
Makanan mentah berisiko membawa bakteri seperti Listeria monocytogenes yang berbahaya bagi janin.
Infeksi berulang bisa melemahkan sistem imun.
Bakteri dari makanan mentah bisa menyebar ke makanan lain jika tidak higienis.
Paparan bakteri atau parasit tertentu bisa menyebabkan komplikasi kesehatan serius jika tidak ditangani.
Untuk mencegahnya, masak makanan hingga matang sempurna, cuci bahan makanan dengan bersih, gunakan peralatan dapur terpisah untuk bahan mentah dan matang, serta simpan makanan pada suhu yang tepat.
Sering mengonsumsi makanan setengah matang dapat meningkatkan risiko infeksi dan gangguan kesehatan. Pastikan makanan dimasak dengan benar untuk menjaga keamanan dan kesehatan tubuh. (Z-4)
Sumber: alodokter, ciputrahospital
Sering mengonsumsi makanan setengah matang dapat membawa berbagai risiko kesehatan. Makanan yang tidak sepenuhnya matang mungkin mengandung bakteri, parasit, atau patogen
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved