Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

10 Dampak Negatif Sering Konsumsi Makanan Setengah Matang

Reynaldi Andrian Pamungkas
20/2/2026 21:30
10 Dampak Negatif Sering Konsumsi Makanan Setengah Matang
Berikut Dampak Negatif Sering Konsumsi Makanan Setengah Matang(freepik)

MAKANAN setengah matang adalah makanan yang belum dimasak hingga suhu dan tingkat kematangan yang cukup, sehingga bagian dalamnya masih mentah atau belum benar-benar matang sempurna.

Makanan yang tidak matang sempurna bisa mengandung bakteri seperti Salmonella atau Escherichia coli yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

Berikut 10 Dampak Negatif Sering Konsumsi Makanan Setengah Matang

1. Keracunan Makanan

Makanan yang belum matang sempurna bisa mengandung bakteri berbahaya seperti Salmonella dan Escherichia coli.

2. Infeksi Bakteri pada Saluran Cerna

Gejalanya bisa berupa diare, muntah, dan sakit perut.

3. Infeksi Parasit

Daging atau ikan mentah berisiko mengandung parasit seperti Taenia.

4. Demam dan Dehidrasi

Akibat diare dan muntah berkepanjangan.

5. Gangguan Pencernaan

Perut kembung, mual, atau nyeri perut.

6. Risiko Kerusakan Ginjal

Infeksi bakteri tertentu bisa memicu komplikasi serius.

7. Gangguan pada Ibu Hamil

Makanan mentah berisiko membawa bakteri seperti Listeria monocytogenes yang berbahaya bagi janin.

8. Penurunan Daya Tahan Tubuh

Infeksi berulang bisa melemahkan sistem imun.

9. Kontaminasi Silang

Bakteri dari makanan mentah bisa menyebar ke makanan lain jika tidak higienis.

10. Risiko Penyakit Jangka Panjang

Paparan bakteri atau parasit tertentu bisa menyebabkan komplikasi kesehatan serius jika tidak ditangani.

Untuk mencegahnya, masak makanan hingga matang sempurna, cuci bahan makanan dengan bersih, gunakan peralatan dapur terpisah untuk bahan mentah dan matang, serta simpan makanan pada suhu yang tepat.

Sering mengonsumsi makanan setengah matang dapat meningkatkan risiko infeksi dan gangguan kesehatan. Pastikan makanan dimasak dengan benar untuk menjaga keamanan dan kesehatan tubuh. (Z-4)

Sumber: alodokter, ciputrahospital



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya