Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Dinosaurus Raksasa Baru Ditemukan di Tiongkok, Panjangnya Capai 28 Meter

Muhammad Ghifari A
19/2/2026 11:25
Dinosaurus Raksasa Baru Ditemukan di Tiongkok, Panjangnya Capai 28 Meter
Ditemukan secara tidak sengaja, dinosaurus raksasa sepanjang 92 kaki ini membuat para ilmuwan takjub(© gorodenkoff)

PENEMUAN dinosaurus raksasa terjadi secara tak terduga di sebuah lokasi konstruksi di barat daya Tiongkok. Para pekerja menemukan sisa fosil yang kemudian menarik perhatian para paleontolog.

Fosil tersebut akhirnya diidentifikasi sebagai spesies baru bernama Tongnanlong zhimingi, yang hidup sekitar 147 juta tahun lalu pada periode Jura Akhir. Dinosaurus ini diperkirakan memiliki panjang 75 hingga 92 kaki (sekitar 23–28 meter), menjadikannya salah satu hewan darat terbesar yang pernah tercatat.

Ditemukan di Cekungan Sichuan

Sisa-sisa fosil ditemukan di Distrik Tongnan, Chongqing, tepatnya di Formasi Suining, lapisan geologi Jura Akhir. Penelitian dan penggalian dilakukan oleh tim yang dipimpin Xuefang Wei dari Pusat Chengdu Survei Geologi Tiongkok.

Sauropoda Raksasa Berleher Panjang

Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports pada Juli 2025, Tongnanlong termasuk keluarga Mamenchisauridae. Kelompok sauropoda yang terkenal dengan tubuh raksasa namun memiliki kerangka yang relatif ringan.

Salah satu kunci kemampuan mereka tumbuh besar adalah adanya rongga udara di dalam tulang, yang membantu mengurangi berat tanpa mengurangi kekuatan struktur tubuh.

Fosil Tidak Lengkap, Tapi Ukuran Bisa Diperkirakan

Kerangka Tongnanlong tidak ditemukan utuh. Para peneliti hanya menemukan beberapa bagian, termasuk:

  • tiga ruas tulang belakang punggung
  • enam ruas tulang ekor
  • sebagian tulang bahu
  • beberapa tulang kaki

Meski begitu, ukuran tulang tertentu seperti skapula (tulang belikat) dan fibula (tulang betis) cukup untuk memperkirakan panjang tubuh total dinosaurus tersebut.

Ekosistem Jura yang Mendukung Banyak Raksasa

Formasi Suining juga menyimpan fosil sauropoda besar lainnya, menunjukkan wilayah ini kemungkinan merupakan ekosistem yang mampu menopang banyak dinosaurus raksasa sekaligus.

Sedimen batulumpur dan batupasir berwarna ungu-merah mengindikasikan lingkungan tepi danau. Temuan fosil lain seperti kerang air tawar, kura-kura, dan conchostracan memperkuat dugaan bahwa daerah itu merupakan lahan basah kaya vegetasi. 

Membantah Teori Asia Timur Terisolasi

Penemuan Tongnanlong juga memperkuat gagasan dinosaurus raksasa tidak hanya terbatas di Asia Timur. Selama ini ada teori “isolasi Asia Timur” yang menyebut wilayah tersebut terpisah dari daratan lain pada periode Jura. Namun, mamenchisaurid juga ditemukan di luar Asia, termasuk Wamweracaudia keranjei dari Tanzania.

Hal ini menunjukkan kemungkinan adanya konektivitas antarwilayah dan pertukaran fauna yang lebih luas pada masa Jura Akhir. (Futura Sciences/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya