Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Ilmiah Mengapa Wortel Penting untuk Retina

 Gana Buana
18/2/2026 21:51
Bukan Sekadar Mitos, Ini Alasan Ilmiah Mengapa Wortel Penting untuk Retina
Benarkah wortel bisa menyembuhkan mata minus?(Freepik)

SEJAK kecil, banyak dari kita diberitahu bahwa makan wortel dalam jumlah banyak dapat membuat penglihatan menjadi tajam, bahkan mampu menyembuhkan mata minus. Namun, benarkah klaim tersebut secara medis? Ataukah itu hanya sekadar mitos yang bertahan selama puluhan tahun?

Penting untuk memahami bahwa meskipun wortel adalah sumber nutrisi yang luar biasa, fungsinya bagi mata sering kali disalahpahami oleh masyarakat luas. Artikel ini akan membedah bagaimana kandungan beta-karoten bekerja di dalam retina dan apa batasan nyata dari manfaat sayuran oranye ini.

Asal-Usul Mitos: Propaganda Perang Dunia II

Menariknya, keyakinan global bahwa wortel memberikan "penglihatan super" berakar dari propaganda militer. Pada Perang Dunia II, Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) mengembangkan teknologi radar baru untuk mencegat pesawat Jerman di malam hari. Untuk merahasiakan teknologi radar tersebut, pemerintah Inggris menyebarkan informasi bahwa pilot mereka memiliki penglihatan malam yang tajam karena rutin mengonsumsi wortel dalam jumlah besar. Sejak saat itu, hubungan antara wortel dan penglihatan malam menjadi legenda urban yang dianggap sebagai fakta medis.

Peran Beta-Karoten dan Vitamin A bagi Retina

Secara ilmiah, wortel kaya akan beta-karoten, sebuah pigmen organik yang merupakan prekursor (bahan baku) Vitamin A. Di dalam tubuh, beta-karoten diubah menjadi Vitamin A (retinol), yang memiliki peran krusial dalam mekanisme penglihatan manusia:

1. Pembentukan Rhodopsin

Di dalam retina terdapat sel-sel fotoreseptor yang disebut sel batang (rods). Sel ini bertanggung jawab untuk penglihatan dalam kondisi cahaya rendah. Vitamin A diperlukan untuk mensintesis rhodopsin, protein sensitif cahaya yang memungkinkan kita melihat di tempat gelap atau remang-remang.

2. Menjaga Integritas Kornea

Selain retina, Vitamin A membantu menjaga selaput lendir mata dan kornea tetap lembap dan sehat. Kekurangan Vitamin A yang parah dapat menyebabkan Xerophthalmia, kondisi di mana mata menjadi sangat kering dan dapat menyebabkan kebutaan permanen.

Penting untuk Diketahui: Beta-karoten adalah antioksidan yang larut dalam lemak. Agar penyerapannya maksimal di dalam tubuh, konsumsilah wortel bersama sedikit lemak sehat, seperti minyak zaitun.

Apakah Wortel Bisa Menyembuhkan Mata Minus?

Jawabannya adalah tidak. Mata minus (miopia), plus (hipermetropi), atau silinder (astigmatisme) disebabkan oleh bentuk bola mata atau kelengkungan kornea yang tidak sempurna. Masalah ini adalah masalah struktural anatomi, bukan masalah kekurangan nutrisi. Mengonsumsi wortel sebanyak apa pun tidak akan mengubah bentuk bola mata kembali normal atau menghilangkan kebutuhan akan kacamata.

Nutrisi Lain untuk Kesehatan Mata Jangka Panjang

Selain beta-karoten dari wortel, retina manusia membutuhkan kombinasi nutrisi lain untuk mencegah degenerasi makula:

Nutrisi Manfaat Utama Sumber Makanan
Lutein & Zeaxanthin Melindungi retina dari sinar biru (blue light). Bayam, Kale, Jagung
Omega-3 Mencegah mata kering dan peradangan. Salmon, Chia Seeds
Zinc Membantu transportasi Vitamin A ke retina. Tiram, Kacang-kacangan

Kesimpulan

Wortel memang "sahabat" bagi mata karena kandungan beta-karotennya yang menjaga fungsi retina tetap optimal, terutama untuk penglihatan malam. Namun, menganggap wortel sebagai obat untuk kelainan refraksi adalah sebuah kekeliruan. Pola makan seimbang dan pemeriksaan rutin ke dokter spesialis mata tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan indra penglihatan Anda.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apakah makan terlalu banyak wortel berbahaya?
Makan wortel berlebihan dapat menyebabkan carotenemia, kondisi di mana kulit berubah menjadi kekuningan, namun ini biasanya tidak berbahaya.

2. Apa tanda kekurangan Vitamin A pada mata?
Gejala awal yang paling umum adalah "rabun senja" atau kesulitan melihat saat cahaya mulai meredup.

3. Selain wortel, apa sumber Vitamin A terbaik?
Ubi jalar, bayam, hati sapi, dan telur adalah sumber Vitamin A yang sangat baik. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya