Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
Bulan Ramadhan adalah tamu agung yang kehadirannya selalu dinanti dengan penuh kerinduan oleh umat Muslim. Bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, Ramadhan adalah madrasah spiritual untuk meningkatkan derajat takwa. Oleh karena itu, menyambutnya tidak cukup hanya dengan persiapan fisik, tetapi juga dengan untaian doa yang tulus.
Para ulama terdahulu (Salafus Shalih) memiliki tradisi unik; mereka berdoa selama enam bulan agar dipertemukan dengan Ramadhan, dan berdoa enam bulan setelahnya agar amal mereka diterima. Berikut adalah panduan doa menyambut Ramadhan yang bisa Anda amalkan.
Doa ini sangat populer dan sering dibaca sejak bulan Rajab dan Sya'ban sebagai bentuk pengharapan agar diberi umur panjang untuk beribadah.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Latin: Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya'bana wa ballighna Ramadhana.
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan." (HR. Ahmad).
Ketika hilal atau bulan sabit penanda awal bulan Ramadhan terlihat, Rasulullah SAW mengajarkan doa untuk memohon keamanan dan keimanan.
اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ
Latin: Allâhumma ahillahu 'alainâ bil amni wal îmân, was salâmati wal islâm. Rabbî wa rabbukallâh.
Artinya: "Ya Allah, terbitkanlah bulan sabit itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu (wahai bulan) adalah Allah." (HR. Tirmidzi).
Doa ini menekankan pada "keselamatan" (sallimnî) agar kita sehat untuk beribadah dan amal kita diterima sepenuhnya oleh Allah SWT.
اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِيْ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّيْ مُتَقَبَّلًا
Latin: Allâhumma sallimnî li Ramadhâna, wa sallim Ramadhâna lî, wa tasallamhu minnî mutaqabbalan.
Artinya: "Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan."
Selain memperbanyak doa, seorang Muslim dianjurkan melakukan persiapan nyata agar ibadahnya optimal:
Tidak wajib, namun sangat dianjurkan mengikuti lafal yang diajarkan Rasulullah SAW. Anda tetap bisa berdoa dengan bahasa yang dipahami di dalam hati.
Doa tersebut dibaca sesaat setelah hilal terverifikasi muncul, biasanya setelah pengumuman sidang isbat di malam pertama Ramadhan.
Hikmahnya adalah untuk menanamkan kesadaran spiritual dan kerinduan pada ibadah, sehingga saat Ramadhan tiba, jiwa sudah dalam kondisi siap (on fire).
Menyambut Ramadhan dengan doa adalah langkah awal menuju puasa yang berkualitas. Semoga Allah SWT mempertemukan kita dengan bulan mulia ini dalam keadaan sehat dan penuh iman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved