Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Mengapa Vaksin Influenza Harus Diulang Setiap Tahun? Ini Penjelasan Medisnya

 Gana Buana
14/2/2026 01:41
Mengapa Vaksin Influenza Harus Diulang Setiap Tahun? Ini Penjelasan Medisnya
Alasan medis mengapa vaksin influenza wajib diulang setiap tahun.(Freepik)

Berbeda dengan vaksin campak atau polio yang memberikan perlindungan jangka panjang bahkan seumur hidup setelah dosis lengkap, vaksin influenza memiliki karakter yang unik. Banyak masyarakat yang bertanya-tanya, mengapa kita harus bersedia disuntik setiap 12 bulan sekali?

Pada tahun 2026 ini, kesadaran akan kesehatan pernapasan semakin meningkat, terutama setelah munculnya varian influenza A (H3N2) subclade K atau yang sering disebut "Super Flu". Memahami alasan medis di balik vaksinasi tahunan bukan hanya soal mengikuti anjuran dokter, tetapi tentang memahami bagaimana virus ini bekerja.

Fenomena Antigenic Drift: Si Tukang Ganti Kostum

Alasan utama mengapa vaksin flu harus diperbarui setiap tahun adalah kemampuan mutasi virus yang sangat cepat. Fenomena ini disebut secara medis sebagai Antigenic Drift.

Virus influenza memiliki protein di permukaannya yang disebut Hemaglutinin (HA) dan Neuraminidase (NA). Protein inilah yang dikenali oleh sistem imun tubuh kita. Namun, saat virus bereplikasi, mereka sering kali melakukan kesalahan genetik kecil. Kesalahan-kesalahan kecil ini terakumulasi dan mengubah bentuk protein permukaan tersebut.

Akibatnya, antibodi yang terbentuk dari vaksin tahun lalu tidak lagi mampu mengenali "kostum" baru virus yang beredar tahun ini. Ibarat kunci dan gembok, virus influenza terus mengubah bentuk gemboknya sehingga kunci (antibodi) lama tidak lagi bisa masuk.

Penurunan Kadar Antibodi (Waning Immunity)

Selain faktor mutasi virus, daya tahan tubuh manusia terhadap influenza tidak bersifat permanen. Penelitian medis menunjukkan bahwa kadar antibodi yang dihasilkan setelah vaksinasi influenza cenderung menurun seiring waktu.

Biasanya, perlindungan optimal bertahan selama 6 hingga 12 bulan. Oleh karena itu, meskipun virus yang beredar tidak mengalami mutasi besar, kekebalan tubuh Anda mungkin sudah terlalu lemah untuk memberikan perlindungan efektif jika tidak diberikan dosis penguat (booster) tahunan.

Informasi Penting: Rekomendasi WHO 2026

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperbarui komposisi vaksin dua kali setahun. Untuk musim 2026, vaksin telah disesuaikan untuk melawan strain dominan terbaru, termasuk varian A(H3N2) yang lebih menular.

Peran Vital WHO dalam Memantau Mutasi Global

Mungkin Anda tidak menyadari bahwa setiap dosis vaksin yang Anda terima adalah hasil kerja keras ilmuwan global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengoperasikan Global Influenza Surveillance and Response System (GISRS) yang memantau sirkulasi virus di lebih dari 100 negara.

Setiap tahun, WHO mengadakan pertemuan dua kali untuk menentukan komposisi vaksin: sekali untuk Belahan Bumi Utara dan sekali untuk Belahan Bumi Selatan (termasuk Indonesia). Pembaruan ini memastikan bahwa vaksin yang tersedia di rumah sakit dan klinik sesuai dengan jenis virus yang paling mungkin menyerang masyarakat saat ini.

Urgensi di Indonesia: Tidak Mengenal Musim

Di negara empat musim, flu biasanya memuncak pada musim dingin. Namun, di Indonesia, virus influenza bersirkulasi sepanjang tahun dengan peningkatan saat musim hujan. Munculnya varian "Super Flu" di awal tahun 2026 menjadi pengingat bahwa risiko komplikasi seperti pneumonia tetap mengintai, terutama bagi kelompok rentan.

Kelompok yang sangat dianjurkan untuk melakukan vaksinasi tahunan meliputi:

  • Anak-anak usia 6 bulan hingga 5 tahun.
  • Lansia di atas 65 tahun.
  • Ibu hamil.
  • Individu dengan penyakit kronis seperti diabetes, asma, atau gangguan jantung.
  • Tenaga kesehatan yang berisiko tinggi terpapar.
Jenis Layanan Estimasi Biaya (Rupiah)
Vaksin Flu Kuadrivalen (Dewasa) Rp 350.000 - Rp 550.000
Vaksin Flu Kuadrivalen (Anak) Rp 300.000 - Rp 450.000

Apakah vaksin flu bisa menyebabkan sakit flu?

Tidak. Vaksin influenza mengandung virus yang sudah dimatikan (inaktif) atau hanya bagian kecil dari virus, sehingga tidak dapat menyebabkan infeksi. Efek samping ringan seperti pegal di area suntikan adalah hal wajar.

Kapan waktu terbaik untuk vaksin flu?

Di Indonesia, vaksinasi bisa dilakukan kapan saja. Namun, sangat disarankan untuk segera melakukan pembaruan jika dosis terakhir Anda sudah lebih dari satu tahun yang lalu.

Jika saya sudah vaksin Covid-19, apakah masih butuh vaksin flu?

Ya. Vaksin Covid-19 dan vaksin influenza memberikan perlindungan terhadap virus yang berbeda. Keduanya sangat disarankan untuk menjaga kesehatan pernapasan secara menyeluruh.

Kesimpulan

Vaksinasi influenza tahunan adalah investasi kesehatan yang cerdas. Dengan meluangkan waktu satu kali setahun, Anda tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga membantu memutus rantai penularan di lingkungan keluarga dan tempat kerja. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya