Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

IPTI Siapkan SDM Pariwisata Berstandar Internasional

Insi Nantika Jelita
11/2/2026 20:47
IPTI Siapkan SDM Pariwisata Berstandar Internasional
Rektor IPTI Ariani Kusumo Wardhani dalam Grand Opening IPTI yang digelar pada Rabu (11/2/2026) di Gedung Auditorium IPTI (kiri)(Dok IPTI)

KEHADIRAN Institut Pariwisata Tedja Indonesia (IPTI) dirancang untuk menjawab kebutuhan pengembangan sumber daya manusia (SDM) berstandar global di tengah pertumbuhan industri pariwisata. Hal tersebut ditegaskan Rektor IPTI Ariani Kusumo Wardhani dalam Grand Opening IPTI yang digelar pada Rabu (11/2) di Gedung Auditorium IPTI, Cipayung, Jakarta Timur.

“Kurikulum kita bekerja sama dengan para industri, baik dalam negeri maupun luar negeri. Dan itu memang kurikulumnya diadaptasi sesuai kebutuhan industri juga,” ujarnya.

Ia menambahkan, IPTI membuka peluang bagi generasi muda Indonesia untuk memiliki daya saing global tanpa meninggalkan identitas budaya bangsa. “Ini adalah satu kesempatan untuk membangun sumber daya manusia kita memiliki standar internasional sehingga kita bisa menangkat lokal budaya kita ke kancah global," tegasnya.

Menurut Ariani, IPTI menargetkan lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi ekosistem pariwisata.

“Kami inginnya IPT sendiri itu lulusan IPT bukan hanya bisa bertanggung jawab, tapi juga memiliki dampak yang luar biasa untuk komunitas ekosistem pariwisata. Saat ini kita sebagai bangsa Indonesia, kita kan sudah mulai dilirik oleh internasional,” tuturnya.

Dalam mendukung kesiapan kerja lulusan, IPTI menjalin kemitraan dengan berbagai industri, termasuk jaringan perhotelan internasional.

"Kami juga memiliki kerjasama dengan mitra industri, salah satunya seperti Marriott yang memang serapannya lulusan kita 50% akan diserap oleh Marriot baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” jelas Ariani.

IPTI berada di bawah naungan Yayasan Menara Bhakti, yayasan pendidikan yang telah lebih dari 40 tahun berkiprah dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia dan dikenal sebagai pengelola Universitas Mercu Buana. Rekam jejak tersebut menjadi landasan pengembangan IPTI sebagai kampus berorientasi global yang tetap berakar pada konteks dan kekuatan lokal Indonesia.

Ariani mengungkapkan IPTI sebenarnya telah memiliki angkatan pertama mahasiswa. Namun, peresmian dilakukan setelah fasilitas kampus rampung sepenuhnya.

"Jadi, angkatan pertama kita sudah ada dan intake kita akan mulai pembelajaran lagi di bulan Juli, atau September,” ujarnya.

Ariani menekankan pariwisata dipahami IPTI sebagai sebuah ekosistem, bukan sekadar satu bidang keilmuan. Industri tersebut dianggap tidak bisa berdiri sendiri. Ia menyebut ada kaitan erat dengan bisnis, komunikasi, teknologi, budaya, dan kreativitas. Karena itu, IPTI mengembangkan pendekatan interdisipliner melalui program studi pariwisata dan hospitality yang diperkuat oleh disiplin lain seperti Bisnis Digital dan Public Relations.

"Ini agar lulusan memiliki cara pandang yang utuh dan relevan dengan realitas industri,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya internasionalisasi, IPTI menerapkan bahasa Inggris berbasis Cambridge dalam proses pembelajaran serta mewajibkan mahasiswa memperoleh sertifikasi bahasa Inggris internasional Cambridge sebagai syarat magang industri dan kelulusan. Kebijakan ini dirancang untuk memastikan lulusan IPTI memiliki kompetensi komunikasi global yang terukur dan diakui secara internasional, tanpa mengabaikan identitas budaya lokal.

Ketua Yayasan Menara Bhakti Nurani Pujiastuti menegaskan, pendirian IPTI merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam membangun pendidikan tinggi yang relevan, berkarakter, dan berkelanjutan. “Pariwisata dan hospitality adalah wajah bangsa. IPTI kami rancang untuk melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya terampil dan profesional, tetapi juga beretika, adaptif, dan mampu membawa nilai-nilai lokal Indonesia ke panggung global,” jelasnya. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya