Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

7 Cara Aman Menyaksikan Gerhana Matahari tanpa Merusak Mata

 Gana Buana
05/2/2026 21:19
7 Cara Aman Menyaksikan Gerhana Matahari tanpa Merusak Mata
Cara Aman Menyaksikan Gerhana Matahari.(Dok. Nasa)

FENOMENA gerhana matahari selalu menjadi magnet bagi jutaan pasang mata di seluruh dunia. Namun, di balik keindahan tarian benda langit ini, tersimpan risiko kesehatan yang serius jika tidak disikapi dengan prosedur keamanan yang tepat. Menatap matahari secara langsung, meski saat tertutup sebagian oleh bulan, dapat menyebabkan kerusakan permanen pada penglihatan yang dikenal sebagai retinopati surya.

Berikut adalah panduan komprehensif mengenai cara aman menyaksikan gerhana matahari berdasarkan standar astronomi dan medis internasional.

Mengapa Menatap Gerhana Sangat Berbahaya?

Mata manusia tidak dirancang untuk menerima radiasi intens dari matahari secara langsung. Saat gerhana, pupil mata cenderung melebar karena kondisi lingkungan yang sedikit menggelap. Hal ini justru berbahaya karena memungkinkan lebih banyak radiasi ultraviolet (UV) dan inframerah (IR) masuk ke pusat retina (makula).

Kerusakan ini sering kali tidak disadari secara langsung karena retina tidak memiliki saraf perasa sakit. Seseorang mungkin baru merasakan gejala seperti pandangan kabur atau adanya titik hitam di pusat penglihatan beberapa jam setelah paparan.

Peringatan Medis: Retinopati surya dapat menyebabkan kebutaan titik tengah (scotoma) yang bersifat permanen karena sel-sel fotoreseptor di retina "terbakar" oleh energi cahaya matahari yang terkonsentrasi.

Penggunaan Kacamata Gerhana Standar ISO 12312-2

Cara paling populer dan praktis adalah menggunakan kacamata gerhana matahari khusus. Perlu ditekankan bahwa kacamata hitam biasa, seberapa gelap pun warnanya, tidak mampu menyaring radiasi berbahaya.

Kacamata yang aman wajib memiliki sertifikasi ISO 12312-2. Filter pada kacamata ini ribuan kali lebih gelap dibandingkan kacamata hitam standar. Sebelum menggunakan, pastikan untuk memeriksa apakah ada goresan atau lubang kecil pada filter. Jika ditemukan kerusakan sekecil apa pun, kacamata tersebut tidak boleh digunakan.

Teknik Proyeksi Lubang Jarum (Pinhole Projector)

Jika Anda tidak memiliki kacamata khusus, teknik proyeksi adalah solusi paling aman karena Anda tidak menatap matahari secara langsung. Anda hanya perlu membuat lubang kecil pada selembar karton, lalu biarkan cahaya matahari melewati lubang tersebut dan memproyeksikan bayangan gerhana ke permukaan lain, seperti kertas putih atau tanah.

Metode ini sangat direkomendasikan untuk edukasi anak-anak karena mereka tetap bisa melihat proses gerhana melalui bayangan tanpa risiko menatap langit secara tidak sengaja.

Penggunaan Alat Optik dengan Filter Surya

Bagi penggemar fotografi atau astronomi yang menggunakan kamera, binokular, atau teleskop, filter surya wajib dipasang di bagian depan lensa (objektif), bukan di bagian eyepiece (tempat mata mengintip).

Cahaya matahari yang terkonsentrasi melalui lensa tanpa filter dapat membakar filter kacamata gerhana dalam sekejap dan menyebabkan kerusakan mata instan. Pastikan filter terpasang dengan kuat dan tidak mudah lepas oleh angin.

Daftar Alat yang Dilarang untuk Melihat Gerhana

Banyak mitos yang beredar mengenai alat alternatif untuk melihat gerhana. Namun, secara medis, alat-alat berikut ini dilarang keras karena tidak memiliki perlindungan radiasi yang memadai:

  • Kacamata hitam biasa (polaroid maupun non-polaroid).
  • Film rontgen atau negatif film foto.
  • Kepingan CD atau DVD.
  • Kaca yang dihitamkan dengan asap.
  • Pantulan matahari di permukaan air.

FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah boleh melihat gerhana dengan kacamata hitam bertumpuk?
Tidak. Meskipun Anda menumpuk sepuluh kacamata hitam sekalipun, radiasi inframerah tetap dapat menembus dan merusak retina.

Kapan waktu yang aman untuk melepas kacamata gerhana?
Hanya pada saat fase gerhana matahari total (saat matahari benar-benar tertutup 100% oleh bulan). Begitu cahaya matahari mulai muncul kembali sedikit saja, kacamata harus segera dipakai.

Apa gejala awal jika mata rusak akibat melihat gerhana?
Gejala biasanya muncul 4 hingga 12 jam setelah terpapar, meliputi pandangan kabur, distorsi warna, atau munculnya bintik hitam permanen di tengah penglihatan.

Metode Tingkat Keamanan Catatan Utama
Kacamata ISO 12312-2 Sangat Tinggi Wajib sertifikasi resmi
Proyeksi Lubang Jarum Sangat Tinggi Paling aman untuk anak-anak
Teleskop + Filter Depan Tinggi Jangan pasang filter di eyepiece
Kacamata Hitam Biasa Sangat Berbahaya Risiko retinopati permanen

Menyaksikan gerhana matahari adalah pengalaman sekali seumur hidup yang luar biasa. Dengan mengikuti prosedur keamanan di atas, Anda dapat menikmati fenomena alam ini tanpa harus mengorbankan kesehatan mata Anda di masa depan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik