Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Cara Mengamati Gerhana Matahari dengan Aman dan Risiko Bahayanya

 Gana Buana
05/2/2026 21:14
Cara Mengamati Gerhana Matahari dengan Aman dan Risiko Bahayanya
Cara Mengamati Gerhana Matahari(Dok. Nasa)

GERHANA matahari adalah salah satu fenomena astronomi paling memukau yang bisa disaksikan manusia. Namun, di balik keindahannya, terdapat risiko kesehatan yang nyata jika pengamatan dilakukan tanpa prosedur yang benar. Cahaya intens dari matahari dapat menyebabkan kerusakan permanen pada mata dalam hitungan detik.

Sebagai panduan bagi Anda yang ingin menikmati fenomena ini, Media Indonesia telah merangkum prosedur keamanan dan metode pengamatan yang direkomendasikan secara ilmiah.

Peringatan Penting

Jangan pernah menatap matahari secara langsung tanpa perlindungan mata yang tepat, bahkan saat matahari tertutup sebagian oleh bulan. Kerusakan mata dapat terjadi tanpa rasa sakit.

Bahaya Melihat Gerhana Matahari Tanpa Perlindungan

Risiko utama dari melihat matahari secara langsung, baik saat gerhana sebagian maupun cincin, adalah kondisi medis yang disebut Solar Retinopathy. Ini adalah kerusakan pada retina mata akibat paparan radiasi surya yang sangat kuat.

Retina tidak memiliki reseptor rasa sakit, sehingga Anda tidak akan merasa mata Anda sedang "terbakar" saat menatap matahari. Gejala kerusakan biasanya baru muncul beberapa jam setelah paparan, berupa pandangan kabur, titik buta di tengah penglihatan, atau distorsi warna. Dalam banyak kasus, kerusakan ini bersifat permanen.

Cara Mengamati Gerhana Matahari yang Benar

1. Menggunakan Kacamata Gerhana Standar ISO 12312-2

Kacamata hitam biasa, seberapa gelap pun lensanya, tidak cukup untuk melindungi mata dari radiasi inframerah dan ultraviolet matahari. Anda wajib menggunakan kacamata khusus yang memiliki sertifikasi ISO 12312-2. Filter pada kacamata ini ribuan kali lebih gelap dibandingkan kacamata hitam standar.

2. Metode Proyeksi Lubang Jarum (Pinhole Projector)

Jika Anda tidak memiliki kacamata khusus, metode proyeksi adalah cara termudah dan paling aman. Anda tidak melihat matahari secara langsung, melainkan melihat bayangannya.

  • Ambil dua lembar kertas karton.
  • Lubangi satu kertas dengan jarum di bagian tengah.
  • Biarkan cahaya matahari melewati lubang tersebut dan arahkan bayangannya ke kertas kedua yang berfungsi sebagai layar.
  • Anda akan melihat proyeksi sabit matahari di atas kertas tersebut.

3. Filter Matahari untuk Alat Optik

Jika menggunakan teleskop atau teropong binokular, filter harus dipasang di bagian depan lensa objektif (ujung depan), bukan di bagian eyepiece. Mengamati matahari melalui alat optik tanpa filter khusus akan menyebabkan kebutaan seketika karena lensa berfungsi mengumpulkan dan memusatkan cahaya matahari ke mata Anda.

People Also Ask: Pertanyaan Umum Mengenai Keamanan Gerhana

Apakah kacamata hitam biasa aman untuk gerhana?

Tidak. Kacamata hitam standar hanya memblokir sebagian kecil cahaya tampak dan tidak dirancang untuk menahan radiasi berbahaya matahari yang masuk secara intens saat gerhana.

Bolehkah memotret gerhana matahari dengan kamera ponsel?

Memotret matahari tanpa filter khusus dapat merusak sensor kamera ponsel Anda. Selain itu, saat Anda mengarahkan ponsel ke matahari, mata Anda berisiko terpapar cahaya intens yang terpantul atau masuk secara tidak sengaja. Selalu gunakan filter matahari khusus untuk lensa kamera.

Kapan satu-satunya waktu aman melihat tanpa kacamata?

Satu-satunya waktu yang aman untuk melihat gerhana dengan mata telanjang adalah saat fase totalitas sempurna (ketika piringan matahari tertutup sepenuhnya oleh bulan). Namun, begitu cahaya matahari mulai muncul kembali, kacamata harus segera dipakai kembali.

Checklist Persiapan Pengamatan Gerhana

1. Periksa kondisi kacamata gerhana (pastikan tidak ada goresan).
2. Pastikan kacamata memiliki label standar ISO 12312-2.
3. Siapkan lokasi pengamatan yang tidak terhalang bangunan.
4. Uji coba alat proyeksi DIY sehari sebelum kejadian.
5. Pantau prakiraan cuaca terkini dari BMKG.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat menikmati keajaiban alam semesta tanpa harus mengorbankan kesehatan indra penglihatan Anda. Selalu utamakan keselamatan dalam setiap kegiatan pengamatan astronomi. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik