Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
Menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Astronomi memerlukan pemahaman matematis dan logika fisika yang kuat. Astronomi bukan sekadar menghafal rasi bintang, melainkan memahami bagaimana alam semesta bekerja melalui hukum-hukum fisika. Pada tahun 2026 ini, standar soal OSN diprediksi akan lebih menekankan pada analisis data astrofisika dan mekanika benda langit yang presisi.
Artikel ini menyajikan 10 soal latihan yang dirancang menyerupai bobot soal OSN tingkat kabupaten (OSN-K) maupun provinsi (OSN-P), lengkap dengan pembahasan mendalam untuk membantu Anda meraih medali.
Sebelum masuk ke latihan soal, penting untuk memahami pilar utama materi astronomi:
Sebuah planet baru ditemukan mengorbit Matahari dengan jarak rata-rata 4 Satuan Astronomi (SA). Berapakah periode orbit planet tersebut dalam tahun Bumi?
Jawaban:
Gunakan Hukum Kepler III: P2 = a3.
P2 = 43 = 64.
P = √64 = 8 tahun.
Dua buah bintang, A dan B, memiliki perbandingan fluks pancar (kecerahan) sebesar 100. Jika magnitudo bintang A adalah 2, berapakah magnitudo bintang B jika bintang B lebih redup?
Jawaban:
mB - mA = -2,5 log (FB / FA).
mB - 2 = -2,5 log (1/100) = 5.
mB = 7.
Sebuah bintang memiliki sudut paralaks sebesar 0,5 detik busur. Berapakah jarak bintang tersebut dalam satuan parsec?
Jawaban:
d = 1 / p = 1 / 0,5 = 2 parsec.
Sebuah bintang memiliki puncak emisi pada panjang gelombang 500 nm. Berapakah suhu permukaan bintang tersebut?
Jawaban:
T = 2,898 x 10-3 / 500 x 10-9 = 5796 Kelvin.
Berapakah kecepatan lepas dari planet dengan massa 2M_bumi dan jari-jari 2R_bumi?
Jawaban:
Vesc ∝ √(M/R). Karena M/R = 2/2 = 1, maka Vesc tetap 11,2 km/s.
Jika suhu bintang naik 2x dan jari-jari turun 1/2x, bagaimana luminositasnya?
Jawaban:
L ∝ R2T4 = (1/2)2 * (2)4 = 1/4 * 16 = 4 kali semula.
Berapakah daya urai teleskop diameter 10 cm pada lambda 550 nm?
Jawaban:
θ = 1,22 * (550x10-9 / 0,1) * 206265 ≈ 1,38 detik busur.
Kecepatan galaksi 7.000 km/s, H0 = 70 km/s/Mpc. Berapa jaraknya?
Jawaban:
d = v / H0 = 7.000 / 70 = 100 Mpc.
Jarak 5 SA, periode 5 tahun. Berapa jumlah massa sistem?
Jawaban:
M1 + M2 = a3 / P2 = 125 / 25 = 5 Massa Matahari.
Lambda diam 656,3 nm, teramati 660 nm. Berapa redshiftnya?
Jawaban:
z = (660 - 656,3) / 656,3 = 0,0056.
Untuk menguasai soal-soal di atas, Anda perlu membiasakan diri dengan penggunaan kalkulator scientific dan konversi satuan yang cepat. Seringkali, kesalahan siswa bukan pada konsep, melainkan pada ketidaktelitian mengubah satuan.
| Checklist Persiapan | Status |
|---|---|
| Kuasai Trigonometri Bola | [ ] |
| Hafal Konstanta Fisika Dasar | [ ] |
| Latihan Plotting Diagram H-R | [ ] |
Apa saja buku referensi terbaik untuk OSN Astronomi?
Buku "Fundamental Astronomy" oleh Hannu Karttunen adalah standar internasional yang sangat disarankan.
Apakah OSN Astronomi memerlukan kemampuan kalkulus?
Untuk tingkat kabupaten, aljabar kuat sudah cukup. Kalkulus mulai dibutuhkan pada tingkat nasional. (Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved