Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

PesonaEdu Challenge 2025: Mengasah Kemampuan Sains, Matematika, dan Teknologi Anak Indonesia

Syarief Oebaidillah
02/2/2026 20:50
PesonaEdu Challenge 2025: Mengasah Kemampuan Sains, Matematika, dan Teknologi Anak Indonesia
Ilustrasi(Dok Istimewa)

DI tengah kebutuhan akan sumber daya manusia yang unggul dalam bidang sains, matematika, dan teknologi, PesonaEdu kembali menggelar PesonaEdu Challenge 2025 di Jakarta pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kompetisi nasional yang telah dirintis sejak masa pandemi tahun 2021 ini dirancang khusus untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif siswa Indonesia melalui pendekatan akademik serta teknologi yang relevan dengan tantangan masa depan. 

Pada penyelenggaraan tahun ini, kompetisi yang kini dikelola secara mandiri tersebut mencakup dua cabang utama, yaitu PesonaEdu Math and Science Competition serta PesonaEdu Young Creators Competition. Dengan total peserta mencapai 1.400 orang dari 500 sekolah, ajang ini menjangkau jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, bahkan kini merambah ke jenjang taman kanak-kanak melalui kompetisi keterampilan komputer untuk membangun pola pikir sistematis sejak usia dini.

Pada kategori Math and Science, para peserta diuji melalui soal-soal standar yang menekankan pada kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills), logika, dan pemecahan masalah. Fokus utama dari kategori ini adalah memperkuat fondasi akademik agar siswa mampu berpikir runtut dalam menghadapi persoalan di dunia nyata. Di sisi lain, PesonaEdu Young Creators Competition 2025 hadir dengan tema yang sangat relevan, yakni “Eco Heroes: Rise for Climate Action!”. 

Melalui tema tersebut, peserta didorong untuk memanfaatkan teknologi coding dan robotika dalam menciptakan karya inovatif seperti game edukasi, animasi, video, poster digital, proyek robotik, hingga situs web. Seluruh karya tersebut ditujukan untuk mengedukasi masyarakat mengenai urgensi krisis iklim serta langkah-langkah kehidupan berkelanjutan guna mengurangi dampak perubahan lingkungan yang semakin ekstrem.

Managing Director PesonaEdu Solution, Raynaldo, menjelaskan bahwa kompetisi ini merupakan perwujudan komitmen PesonaEdu dalam mendukung pengembangan pendidikan berbasis karakter dan teknologi di Indonesia. Menurutnya, anak-anak tidak hanya perlu dibekali kemampuan teknis, tetapi juga keberanian untuk menerjemahkan ide menjadi solusi nyata bagi masyarakat. 

Selain itu, PesonaEdu turut mendukung program pemerintah dengan mengintegrasikan literasi Coding dan Kecerdasan Buatan (AI). Fokus pengajarannya tidak hanya terbatas pada cara penggunaan alat teknologi, tetapi juga menyentuh aspek etika pemanfaatannya, seperti untuk keperluan diskusi atau penggalian ide kreatif secara bertanggung jawab.

Lebih lanjut, Raynaldo mengungkapkan bahwa latar belakang penyelenggaraan ajang ini adalah kepedulian terhadap penurunan minat siswa pada bidang matematika dan sains, padahal keduanya merupakan pilar utama budaya modern. Oleh karena itu, atmosfer kompetisi diciptakan untuk membiasakan siswa menyukai ilmu pengetahuan dan memiliki keterampilan pemecahan masalah yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. 

Dengan babak penyisihan yang digelar secara daring, kompetisi ini menjamin inklusivitas bagi siswa di seluruh penjuru daerah. Melalui PesonaEdu Challenge, para peserta diharapkan dapat memupuk rasa ingin tahu yang tinggi, berani keluar dari zona nyaman, dan menggunakan ajang ini sebagai barometer untuk mengukur sejauh mana level keterampilan mereka di kancah nasional. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya