Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tahun 2026 ini, ponsel bukan sekadar alat komunikasi, melainkan brankas digital yang menyimpan segalanya; mulai dari akses perbankan (Rupiah Digital) hingga identitas biometrik. Menjawab tantangan keamanan siber dan fisik yang kian kompleks, Google telah menyempurnakan ekosistem Android (khususnya Android 15 dan 16) dengan lapisan keamanan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang jauh lebih agresif.
Jika dulu kita hanya bergantung pada fitur reaktif seperti Find My Device yang mengharuskan pengguna login ke komputer lain, kini Android memiliki "satpam" tak terlihat yang bekerja secara proaktif. Fitur-fitur ini dirancang khusus untuk mengenali perilaku pencurian fisik, seperti penjambretan di jalan raya, dan merespons dalam hitungan detik.
Inilah bintang utama keamanan Android di tahun 2026. Theft Detection Lock tidak menunggu Anda melapor kehilangan. Fitur ini menggunakan sensor gyroscope, accelerometer, dan algoritma Machine Learning di dalam perangkat untuk mendeteksi gerakan menyentak yang tidak wajar.
Cara Kerjanya: Jika seseorang merampas ponsel dari tangan Anda lalu berlari kencang, mengayuh sepeda, atau tancap gas dengan motor, AI akan mengenali pola guncangan dan akselerasi tersebut sebagai tindakan pencurian. Seketika itu juga, layar ponsel akan terkunci mati. Pencuri tidak akan bisa mengakses menu utama, apalagi mereset ponsel.
Taktik klasik pencuri ponsel setelah berhasil mengambil perangkat adalah segera mematikan data seluler atau mengaktifkan Airplane Mode agar tidak bisa dilacak. Google telah menutup celah ini.
Dengan Offline Device Lock, sistem akan memantau status konektivitas. Jika ponsel dalam keadaan tidak terkunci dan tiba-tiba kehilangan koneksi internet untuk waktu yang mencurigakan (atau dipaksa offline), layar akan otomatis terkunci. Ini memberikan lapisan perlindungan ekstra bahkan sebelum pencuri sempat membongkar perangkat.
Dalam situasi panik, kita sering lupa password akun Google. Fitur Remote Lock hadir sebagai solusi darurat. Anda cukup meminjam ponsel teman, mengunjungi android.com/lock, dan memasukkan nomor HP Anda yang terdaftar.
Di tahun 2026, fitur ini telah diperbarui dengan tantangan keamanan (security challenge) tambahan untuk mencegah penyalahgunaan oleh orang iseng. Setelah verifikasi singkat, ponsel Anda akan terkunci total dari jarak jauh tanpa perlu login email yang rumit di perangkat asing.
| Fitur | Find My Device (Klasik) | AI Theft Protection (2026) |
|---|---|---|
| Pemicu Kunci | Manual (User harus login & klik kunci) | Otomatis (Sensor gerak & AI) |
| Kecepatan Respon | Lambat (Butuh waktu mencari perangkat lain) | Instan (Hitungan detik saat dijambret) |
| Koneksi Internet | Wajib Online untuk menerima perintah | Tetap bekerja (Offline Device Lock) |
| Syarat Aktivasi | Ingat Password Google | Cukup Nomor HP (Remote Lock) |
Pastikan perangkat Anda sudah menjalankan update Google Play Services terbaru tahun 2026. Berikut langkah aktivasinya:
Dengan mengaktifkan fitur ini, Anda memberikan lapisan keamanan setara brankas bank pada saku celana Anda. Kejahatan mungkin tidak akan hilang sepenuhnya, namun setidaknya teknologi membuat pekerjaan para pencuri menjadi jauh lebih sulit dan tidak menguntungkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved