Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KURANG terkena sinar matahari adalah kondisi ketika tubuh tidak mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup, terutama sinar matahari pagi, yang dibutuhkan untuk membantu produksi vitamin D secara alami.
Akibatnya, tubuh bisa mengalami kekurangan vitamin D, yang berdampak pada kesehatan tulang, daya tahan tubuh, suasana hati, dan kualitas tidur.
Sinar matahari membantu tubuh memproduksi vitamin D yang penting untuk banyak fungsi tubuh.
Kekurangan vitamin D bisa menurunkan penyerapan kalsium dan memicu osteoporosis atau rakhitis.
Sistem imun jadi kurang optimal sehingga tubuh lebih mudah terserang penyakit.
Kurangnya paparan matahari sering dikaitkan dengan energi tubuh yang rendah.
Paparan matahari membantu produksi serotonin, kurang sinar bisa bikin mood turun.
Sinar matahari membantu mengatur ritme sirkadian, kekurangannya dapat mengacaukan pola tidur.
Defisiensi vitamin D bisa menyebabkan pegal, nyeri, atau kelemahan otot.
Pada anak dan remaja, kurang sinar matahari dapat menghambat pertumbuhan tulang.
Imunitas yang melemah membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi.
Vitamin D berperan dalam kesehatan gigi, kekurangannya bisa memengaruhi kekuatan enamel.
Mood dan kualitas tidur yang buruk bisa berdampak pada fokus dan produktivitas.
Ada kaitan tidak langsung antara kurang sinar matahari, hormon, dan metabolisme.
Beberapa studi mengaitkan defisiensi vitamin D dengan peningkatan risiko penyakit kronis.
Agar aman saat berjemur, cukup 10 sampai 20 menit di pagi hari sekitar pukul 07.00 hingga 09.00, 3 sampai 5 kali seminggu, tanpa menatap matahari langsung. (Z-4)
Sumber: klokdokter, alodokter
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved