Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Nabi Hud dan Rahasia Kota Iram: Atlantis Padang Pasir yang Hilang

Wisnu Arto Subari
23/1/2026 08:32
Nabi Hud dan Rahasia Kota Iram: Atlantis Padang Pasir yang Hilang
Ilustrasi.(Freepik)

DI balik hamparan pasir gurun al-Ahqaf yang gersang, pernah berdiri peradaban yang kekuatannya diakui oleh Al-Qur'an sebagai peradaban yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu di negeri-negeri lain. Kaum Ad, umat yang dihadapi oleh Nabi Hud AS, adalah pionir dalam bidang teknik sipil dan arsitektur bangunan tinggi.

Namun, kemegahan tersebut justru menjadi bumerang yang membawa mereka pada kehancuran total. Bagaimana ceritanya? Simak kisah Nabi Hud di bawah ini.

Siapakah Nabi Hud AS dan Kaum Ad?

Nabi Hud AS adalah keturunan dari Sam bin Nuh. Beliau diutus kepada kaum Ad, sebuah suku kuno yang menetap di wilayah Al-Ahqaf, yang kini terletak di antara Yaman dan Oman. Kaum Ad dikenal memiliki fisik yang sangat kuat, bertubuh besar, dan memiliki kecerdasan luar biasa dalam membangun istana-istana megah serta benteng-benteng tinggi di puncak-puncak bukit.

Namun, kekuatan fisik dan kemajuan teknologi ini membuat mereka sombong. Mereka merasa tidak ada kekuatan di bumi yang bisa menandingi mereka, hingga akhirnya mereka terjebak dalam penyembahan berhala dan penindasan terhadap kaum yang lemah.

Mukjizat Nabi Hud AS: Kesabaran dan Peringatan Langit

Berbeda dengan beberapa nabi yang diberikan mukjizat berupa benda fisik yang terlihat langsung, mukjizat Nabi Hud AS lebih ditekankan pada keteguhan mental dan perlindungan Ilahi di tengah ancaman kaum yang sangat perkasa. Beberapa poin penting mukjizat dan dakwah beliau meliputi:

  • Ketahanan Dakwah: Nabi Hud mampu berdiri tegak menghadapi kaum Ad yang secara fisik jauh lebih kuat dan sering mengancam akan menyiksanya.
  • Peringatan Kekeringan: Sebelum azab besar datang, Allah memberikan mukjizat berupa peringatan melalui kekeringan panjang. Nabi Hud menjanjikan hujan jika mereka bertobat, menunjukkan bahwa beliau memiliki koneksi spiritual yang mengatur fenomena alam atas izin Allah.
  • Keselamatan dari Angin Sarsar: Saat azab tiba, Nabi Hud dan para pengikutnya dilindungi di dalam sebuah tempat khusus, sementara angin dingin yang sangat kencang menghancurkan seluruh kaum Ad tanpa menyentuh orang-orang beriman.

Misteri Kota Iram: Mengapa Disebut Atlantis Padang Pasir?

Al-Qur'an menyebutkan sebuah tempat bernama Iram Dzatul Imad (Iram yang memiliki bangunan-bangunan tinggi). Selama berabad-abad, para sejarawan menganggap Iram hanyalah legenda atau kiasan. Namun, pada awal 1990-an, arkeolog amatir Nicholas Clapp bersama tim peneliti menggunakan data satelit NASA untuk melacak jalur perdagangan kuno di semenanjung Arab.

Mereka menemukan jejak sebuah kota yang terkubur di bawah pasir di wilayah Shisr, Oman. Kota ini memiliki struktur menara-menara tinggi dan benteng yang sesuai dengan deskripsi Al-Qur'an.

Penemuan ini mengguncang dunia arkeologi dan memberikan bukti fisik bahwa 'Atlantis Padang Pasir' itu benar-benar ada dan hancur secara mendadak. Kemungkinan besar penyebabnya yaitu bencana alam hebat yang meruntuhkan sumber air bawah tanah mereka.

People Also Ask: Hal yang Sering Ditanyakan tentang Nabi Hud

Di mana letak kaum Ad sekarang?

Wilayah kaum Ad berada di Al-Ahqaf, sebuah daerah berpasir di semenanjung Arab bagian selatan, tepatnya di perbatasan antara Yaman dan Oman. Saat ini, wilayah tersebut mayoritas adalah gurun Rub' al Khali.

Apa nama azab yang menimpa kaum Ad?

Kaum Ad dihancurkan oleh Angin Sarsar, yaitu angin dingin yang sangat kencang dan dahsyat yang bertiup selama tujuh malam delapan hari tanpa henti, hingga tubuh-tubuh mereka bergelimpangan seperti batang pohon kurma yang tumbang.

Mengapa kaum Ad sangat sulit menerima dakwah Nabi Hud?

Karena faktor kesombongan intelektual dan fisik. Mereka merasa teknologi bangunan mereka sudah sangat maju dan mereka merasa aman di dalam benteng-benteng tinggi, sehingga mereka meremehkan peringatan tentang bencana alam.

Practical Checklist: Hikmah dari Kisah Nabi Hud untuk Masa Kini

  • Hindari Kesombongan Teknologi: Kemajuan infrastruktur jangan sampai membuat manusia melupakan Sang Pencipta.
  • Pentingnya Integritas: Nabi Hud tetap berdakwah dengan santun meskipun dihina, mengajarkan kita untuk tetap teguh pada kebenaran.
  • Syukur atas Nikmat: Kaum Ad diberikan kekayaan dan kekuatan namun digunakan untuk kezaliman; sebuah pengingat untuk menggunakan potensi kita demi kebaikan.
  • Kesadaran Lingkungan: Bencana angin dan kekeringan dalam kisah ini menunjukkan betapa rapuhnya manusia di hadapan kekuatan alam.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  1. Apakah Nabi Hud termasuk Ulul Azmi? Tidak, Nabi Hud tidak termasuk dalam 5 Nabi Ulul Azmi. Namun beliau adalah salah satu Rasul utama yang kisahnya diabadikan dalam satu surat khusus (QS Hud).
  2. Berapa tinggi tubuh kaum Ad? Beberapa riwayat menyebutkan mereka sangat tinggi. Namun secara umum mereka digambarkan sebagai raksasa di zamannya yang memiliki kekuatan fisik luar biasa.
  3. Apa yang disembah oleh kaum Ad? Mereka menyembah berhala-berhala yang mereka buat sendiri, mengikuti tradisi menyimpang pascabanjir Nabi Nuh.
  4. Siapa nama raja kaum Ad yang terkenal? Dalam beberapa literatur sejarah Islam, disebutkan nama Syaddad bin Ad yang konon membangun surga di dunia (Kota Iram) sebagai bentuk kesombongannya.
  5. Berapa lama kaum Ad disiksa angin? Selama 7 malam dan 8 hari berturut-turut.
  6. Bagaimana nasib Nabi Hud setelah kaum Ad hancur? Beliau dan para pengikutnya yang beriman selamat dan kemudian menetap di wilayah Hadramaut, Yaman.
  7. Apa perbedaan kaum Ad pertama dan kaum Ad kedua? Kaum Ad pertama adalah yang dihadapi Nabi Hud, sedangkan kaum Ad kedua adalah generasi setelahnya yang kemudian dikenal sebagai kaum Tsamud (kaum Nabi Saleh).
  8. Apa pesan utama surat Hud? Selain kisah para nabi, surat ini menekankan pada istikamah (keteguhan) dalam beriman.
  9. Apakah kota Ubar sama dengan Iram? Banyak peneliti meyakini bahwa situs arkeologi Ubar di Oman adalah sisa-sisa dari peradaban Iram yang disebutkan dalam Al-Qur'an.
  10. Di mana makam Nabi Hud AS? Makam yang diyakini sebagai makam Nabi Hud terletak di lembah Hadramaut, Yaman, dan menjadi situs ziarah hingga saat ini.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya