Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DELEGASI Indonesia berhasil meraih peringkat ketiga dalam Kompetisi Patung Salju Internasional Harbin 2026 di Harbin, Tiongkok. Salah satu anggota tim, Agus Kurniawan dari ARYADUTA Bali.
Kompetisi internasional ini mengumpulkan 25 tim dari 13 negara dan membuktikan bahwa seniman Bali dapat bersaing di panggung global, meskipun berasal dari wilayah yang tidak memiliki salju. Mereka berhasil meraih pengakuan internasional dengan patung salju yang terinspirasi dari Dewi Dhanvantari.
Kompetisi Patung Salju Internasional Harbin adalah acara seni musim dingin tahunan yang prestisius di Harbin, China, dan diakui secara luas sebagai salah satu festival patung salju terkemuka di dunia. Pada tahun 2026, kompetisi ini mengumpulkan 25 tim dari 13 negara, termasuk Rusia, Mongolia, dan negara tuan rumah China, menampilkan talenta artistik luar biasa dari seluruh dunia.
Indonesia diwakili oleh delegasi dari Bali yang dipimpin oleh I Nyoman Sungada sebagai kapten tim, bersama I Ketut Suarnaya dan Gede Agus Kurniawan, anggota tim dari ARYADUTA Bali, serta I Gede Agustin Anggara Putra. Tim ini didukung oleh fotografer Kadek Aryate dan pendamping Wayan Mardina.
Di tengah persaingan internasional yang ketat, peringkat pertama diraih oleh Rusia, peringkat kedua oleh China dan Mongolia, dan peringkat ketiga oleh tim Bali yang mewakili Indonesia.
Untuk kompetisi 2026, delegasi Indonesia memamerkan patung salju yang terinspirasi oleh Dewi Dhanvantari, tokoh Hindu yang dihormati yang melambangkan penyembuhan, kesuburan, dan keseimbangan universal.
Meskipun menggunakan media yang tidak familiar dan menantang, karya seni tersebut mencerminkan warisan spiritual dan nilai-nilai budaya Bali yang mendalam, dan diwujudkan dalam patung salju yang luar biasa.
Proses pembuatan patung tersebut dihadapkan pada tantangan yang signifikan. Tim bekerja dalam suhu antara -14°C hingga -26°C, yang semakin parah akibat badai salju hebat pada hari pertama yang menghentikan sementara kompetisi dan memaksa peserta untuk melanjutkan pekerjaan pada hari berikutnya. Meskipun kondisi yang keras, tim tetap berkomitmen dan menyelesaikan patung tersebut dalam waktu yang ditentukan.
Partisipasi seniman Bali dalam kompetisi patung salju menimbulkan pertanyaan menarik: Bagaimana seniman dari pulau tropis tanpa salju dapat unggul di bidang ini? Jawabannya terletak pada insting artistik yang kuat dan pengalaman profesional mereka dalam ukiran es.
Beberapa anggota tim, termasuk dari ARYADUTA Bali, merupakan bagian dari tim kuliner hotel, di mana ukiran es merupakan praktik rutin untuk makan malam gala dan acara khusus. Selama persiapan, tim berlatih menggunakan bahan busa untuk mensimulasikan struktur dan bentuk patung salju.
Salah satu aspek paling berkesan dari perjalanan ini adalah membuktikan bahwa keterbatasan bahan, perbedaan iklim, dan lingkungan ekstrem tidak menghambat kreativitas. Sebaliknya, keterbatasan ini menjadi bukti ketahanan, keahlian, dan dedikasi tim, yang pada akhirnya membawa mereka meraih peringkat ketiga secara global pada tahun 2026.
Manajemen ARYADUTA Bali mengungkapkan kebanggaan dan apresiasi yang besar atas prestasi anggota tim mereka, yang kontribusinya telah membantu mengangkat nama Bali dan Indonesia di panggung seni internasional.
Prestasi ini menegaskan bahwa talenta Indonesia, yang didorong oleh passion dan ketekunan, dapat bersaing dan unggul di platform global dengan percaya diri. (Adv)
Saksikan keindahan seni daur ulang Agus Kurniawan di pameran “Rupa Pelindung” ARYADUTA Bali. Dukung keberlanjutan dan budaya melalui karya seni yang bermakna.
Aryaduta Bali sukses menggelar perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 yang imersif, memadukan kuliner mewah dan hiburan spektakuler.
ARYADUTA Bali menghadirkan perayaan baru melalui “Christmas Reverie”, sebuah pengalaman makan malam Natal unik , bekerja sama dengan Royal Ballet School Bali.
ARYADUTA Bali secara resmi menyambut musim perayaan dengan upacara penerangan pohon Natal tahunan ‘Sparkle & Shine’.
ARYADUTA Bali berhasil menyelenggarakan acara makan malam eksklusif bertajuk “Shared Flames”, sebuah kolaborasi kuliner bersama AMICI by Enrico Bartolini.
Rayakan Halloween di ARYADUTA Bali dengan Circus of Wonders! Nikmati buffet seram, pertunjukan sirkus, dan koktail eksklusif di SHAGARA Pool & Bar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved