Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Hiu Greenland memegang rekor sebagai vertebrata berumur terpanjang di dunia. Hidup di perairan laut yang nyaris membeku, spesies ini menyimpan rahasia biologis yang membuatnya mampu bertahan selama berabad-abad.
Hiu Greenland (Somniosus microcephalus) merupakan salah satu makhluk laut paling misterius yang menghuni perairan dingin Greenland, kawasan Arktik, hingga Samudra Atlantik Utara. Jarang terlihat dan hidup di kedalaman laut, hiu ini menarik perhatian ilmuwan karena usia hidupnya yang luar biasa panjang, jauh melampaui hewan bertulang belakang lainnya.
Berbagai penelitian ilmiah menunjukkan bahwa hiu Greenland dapat hidup lebih dari 400 tahun. Bahkan, sejumlah estimasi menyebutkan usia maksimalnya berpotensi menembus 500 tahun. Fakta ini menjadikannya vertebrata dengan umur terpanjang yang pernah diketahui manusia.
Penentuan usia hiu Greenland dilakukan melalui metode penanggalan radiokarbon pada isotop di inti lensa matanya. Lensa mata dipilih karena tidak mengalami regenerasi sepanjang hidup, sehingga berfungsi seperti “arsip biologis” sejak hewan tersebut lahir.
Dalam studi yang dipublikasikan pada 2016, individu tertua yang diteliti diperkirakan berusia antara 272 hingga 512 tahun. Meski rentang usia tersebut masih menyisakan ketidakpastian, temuan ini sudah cukup untuk mengguncang pemahaman ilmiah tentang batas usia vertebrata.
Kunci utama umur panjang hiu Greenland diyakini terletak pada metabolisme dan laju pertumbuhannya yang sangat lambat. Spesies ini diperkirakan baru mencapai kematangan seksual setelah berusia sekitar 150 tahun. Kecepatan berenangnya pun sangat rendah, kurang dari 3 kilometer per jam.
Hidup di perairan laut dalam yang dingin, gelap, dan minim makanan membuat tubuh hiu Greenland beroperasi dalam “mode hemat energi”. Metabolisme rendah ini membantu mengurangi kerusakan sel dan memperlambat proses penuaan secara alami.
Minat ilmuwan terhadap hiu Greenland terus meningkat. Pada 2024, para peneliti berhasil mengurutkan genom spesies ini. Hasilnya menunjukkan banyak salinan gen yang berperan dalam pengendalian peradangan dan perbaikan DNA, dua faktor penting dalam menjaga stabilitas sel dalam jangka panjang.
Temuan tersebut membuka peluang baru untuk memahami mekanisme biologis umur panjang, tidak hanya pada hiu Greenland, tetapi juga pada makhluk hidup lain, termasuk manusia.
Meski demikian, hiu Greenland masih menyimpan banyak misteri. Setiap penelitian baru membawa ilmuwan selangkah lebih dekat untuk mengungkap bagaimana makhluk laut purba ini mampu bertahan hidup selama ratusan tahun di dunia yang terus berubah. (Britannica/Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved