Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

11 Bahaya Sering Menghirup Debu

Reynaldi Andrian Pamungkas
12/1/2026 21:40
11 Bahaya Sering Menghirup Debu
Berikut Bahaya Sering Menghirup Debu(freepik)

MENGHIRUP debu adalah proses masuknya partikel-partikel kecil dari udara, seperti tanah halus, serbuk, asap, atau kotoran mikroskopis ke dalam saluran pernapasan melalui hidung atau mulut saat bernapas.

Debu dapat mengandung zat berbahaya, seperti bakteri, virus, tungau, serbuk sari, jamur, hingga partikel kimia. Jika sering terhirup, terutama dalam jangka panjang, debu dapat mengiritasi saluran pernapasan, memicu alergi, memperburuk asma, dan meningkatkan risiko gangguan paru-paru.

Berikut 11 Bahaya Sering Menghirup Debu

1. Iritasi Saluran Pernapasan

Debu dapat mengiritasi hidung, tenggorokan, dan paru-paru sehingga menimbulkan batuk dan rasa tidak nyaman.

2. Memicu Alergi

Debu sering mengandung tungau, serbuk sari, dan partikel alergen yang bisa menyebabkan bersin, hidung gatal, dan mata berair.

3. Asma Kambuh

Pada penderita asma, debu dapat memicu sesak napas dan serangan asma.

4. Infeksi Saluran Pernapasan

Debu membawa bakteri dan virus yang meningkatkan risiko infeksi pernapasan.

5. Penyakit Paru-Paru

Paparan debu jangka panjang dapat menyebabkan penyakit paru seperti bronkitis kronis atau pneumokoniosis.

6. Penurunan Fungsi Paru-Paru

Partikel debu halus dapat masuk jauh ke paru-paru dan menurunkan kapasitas pernapasan.

7. Gangguan Pernapasan Kronis

Sering menghirup debu bisa menyebabkan napas pendek dan gangguan pernapasan berkepanjangan.

8. Iritasi Mata

Debu dapat menyebabkan mata merah, perih, dan berair.

9. Iritasi Kulit

Kontak debu dengan kulit dapat menimbulkan gatal, ruam, atau eksim pada sebagian orang.

10. Memperburuk Penyakit Jantung

Partikel debu halus dapat masuk ke aliran darah dan meningkatkan risiko gangguan jantung.

11. Risiko Kanker Paru

Paparan debu tertentu secara terus-menerus, terutama debu industri, dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru.

Gunakan masker, jaga kebersihan lingkungan, rutin membersihkan rumah, dan hindari paparan debu berlebihan. (Z-4)

Sumber: hellosehat, alodokter

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya