Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Niat Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya Lengkap Tata Caranya

Reynaldi Andrian Pamungkas
09/1/2026 23:50
Niat Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya Lengkap Tata Caranya
Berikut niat sholat jamak takhir maghrib dan isya di waktu isya(freepik)

BAGI umat Islam yang sedang melakukan perjalanan jauh atau musafir, Allah SWT memberikan keringanan (rukhsah) dalam pelaksanaan ibadah salat fardu. Salah satu bentuk keringanan tersebut adalah dengan cara menjamak atau menggabungkan dua waktu salat dalam satu waktu. Hal ini sangat membantu ketika kondisi di perjalanan tidak memungkinkan untuk berhenti di setiap waktu salat. Salah satu yang sering dilakukan adalah membaca niat sholat jamak takhir maghrib dan isya di waktu isya.

Memahami tata cara dan niat yang benar adalah kunci sahnya ibadah ini. Sholat jamak takhir sendiri berarti mengakhirkan salat yang pertama ke waktu salat yang kedua. Dalam konteks ini, salat Maghrib yang seharusnya dikerjakan saat matahari terbenam, ditunda pelaksanaannya dan digabungkan (dijamak) dengan salat Isya pada waktu Isya.

Pengertian dan Syarat Sholat Jamak Takhir

Sebelum masuk ke bacaan niat, penting untuk memahami esensi dari jamak takhir. Berbeda dengan jamak taqdim yang menarik waktu salat kedua ke waktu pertama, jamak takhir memberikan keleluasaan bagi musafir yang mungkin masih berada di kendaraan saat waktu Maghrib tiba, sehingga ia berniat untuk mengerjakannya nanti saat waktu Isya.

Tidak semua perjalanan membolehkan seseorang melakukan salat jamak. Berikut adalah beberapa syarat sah pelaksanaan sholat jamak:

  • Berstatus Musafir: Perjalanan yang dilakukan bukan untuk tujuan maksiat.
  • Jarak Tempuh: Mayoritas ulama menyepakati jarak minimal perjalanan yang membolehkan jamak dan qashar adalah sekitar 80-90 kilometer (dua marhalah).
  • Berniat Jamak Takhir: Niat untuk menunda salat Maghrib ke waktu Isya harus sudah terlintas di dalam hati saat masih berada di waktu Maghrib. Jika waktu Maghrib berlalu tanpa niat jamak, maka salatnya dianggap qadha (utang) dan berdosa karena melalaikan salat.
  • Masih dalam Perjalanan: Sholat jamak dilakukan saat status musafir masih melekat. Jika sudah sampai di rumah (mukim), maka keringanan ini gugur.

Bacaan Niat Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya

Pelaksanaan sholat jamak takhir Maghrib dan Isya dilakukan pada waktu Isya. Dalam pelaksanaannya, Anda boleh mendahulukan salat Maghrib terlebih dahulu atau salat Isya terlebih dahulu, namun yang lebih utama (afdhal) adalah mengerjakan secara tertib (berurutan) dimulai dari salat pemilik waktu (Isya) atau salat yang tertinggal (Maghrib) sesuai mazhab yang dianut. Umumnya di Indonesia (Mazhab Syafi'i), disarankan berurutan dari Maghrib kemudian Isya.

1. Niat Sholat Maghrib (Jamak Takhir)

Berikut adalah lafaz niat untuk salat Maghrib yang dikerjakan di waktu Isya dengan cara jamak takhir:

أُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعِشَاءِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى

Ushallii fardhol maghribi tsalaatsa raka'aatin majmuu'an bil-'isya-i Jam'a Takhirin lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Sengaja aku niat salat fardu Maghrib tiga rakaat yang dijama' dengan Isya, dengan jamak takhir, karena Allah Ta'ala."

2. Niat Sholat Isya (Jamak Takhir)

Setelah menyelesaikan salat Maghrib, dilanjutkan langsung dengan salat Isya. Berikut niatnya:

أُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْمَغْرِبِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى

Ushallii fardhol 'isya-i arba'a raka'aatin majmuu'an bil-maghribi Jam'a Takhirin lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Sengaja aku niat salat fardu Isya empat rakaat yang dijama' dengan Maghrib, dengan jamak takhir, karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Pelaksanaan Sholat Jamak Takhir

Agar ibadah diterima, urutan pelaksanaan harus diperhatikan dengan seksama. Berikut adalah langkah-langkah detail melaksanakan sholat jamak takhir Maghrib dan Isya:

  1. Memastikan Waktu: Pastikan Anda sudah memasuki waktu Isya.
  2. Iqamah: Disunnahkan mengumandangkan iqamah sebagai tanda dimulainya salat.
  3. Melaksanakan Sholat Maghrib:
    • Berdiri tegak menghadap kiblat.
    • Membaca niat sholat Maghrib jamak takhir (seperti di atas).
    • Takbiratul Ihram.
    • Mengerjakan salat Maghrib sebanyak 3 rakaat seperti biasa (rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, tahiyat akhir).
    • Salam.
  4. Berdiri Kembali untuk Sholat Isya: Setelah salam dari sholat Maghrib, segera berdiri untuk melaksanakan sholat Isya. Tidak diselingi dengan zikir, doa panjang, atau salat sunnah rawatib (muwalah/bersegera).
  5. Iqamah (Opsional): Boleh iqamah lagi atau langsung takbir.
  6. Melaksanakan Sholat Isya:
    • Membaca niat sholat Isya jamak takhir.
    • Takbiratul Ihram.
    • Mengerjakan salat Isya sebanyak 4 rakaat (kecuali jika Anda juga melakukan Qashar, maka menjadi 2 rakaat).
    • Salam.

Perbedaan Jamak Takhir dan Jamak Qashar

Seringkali masyarakat bingung antara Jamak dan Qashar. Jamak artinya menggabungkan, sedangkan Qashar artinya memendekkan atau meringkas rakaat salat.

Jika Anda melakukan Jamak Takhir saja (tanpa Qashar), maka jumlah rakaatnya tetap utuh: Maghrib 3 rakaat dan Isya 4 rakaat. Namun, jika Anda melakukan Jamak Takhir Qashar, maka salat Isya yang tadinya 4 rakaat diringkas menjadi 2 rakaat. Sedangkan salat Maghrib tidak bisa di-qashar dan tetap 3 rakaat.

Dalil Keringanan Sholat bagi Musafir

Keringanan ini didasarkan pada dalil Al-Qur'an yang membolehkan umat Islam mengqashar salat ketika bepergian, sebagaimana tercantum dalam Surat An-Nisa ayat 101:

وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِى ٱلْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَقْصُرُوا۟ مِنَ ٱلصَّلَوٰةِ إِنْ خِفْتُمْ أَن يَفْتِنَكُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ ۚ إِنَّ ٱلْكَٰفِرِينَ كَانُوا۟ لَكُمْ عَدُوًّا مُّبِينًا

Wa izaa darabtum fil ardi falaisa 'alaikum junaahun an taqsuruu minas salaati in khiftum an yaftinakumul lazina kafaruu, innal kaafiriina kaanuu lakum 'aduwwam mubiinaa.

Artinya: "Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu menqashar sembahyang(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu."

Meskipun ayat tersebut konteksnya adalah rasa takut (khauf), namun jumhur ulama sepakat bahwa dalam kondisi aman pun, musafir tetap mendapatkan rukhsah untuk menjamak dan mengqashar salat sebagai bentuk kasih sayang Allah SWT.

Dengan memahami tata cara dan niat sholat jamak takhir maghrib dan isya di waktu isya ini, diharapkan perjalanan Anda tetap diberkahi tanpa meninggalkan kewajiban utama sebagai seorang Muslim. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya