Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Niat Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya Lengkap Tata Caranya

Reynaldi Andrian Pamungkas
24/12/2025 16:40
Niat Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya Lengkap Tata Caranya
Berikut niat sholat jamak takhir maghrib dan isya di waktu isya(Freepik)

DALAM perjalanan jauh atau kondisi tertentu, Islam memberikan keringanan (rukhsah) bagi umatnya dalam melaksanakan ibadah sholat. Salah satu bentuk keringanan tersebut adalah dengan cara menjamak sholat, yakni menggabungkan dua waktu sholat dalam satu waktu.

Bagi Anda yang sedang dalam perjalanan dan tidak sempat melaksanakan sholat Maghrib pada waktunya, Anda dapat membaca niat sholat jamak takhir maghrib dan isya di waktu isya. Pemahaman mengenai tata cara dan bacaan niat ini sangat krusial agar ibadah yang dilakukan tetap sah dan diterima oleh Allah SWT.

Sholat jamak terbagi menjadi dua, yaitu Jamak Taqdim (dikerjakan di waktu sholat pertama) dan Jamak Takhir (dikerjakan di waktu sholat kedua). Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai Jamak Takhir, khususnya penggabungan antara sholat Maghrib dan Isya yang dilaksanakan pada waktu Isya.

Dasar Hukum Sholat Jamak

Sebelum melangkah pada praktik dan bacaan niat, penting untuk memahami landasan hukum diperbolehkannya menjamak sholat. Allah SWT tidak menghendaki kesukaran bagi hamba-Nya, terutama saat sedang bepergian (safar). Hal ini tersirat dalam Al-Qur'an Surat An-Nisa ayat 101:

وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِى ٱلْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَن تَقْصُرُوا۟ مِنَ ٱلصَّلَوٰةِ إِنْ خِفْتُمْ أَن يَفْتِنَكُمُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ ۚ إِنَّ ٱلْkفِرِينَ كَانُوا۟ لَكُمْ عَدُوًّا مُّبِينًا

Artinya: "Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu menqashar sembahyang(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu."

Meskipun ayat di atas secara spesifik menyebutkan qasar (meringkas rakaat), para ulama sepakat bahwa jamak (menggabungkan waktu) juga merupakan rukhsah yang diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu, seperti jarak perjalanan yang memenuhi syarat masyaqqah (kesulitan).

Syarat Sah Melakukan Sholat Jamak Takhir

Tidak semua perjalanan mengizinkan seseorang untuk melakukan sholat jamak. Agar niat sholat jamak takhir maghrib dan isya di waktu isya yang Anda lakukan sah, perhatikan syarat-syarat berikut:

  • Jarak Perjalanan: Mayoritas ulama berpendapat jarak minimal perjalanan adalah sekitar 80-90 kilometer (dua marhalah).
  • Tujuan yang Baik: Perjalanan dilakukan bukan untuk tujuan maksiat.
  • Berniat Jamak Takhir di Waktu Pertama: Ini adalah poin krusial. Saat waktu Maghrib tiba dan Anda masih di perjalanan, Anda wajib berniat dalam hati untuk menunda sholat Maghrib dan mengerjakannya di waktu Isya. Jika waktu Maghrib berlalu tanpa niat ini, maka sholat Maghrib Anda dianggap qadha (utang) dan berdosa karena melalaikan waktu.
  • Masih dalam Status Musafir: Sholat dilakukan saat masih dalam perjalanan, belum sampai di tempat tujuan (mukim).

Bacaan Niat Sholat Jamak Takhir Maghrib dan Isya

Pada pelaksanaannya di waktu Isya, Anda akan mengerjakan dua sholat berturut-turut: Sholat Maghrib (3 rakaat) dan Sholat Isya (4 rakaat). Dalam Jamak Takhir, urutan pengerjaan boleh dibalik (Isya dulu baru Maghrib), namun lebih utama (afdhal) mengerjakan secara tertib waktu, yaitu Maghrib terlebih dahulu baru Isya.

1. Niat Sholat Maghrib (Jamak Takhir)

Berikut adalah lafal niat untuk sholat Maghrib yang dikerjakan di waktu Isya:

أُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعِشَاءِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushallii fardhal maghribi thalaatha raka'aatin majmuu'an bil 'isyaai jam'a ta-khiirin lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat sholat fardhu Maghrib tiga rakaat digabungkan dengan sholat Isya dengan jamak takhir karena Allah Ta'ala."

2. Niat Sholat Isya (Jamak Takhir)

Setelah menyelesaikan sholat Maghrib, segera berdiri untuk melaksanakan sholat Isya tanpa jeda zikir atau ngobrol yang panjang. Berikut niatnya:

أُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْمَغْرِبِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushallii fardhal 'isyaai arba'a raka'aatin majmuu'an bil maghribi jam'a ta-khiirin lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat sholat fardhu Isya empat rakaat digabungkan dengan sholat Maghrib dengan jamak takhir karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Pelaksanaan Sholat Jamak Takhir

Untuk memastikan ibadah Anda sempurna, ikuti langkah-langkah berikut ini secara berurutan:

  1. Berwudhu: Pastikan Anda dalam keadaan suci dari hadas kecil dan besar.
  2. Iqamah: Disunnahkan mengumandangkan iqamah sebagai tanda dimulainya sholat.
  3. Melaksanakan Sholat Maghrib: Mulailah dengan sholat Maghrib 3 rakaat sebagaimana biasa, diawali dengan takbiratul ihram disertai niat sholat jamak takhir maghrib dan isya di waktu isya (khusus lafal Maghrib) di dalam hati.
  4. Salam: Selesaikan sholat Maghrib hingga salam.
  5. Berdiri Kembali: Segera berdiri untuk melaksanakan sholat Isya. Tidak perlu diselingi dengan zikir, doa, atau sholat sunnah ba'diyah. Namun, disunnahkan untuk iqamah lagi.
  6. Melaksanakan Sholat Isya: Lakukan sholat Isya 4 rakaat dengan niat jamak takhir Isya.
  7. Salam dan Doa: Setelah salam sholat Isya, barulah Anda boleh berzikir dan berdoa.

Apakah Bisa Digabung dengan Qasar?

Seringkali musafir juga ingin meringkas sholat (Qasar). Jika Anda ingin melakukan Jamak Takhir sekaligus Qasar (Jamak Qasar), maka jumlah rakaat sholat Isya diringkas menjadi 2 rakaat. Namun, perlu diingat bahwa Sholat Maghrib tidak bisa di-qasar dan tetap dikerjakan 3 rakaat.

Niat untuk Isya (Jamak Takhir + Qasar) adalah:

أُصَلِّى فَرْضَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا بِالْمَغْرِبِ جَمْعَ تَأْخِيْرٍ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushallii fardhal 'isyaai rak'ataini qashran majmuu'an bil maghribi jam'a ta-khiirin lillaahi ta'aalaa.

Dengan memahami panduan ini, diharapkan perjalanan Anda tidak menjadi penghalang untuk tetap taat beribadah kepada Allah SWT. Keringanan ini adalah bentuk kasih sayang-Nya yang patut kita syukuri dengan melaksanakannya sesuai aturan syariat. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya