Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Setiap manusia pasti memiliki keinginan atau hajat, baik urusan duniawi maupun ukhrawi. Dalam Islam, ketika usaha (ikhtiar) lahiriah sudah dilakukan maksimal, maka ikhtiar batiniah melalui solat hajat adalah jalan terbaik untuk mengetuk pintu langit. Solat hajat adalah ibadah sunnah yang dikerjakan khusus untuk memohon kepada Allah SWT agar hajat atau keinginan tertentu dikabulkan.
Artikel ini akan mengulas secara mendalam tata cara solat hajat yang benar sesuai tuntunan syariat, mulai dari niat, jumlah rakaat, hingga doa khusus yang diajarkan Rasulullah SAW.
Secara hukum, solat hajat dapat dilakukan kapan saja, siang atau malam, kecuali pada waktu-waktu yang diharamkan untuk solat (setelah Subuh hingga syuruq, saat matahari tepat di atas kepala, dan setelah Ashar hingga terbenam). Namun, ada waktu-waktu prime time yang sangat dianjurkan:
Para ulama berbeda pendapat mengenai jumlah rakaat, namun pendapat yang paling masyhur (termasuk Mazhab Syafi'i) adalah:
Pelaksanaannya dilakukan setiap 2 rakaat satu kali salam.
Niat diucapkan di dalam hati bersamaan dengan Takbiratul Ihram. Jika ingin melafalkannya untuk memantapkan hati:
Latin:
Ushallii sunnatal haajati rak'ataini adaa'an lillaahi ta'aala.
Artinya:
"Aku berniat sholat sunnah hajat dua rakaat tunai karena Allah Ta'ala."
Setelah membaca Al-Fatihah, Anda bebas membaca surat apa saja. Namun, sebagian ulama menganjurkan:
Setelah salam, sebagian ulama menganjurkan untuk sujud kembali (di luar rukun sholat) dengan membaca tasbih, sholawat, dan doa sapu jagat untuk merendahkan diri sepenuhnya di hadapan Allah.
Setelah selesai solat, jangan langsung beranjak. Duduklah dengan tenang, perbanyak istighfar (minimal 100x) dan sholawat nabi (minimal 100x). Kemudian bacalah doa khusus yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan Ibnu Majah berikut:
Latin:
Laa ilaaha illallaahul haliimul kariim. Subhaanallaahi rabbil 'arsyil 'azhiim. Alhamdulillaahi rabbil 'aalamiin. As'aluka muujibaati rahmatik, wa 'azaa'ima maghfiratik, wal ghaniimata min kulli birrin, was salaamata min kulli itsmin. Laa tada' lii dzanban illaa ghafartah, wa laa hamman illaa farrajtah, wa laa haajatan hiya laka ridhan illaa qadhaitahaa yaa arhamar raahimiin.
Artinya:
"Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Santun lagi Maha Mulia. Maha Suci Allah, Tuhan pemilik Arsy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Aku memohon kepada-Mu hal-hal yang mendatangkan rahmat-Mu, kesungguhan ampunan-Mu, keberuntungan dari segala kebaikan, dan keselamatan dari segala dosa. Janganlah Engkau biarkan dosaku kecuali Engkau ampuni, jangan biarkan kegelisahanku kecuali Engkau beri jalan keluar, dan jangan biarkan hajatku (yang Engkau ridhai) kecuali Engkau kabulkan, wahai Dzat Yang Maha Penyayang."
Setelah membaca doa di atas, sampaikanlah hajat spesifik Anda menggunakan bahasa Anda sendiri dengan penuh kerendahan hati.
Q: Bolehkah solat hajat dilakukan berjamaah?
A: Hukum asalnya adalah solat sunnah munfarid (sendiri). Namun, menurut sebagian ulama seperti Imam Nawawi, boleh dilakukan berjamaah untuk tujuan pendidikan (ta'lim), meski tidak disunnahkan secara rutin.
Q: Apakah ada surat khusus rezeki saat solat hajat?
A: Tidak ada dalil shahih yang mewajibkan surat tertentu. Namun, membaca surat yang Anda hafal dan pahami maknanya akan lebih membantu kekhusyukan. (Z-10)
Sholat ini dilakukan ketika seseorang sedang menghadapi kesulitan, masalah, atau memiliki harapan penting, sebagai bentuk doa dan ikhtiar spiritual kepada Allah.
Allāhumma innī as’aluka wa atawajjahu ilaika binabiyyika Muḥammadin nabiyyir-raḥmah. Yā Muḥammad, innī tawajjahtu bika ilā rabbī fī ḥājātī hādzihi lituqḍā. Allāhumma fasyaffi‘hu fiyya.
Sholat Hajat merupakan sarana ibadah untuk menyampaikan permohonan kepada Allah dengan penuh harap dan keyakinan, disertai usaha dan tawakal.
Sholat ini dilakukan saat seseorang memiliki kebutuhan penting, kesulitan, atau harapan besar, seperti memohon rezeki, kesehatan, kelulusan, jodoh, atau jalan keluar dari masalah.
Kata hajat sendiri berarti keperluan, keinginan, atau permohonan, sehingga shalat hajat menjadi bentuk ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah sambil berdoa agar keinginan
Sholat ini dilakukan ketika seseorang sedang menghadapi kesulitan, masalah, atau memiliki harapan penting, sebagai bentuk doa dan ikhtiar spiritual kepada Allah.
Sholat Hajat merupakan sholat sunnah yang dilakukan khusus untuk memohon sesuatu dari Allah, dengan harapan hajat tersebut dikabulkan.
Sholat ini dilakukan saat seseorang memiliki kebutuhan penting, kesulitan, atau harapan besar, seperti memohon rezeki, kesehatan, kelulusan, jodoh, atau jalan keluar dari masalah.
Kata hajat sendiri berarti keperluan, keinginan, atau permohonan, sehingga shalat hajat menjadi bentuk ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah sambil berdoa agar keinginan
Panjatkan harapan lewat sholat hajat. Temukan keajaiban doa, raih keberkahan, dan wujudkan impianmu dengan panduan lengkap ini!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved