Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Doa Sholat Hajat Lengkap: Niat, Tata Cara, dan Waktu Mustajab

 Gana Buana
07/1/2026 23:59
Doa Sholat Hajat Lengkap: Niat, Tata Cara, dan Waktu Mustajab
Bacaan doa Sholat Hajat(Freepik)

SETIAP manusia pasti memiliki keinginan, harapan, atau masalah yang ingin segera diselesaikan. Dalam Islam, ketika seorang hamba memiliki kebutuhan mendesak, baik urusan duniawi maupun ukhrawi, Allah SWT telah mensyariatkan Sholat Hajat sebagai sarana spiritual untuk memohon pertolongan-Nya. Sholat ini adalah bentuk ikhtiar batiniah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) untuk mengetuk pintu langit agar hajat segera dikabulkan.

Berikut adalah panduan komprehensif mengenai doa sholat hajat, mulai dari niat, tata cara pelaksanaan, hingga waktu-waktu paling mustajab untuk mengerjakannya, yang dirangkum oleh tim redaksi Media Indonesia.

Pengertian dan Hukum Sholat Hajat

Sholat Hajat adalah sholat sunnah yang dikerjakan minimal dua rakaat dan maksimal dua belas rakaat dengan tujuan khusus memohon kepada Allah SWT agar hajat atau keperluannya dikabulkan. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW:

"Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian sholat dua rakaat (sholat hajat) dan sempurna rakaatnya, maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat." (HR. Ahmad)

Niat Sholat Hajat

Niat adalah rukun pertama yang membedakan ibadah satu dengan lainnya. Niat sholat hajat sebaiknya dilafalkan di dalam hati bersamaan dengan Takbiratul Ihram. Berikut adalah lafal niatnya:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushallī sunnatal hājati rak‘ataini adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya: "Aku berniat sholat sunnah hajat dua rakaat, tunai karena Allah Ta’ala."

Tata Cara Sholat Hajat Sesuai Sunnah

Secara umum, gerakan dan rukun sholat hajat sama dengan sholat sunnah lainnya. Namun, ada beberapa anjuran bacaan surat yang disarankan oleh para ulama untuk menambah kekhusyukan dan keutamaan:

  1. Membaca Niat: Seperti yang tertulis di atas.
  2. Takbiratul Ihram: Membaca "Allahu Akbar".
  3. Membaca Doa Iftitah dan Al-Fatihah.
  4. Membaca Surat Pendek:
    • Rakaat Pertama: Dianjurkan membaca Surat Al-Kafirun (3x) atau Ayat Kursi (1x).
    • Rakaat Kedua: Dianjurkan membaca Surat Al-Ikhlas (3x).
  5. Rukuk, I'tidal, dan Sujud: Dilakukan seperti sholat biasa dengan tumakninah.
  6. Salam: Mengakhiri sholat setelah rakaat kedua.

Jika Anda mengerjakan sholat hajat sebanyak 4 rakaat atau lebih, lakukanlah dengan salam setiap dua rakaat.

Bacaan Doa Setelah Sholat Hajat

Setelah selesai salam, jangan langsung beranjak. Dianjurkan untuk bersujud kembali (sujud di luar sholat) dengan membaca tasbih, atau duduk dengan khusyuk membaca istighfar (100x) dan shalawat nabi (100x). Kemudian, bacalah doa khusus sholat hajat yang diajarkan oleh Rasulullah SAW berikut ini:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Latin:
Lā ilāha illallāhul halīmul karīm. Subhānallāhi rabbil ‘arsyil ‘azhīm. Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn. As’aluka mūjibāti rahmatik, wa ‘azā’ima maghfiratik, wal ghanīmata min kulli birrin, was salāmata min kulli itsmin. Lā tada‘ lī dzanban illā ghafartah, wa lā hamman illā farrajtah, wa lā hājatan hiya laka ridhan illā qadhaitahā yā arhamar rāhimīn.

Artinya:
"Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Lembut lagi Maha Mulia. Maha Suci Allah, Tuhan pemilik Arsy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Aku memohon kepada-Mu hal-hal yang mendatangkan rahmat-Mu, dan ketetapan ampunan-Mu, serta keberuntungan dari segala kebaikan, dan keselamatan dari segala dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa padaku melainkan Engkau ampuni, tidak pula kesusahan melainkan Engkau lapangkan, dan tidak pula suatu hajat yang Engkau ridhoi melainkan Engkau penuhi, wahai Dzat Yang Maha Penyayang di antara para penyayang."

Setelah membaca doa di atas, sampaikanlah hajat spesifik Anda (jodoh, rezeki, pekerjaan, kesembuhan) dengan bahasa sendiri dalam hati yang penuh keyakinan dan kerendahan hati.

Waktu Terbaik Melaksanakan Sholat Hajat

Meskipun sholat hajat boleh dilakukan kapan saja (siang atau malam) asalkan bukan pada waktu yang diharamkan untuk sholat, ada waktu-waktu "emas" di mana doa lebih cepat menembus langit:

Waktu Pelaksanaan Keterangan & Keutamaan
Sepertiga Malam Terakhir
(Sekitar pukul 01.00 - Subuh)
Waktu paling utama (mustajab). Saat Allah SWT turun ke langit dunia untuk mengabulkan doa hamba-Nya.
Setelah Sholat Isya Waktu yang tenang dan baik dilakukan sebelum tidur atau di tengah malam.
Antara Azan dan Iqamah Waktu di mana doa tidak akan ditolak.
Hari Jumat Terutama pada waktu mustajab di sore hari setelah Ashar.

Keutamaan Membiasakan Sholat Hajat

Melaksanakan sholat hajat bukan hanya tentang meminta keinginan, tetapi juga bentuk penghambaan total kepada Allah SWT. Berikut beberapa keutamaannya:

  • Menenangkan Hati: Menyerahkan segala urusan kepada Sang Pencipta menghilangkan kecemasan berlebih.
  • Mendekatkan Diri pada Allah: Semakin sering kita meminta hanya kepada Allah, semakin dekat hubungan spiritual kita.
  • Jalan Keluar dari Kesulitan: Allah menjanjikan jalan keluar (makhraja) bagi hamba-Nya yang bertakwa dan berdoa.

Semoga panduan doa sholat hajat ini bermanfaat bagi Anda yang sedang berikhtiar menjemput takdir terbaik. Ingatlah, kunci dari terkabulnya doa adalah keyakinan (yakin), kesabaran, dan makanan yang halal. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya