Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), kehilangan akses ke akun kepegawaian bukan sekadar masalah teknis, tapi bisa menjadi mimpi buruk administratif. Mulai dari pengisian SKP (Sasaran Kinerja Pegawai), pemutakhiran data mandiri, hingga pengecekan status kenaikan pangkat, semuanya kini terintegrasi dalam satu pintu: ASN Digital dan SSO BKN.
Seringkali, masalah muncul di saat genting. Anda sudah siap mengisi kinerja bulanan, namun layar login menolak kata sandi Anda. Atau lebih rumit lagi, Anda mengganti ponsel dan kehilangan akses ke Google Authenticator (MFA). Jangan panik. Artikel ini dirancang sebagai panduan "Timeless" yang akan menuntun Anda langkah demi langkah memulihkan akun Anda, baik melalui portal baru ASN Digital maupun jalur klasik MyASN.
Sebelum masuk ke teknis reset, pahami bahwa BKN menggunakan sistem Single Sign-On (SSO). Artinya, username (NIP) dan password yang Anda gunakan untuk MyASN (dulu MySAPK), SIASN, dan ASN Digital adalah sama. Jika Anda mengubah password di satu portal, maka password di portal lain otomatis berubah.
Metode 1: Reset Password via Portal ASN Digital (Terbaru)
Sejak peluncuran superapp ASN Digital, BKN menyederhanakan proses pemulihan akun. Ini adalah metode yang paling direkomendasikan saat ini.
Jika portal ASN Digital sedang maintenance, Anda bisa menggunakan jalur "klasik" melalui MyASN. Cara ini seringkali lebih sukses jika Anda mengalami kendala loading di portal utama.
Banyak ASN berhasil reset password, tapi tetap tidak bisa login karena tertahan di halaman Two-Factor Authentication (2FA) atau MFA. Ini terjadi jika aplikasi Google Authenticator terhapus atau Anda ganti HP.
Ini adalah skenario terburuk: Lupa password, dan email yang terdaftar di SIASN sudah tidak aktif atau Anda lupa password emailnya.
Sayangnya, Anda tidak bisa mereset email secara mandiri. Fitur ini dikunci demi keamanan data kepegawaian. Berikut solusinya:
Token yang dikirim ke email memiliki masa berlaku singkat, biasanya hanya 5-10 menit. Pastikan Anda segera memasukkannya. Jika kedaluwarsa, ulangi proses permintaan token.
Cek folder Spam atau Junk. Jika tetap tidak ada, pastikan penyimpanan email Anda tidak penuh. Server email pemerintah (seperti @kemenag.go.id atau @pemda.go.id) terkadang memblokir email otomatis; gunakan email pribadi (Gmail) jika memungkinkan untuk didaftarkan ulang oleh BKD.
Ya. Karena menggunakan SSO, password untuk MyASN, SIASN, dan E-Kinerja adalah sama.
Simpan daftar periksa ini agar Anda siap jika masalah ini terulang di masa depan:
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved