Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN 2026 menandai era baru dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Tidak sekadar ganti tahun, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah melakukan transformasi masif dengan mengintegrasikan sistem kinerja ke dalam ekosistem ASN Digital. Jika sebelumnya Anda hanya butuh NIP dan password untuk masuk, kini sistem keamanan berlapis menjadi standar baru.
Banyak ASN yang melaporkan kendala di awal tahun ini, mulai dari kegagalan verifikasi wajah hingga kebingungan mengisi menu "Progres Harian" yang kini bersifat real-time. Risikonya tidak main-main: keterlambatan pengisian kini berdampak langsung pada pemotongan Tunjangan Kinerja (Tukin) secara otomatis oleh sistem.
Jangan panik. Artikel ini disusun sebagai panduan teknis komprehensif (A-Z) untuk membantu Anda menavigasi e-Kinerja BKN 2026, mulai dari aktivasi akun hingga strategi agar SKP Anda bernilai "Baik" atau "Sangat Baik".
Sebelum masuk ke teknis pengisian, penting untuk memahami tiga pilar perubahan utama dalam sistem tahun ini. Pemahaman ini krusial agar Anda tidak salah langkah dalam administrasi kepegawaian.
Proses login kini membutuhkan persiapan perangkat (smartphone/webcam). Berikut adalah langkah-langkah agar Anda sukses masuk ke dashboard:
Pastikan pencahayaan ruangan cukup terang. Buka aplikasi Portal ASN Digital, pilih menu "Registrasi Biometrik". Ikuti instruksi untuk memindai wajah (liveness detection). Jika gagal, lepas kacamata atau aksesoris wajah lainnya.
Untuk keamanan tambahan, aktifkan MFA:
Setelah dua langkah di atas selesai, buka laman kinerja.bkn.go.id. Klik tombol "Login with ASN Digital", dan Anda akan diarahkan masuk tanpa perlu mengetik NIP berulang kali.
Bagi para Guru, integrasi Platform Merdeka Mengajar (PMM) dengan e-Kinerja BKN adalah kabar baik yang sering disalahpahami. Berikut penjelasannya:
Data Rencana Hasil Kerja (RHK) yang Anda buat di Pengelolaan Kinerja PMM akan mengalir otomatis ke BKN. Anda tidak perlu mengetik ulang satu per satu di e-Kinerja BKN, asalkan status di PMM sudah "Disepakati Atasan".
Solusi Status "Data Tidak Ditemukan": Biasanya ini terjadi karena traffic server yang padat atau data Unor (Unit Organisasi) di SIASN belum update. Tunggu 1x24 jam atau lapor ke operator Dapodik sekolah untuk cek kesesuaian data.
Jantung dari e-Kinerja adalah Matriks Peran Hasil (MPH). Kesalahan di sini akan membuat bawahan bingung dan atasan sulit menilai.
Saat membuat SKP, pastikan Anda memilih RHK Atasan yang langsung berkaitan dengan tugas Anda. Jangan memilih RHK yang bersifat manajerial jika Anda adalah pejabat fungsional teknis. Gunakan bahasa operasional seperti "Tersusunnya dokumen..." atau "Terlaksananya kegiatan..."
Dalam fitur Progres Harian 2026, bedakan inputnya:
Pro Tip: Unggah bukti dukung (Google Drive link) langsung di laporan harian agar saat periode penilaian akhir, Anda tidak perlu mencari-cari file lama.
Berikut adalah kendala teknis yang paling sering ditanyakan oleh ASN di kolom pencarian:
Ini murni masalah server BKN yang kelebihan beban. Tips: Akses e-Kinerja di jam "sepi" trafik, yaitu pukul 06.00 - 07.30 pagi atau setelah pukul 20.00 malam. Hindari akses di tanggal 1-5 awal bulan.
Data jabatan dan unit organisasi (Unor) di e-Kinerja menarik data dari SIASN. Jika salah, jangan paksa input SKP. Segera lapor ke Admin Kepegawaian Instansi (BKD/BKPSDM) untuk peremajaan data di SIASN.
Jika Anda tidak sengaja mengklaim atasan yang salah, masuk ke menu "Profil", lalu cari tombol "List Pegawai Satu Unor" atau minta Admin Instansi untuk melakukan "Reset Struktur" pada akun Anda.
Sistem 2026 dirancang dengan prinsip reward and punishment yang ketat. Berikut simulasi dampaknya:
| Kondisi Pelaporan | Predikat Kinerja | Dampak Tukin |
|---|---|---|
| Lapor Harian Rutin & Bukti Lengkap | Baik / Sangat Baik | 100% (Full) |
| Lupa Lapor > 5 Hari/Bulan | Cukup / Butuh Perbaikan | Potongan 5% - 20% |
| Tidak Ada Laporan SKP | Kurang | Potongan 50% - 100% |
Selain Tukin, predikat minimal "Baik" selama dua tahun berturut-turut kini menjadi syarat mutlak untuk Kenaikan Pangkat Berkala maupun Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional.
Transisi ke e-Kinerja 2026 memang menuntut adaptasi teknologi yang lebih cepat. Namun, sistem ini dibuat untuk menjamin keadilan: mereka yang bekerja keras akan tercatat, dan mereka yang lalai akan terlihat jelas oleh sistem.
Checklist Wajib ASN Tiap Pagi:
Simpan artikel panduan ini dan bagikan ke grup WhatsApp kantor Anda agar rekan kerja terhindar dari pemotongan Tukin akibat kesalahan teknis. (Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved