Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Mohammad Shofiyullah Cokro menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh dan Sumatra. Bantuan tersebut meliputi renovasi masjid dan musala, pembangunan sumur bor, trauma healing hingga kegiatan belajar mengajar.
Dia menyampaikan, program kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial PB PMII yang konsisten hadir di tengah masyarakat. Dia menegaskan bahwa PMII tidak hanya berperan dalam pengkaderan intelektual, tetapi juga dalam kerja-kerja kemanusiaan yang berkelanjutan.
“PB PMII hadir untuk memastikan masyarakat korban bencana tetap memiliki harapan dan semangat bangkit. Kami ingin menunjukkan bahwa solidaritas adalah kekuatan utama bangsa ini,” kata Shofiyullah Cokro dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (4/1).
Dia mengungkapkan, renovasi masjid menjadi salah satu fokus utama karena masjid memiliki peran strategis sebagai pusat ibadah, sosial, dan penguatan moral masyarakat. Menurut dia keberadaan masjid yang layak sangat penting, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
“Masjid bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan warga dan penguatan nilai-nilai kebersamaan. Alhamdulillah, PB PMII telah merenovasi lima masjid dan musala agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Dia menambahkan, pembangunan sumur bor dilakukan sebagai respons atas keterbatasan akses air bersih di sejumlah wilayah terdampak bencana. Dia menyebut pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana.
“Kami membangun delapan titik sumur bor yang tersebar di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Air bersih adalah kebutuhan fundamental yang tidak boleh terabaikan dalam situasi darurat,” ucapnya.
Shofiyullah Cokro menekankan pentingnya program trauma healing dan kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak korban bencana. Dia menilai pemulihan psikologis dan keberlanjutan pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Lanjutnya dia menuturkan PB PMII turut menghadirkan ruang kebersamaan bagi warga melalui kegiatan nonton bareng dan makan bersama di setiap posko akhir tahun. Dia menilai kegiatan tersebut menjadi sarana sederhana untuk menguatkan psikologis dan kebersamaan masyarakat.
“Anak-anak di Aceh dan Sumatra adalah aset bangsa yang harus dijaga. Trauma healing kami lakukan untuk memulihkan kondisi mental mereka, sementara kegiatan belajar memastikan masa depan mereka tidak terputus meski sekolah terdampak bencana,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Tanah Merah, Lubok Pusaka, Langkahan Aceh Utara Fauzan mengapresiasi tinggi PB PMII atas berbagai bantuan yang telah diberikan. Dia menilai kehadiran kader-kader PMII dari seluruh Indonesia telah memberikan manfaat nyata serta dukungan moral bagi masyarakat terdampak bencana.
"Kami mengucapkan ribuan terima kasih atas bantuan renovasi masjid ini dan kepedulian kader-kader PMII se-Indonesia. Kami merasa sangat terbantu dan terharu atas apa yang telah dilakukan PMII untuk masyarakat kami,” ucapnya.
Pada kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut hadir Bendum PB PMII, Ketua Bidang ESDM PB PMII, Wasekjen PB PMII, Direktur SIGAP PB PMII, Ketua PKC PMII Sumut, Ketua PKC PMII aceh, ketua cabang PMII Lhokseumawe, kepala dusun, dan tokoh masyarakat lain nya. (Cah/P-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved