Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi penularan Superflu, meski hingga kini belum ditemukan kasus di wilayah Jakarta.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan, Superflu merupakan ISPA akibat virus Influenza Tipe A H3N2 Subclade K yang saat ini telah beredar di sejumlah wilayah Indonesia.
“Mobilitas warga Jakarta yang tinggi setelah libur panjang, ditambah musim hujan, membuat risiko penularan ISPA perlu diantisipasi sejak dini,” ujar Ani melalui keterangannya, Minggu (4/1).
Menurut Ani, seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta telah diinformasikan untuk meningkatkan kewaspadaan, mengenali gejala Superflu, serta memperkuat upaya promotif dan preventif, terutama pada kasus ISPA dan pneumonia.
Ia mengingatkan masyarakat untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat sakit, menerapkan etika batuk dan menghindari menyentuh wajah.
Selain itu, warga juga diminta menjaga daya tahan tubuh dengan asupan gizi seimbang, minum air minimal dua liter per hari, istirahat cukup, serta rutin berolahraga.
Jika keluhan pernapasan berlanjut, masyarakat diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan.
“Waspadai pula tanda pneumonia dan pneumonia berat, seperti napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, hingga saturasi oksigen di bawah 92 persen,” tegas Ani. (Far/M-3)
Superflu merupakan sebutan populer untuk menggambarkan peningkatan signifikan kasus flu yang dipicu oleh strain tertentu.
Kasus influenza subclade K atau yang dikenal dengan sebutan superflu ditemukan ada 62 kasus di Indonesia. Kasus terbanyak tercatat di Jawa Timur, disusul Kalimantan Selatan dan Jawa Barat.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
ANGGOTA Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa meminta pemerintah menggencarkan sosialisasi penggunaan masker di ruang publik sebagai langkah pencegahan penularan superflu.
WABAH superflu atau influenza A (H3N2) subclade K tengah merebak di berbagai negara dunia. Hal itu membuat banyak kalangan masyarakat khawatir akan potensi penyebarannya di Indonesia.
ISTILAH superflu kini sedang menjadi tren di luar negeri, yakni varian virus K dari influenza A (H3N2). Ini Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk mencegah anak tertular.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved