Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Kumpulan Percakapan Bahasa Arab Sehari-hari Lengkap dan Artinya

Thalatie K Yani
30/12/2025 10:13
Kumpulan Percakapan Bahasa Arab Sehari-hari Lengkap dan Artinya
Ilustrasi(freepik)

Mempelajari percakapan bahasa Arab atau yang sering disebut dengan hiwar / muhadatsah adalah langkah fundamental bagi siapa saja yang ingin menguasai bahasa Al-Qur'an ini. Tidak hanya menghafal kosakata (mufrodat), kemampuan merangkai kata dalam sebuah dialog interaktif akan mempercepat pemahaman struktur kalimat dan meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi. Baik untuk kebutuhan studi agama, ibadah haji dan umrah, maupun kepentingan akademis, memahami pola percakapan dasar sangatlah krusial.

Banyak pemula merasa kesulitan karena terpaku pada tata bahasa (nahwu-shorof) yang rumit. Padahal, kunci utama dalam berbicara adalah pembiasaan. Berikut ini adalah panduan lengkap dan contoh percakapan bahasa Arab sehari-hari dalam berbagai situasi, lengkap dengan teks Arab, transliterasi, dan terjemahannya untuk memudahkan proses belajar Anda.

Dasar-Dasar Percakapan Bahasa Arab: Sapaan dan Salam

Sebelum masuk ke dialog yang panjang, hal pertama yang harus dikuasai adalah sapaan dasar. Ini adalah pembuka komunikasi yang sopan dan lazim digunakan.

1. Mengucapkan Salam dan Menanyakan Kabar

Dialog ini adalah bentuk paling sederhana yang terjadi antara dua orang ketika bertemu.

Ahmad:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ

Assalamu’alaikum (Semoga keselamatan tercurah kepadamu)

Zaid:

وَعَلَيْكُمُ السَّلَامُ

Wa’alaikumussalam (Dan semoga keselamatan juga tercurah kepadamu)

Ahmad:

كَيْفَ حَالُكَ؟

Kaifa haluka? (Bagaimana kabarmu?)

Zaid:

بِخَيْرٍ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ

Bi khairin walhamdulillah (Baik, segala puji bagi Allah)

2. Sapaan Waktu

Penggunaan sapaan berdasarkan waktu juga sangat penting untuk diketahui.

  • Selamat Pagi:
    A: Shobahul khair (صَبَاحَ الْخَيْرِ)
    B: Shobahun nur (صَبَاحَ النُّورِ)
  • Selamat Sore:
    A: Masa-ul khair (مَسَاءَ الْخَيْرِ)
    B: Masa-un nur (مَسَاءَ النُّورِ)

Percakapan Bahasa Arab Tentang Perkenalan (Ta'aruf)

Perkenalan atau Ta'aruf adalah materi wajib bagi pemula. Berikut adalah contoh dialog antara dua orang yang baru bertemu.

Khalid:

مَا اسْمُكَ يَا أَخِي؟

Mas muka ya akhi? (Siapa namamu wahai saudaraku?)

Yusuf:

اِسْمِي يُوسُف، وَأَنْتَ مَا اسْمُكَ؟

Ismi Yusuf, wa anta mas muka? (Namaku Yusuf, dan kamu siapa namamu?)

Khalid:

اِسْمِي خَالِد. مِنْ أَيْنَ أَنْتَ؟

Ismi Khalid. Min aina anta? (Namaku Khalid. Dari mana asalmu?)

Yusuf:

أَنَا مِنْ جَاكَرْتَا، وَأَنْتَ؟

Ana min Jakarta, wa anta? (Saya dari Jakarta, dan kamu?)

Khalid:

أَنَا مِنْ بَانْدُونْج

Ana min Bandung. (Saya dari Bandung)

Yusuf:

أَهْلًا وَسَهْلًا يَا خَالِد

Ahlan wa sahlan ya Khalid. (Selamat datang wahai Khalid / Senang berkenalan denganmu)

Khalid:

أَهْلًا بِكَ يَا يُوسُف

Ahlan bika ya Yusuf. (Selamat datang juga wahai Yusuf)

Percakapan di Lingkungan Sekolah

Bagi pelajar atau santri, konteks sekolah adalah tempat yang paling sering digunakan untuk mempraktikkan bahasa Arab. Berikut contoh dialog meminjam peralatan tulis.

Siswa A:

عَفْوًا، هَلْ مَعَكَ قَلَمٌ؟

Afwan, hal ma'aka qolamun? (Maaf, apakah kamu membawa pena?)

Siswa B:

نَعَمْ، مَعِي قَلَمٌ. تَفَضَّلْ

Na'am, ma'i qolamun. Tafaddhol. (Ya, saya membawa pena. Silakan)

Siswa A:

شُكْرًا كَثِيرًا

Syukron katsiron. (Terima kasih banyak)

Siswa B:

عَفْوًا / لَا شُكْرَ عَلَى الْوَاجِبِ

Afwan / La syukra 'alal wajib. (Sama-sama / Tidak perlu berterima kasih atas kewajiban)

Tips Efektif Lancar Berbicara Bahasa Arab

Menghafal teks percakapan di atas hanyalah langkah awal. Untuk benar-benar menguasai percakapan bahasa Arab, Anda perlu menerapkan strategi berikut:

  1. Perbanyak Kosakata (Mufrodat): Kunci dari percakapan adalah kekayaan kata. Mulailah menghafal benda-benda di sekitar Anda, kata kerja dasar (makan, minum, tidur, pergi), dan kata sifat.
  2. Jangan Takut Salah Nahwu: Banyak pemula takut berbicara karena khawatir salah tata bahasa. Ingatlah bahwa tujuan utama bahasa adalah penyampaian makna. Perbaikan tata bahasa akan berjalan seiring waktu.
  3. Praktik Setiap Hari: Cari mitra bicara (partner) untuk melatih lidah. Jika tidak ada, bicaralah sendiri di depan cermin menggunakan bahasa Arab.
  4. Dengarkan Audio/Video Arab: Biasakan telinga mendengar lafal yang benar melalui siaran berita Arab, kajian, atau kartun berbahasa Arab Fusha.

Bahasa Arab adalah bahasa yang kaya dan indah. Dengan konsisten mempraktikkan contoh-contoh di atas, kemampuan komunikasi Anda akan meningkat pesat. Mulailah dari yang sederhana, dan istiqomahlah dalam belajar.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya