Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Bisakah Kura-Kura Memasukkan Kepala ke Tempurung? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Cornelius Juan Prawira
27/12/2025 21:58
Bisakah Kura-Kura Memasukkan Kepala ke Tempurung? Ini Penjelasan Ilmiahnya
ilustrasi(freepik)

BANYAK orang bertanya-tanya apakah kura-kura benar-benar dapat memasukkan seluruh kepalanya ke dalam tempurung. Jawabannya tidak selalu sama untuk semua jenis kura-kura. Kemampuan tersebut sangat bergantung pada spesies dan struktur tubuh masing-masing.

Kura-Kura Darat

Sebagian kura-kura darat diketahui mampu menarik kepala mereka hampir sepenuhnya ke dalam tempurung. Hal ini dimungkinkan berkat struktur leher yang fleksibel serta bentuk tempurung yang relatif tertutup. Meski demikian, pada beberapa spesies, masih terdapat bagian kepala yang sedikit terlihat karena adanya batasan fisik alami.

Berbeda dengan kura-kura darat, banyak kura-kura air tawar dan penyu tidak dapat memasukkan kepala secara penuh. Tempurung mereka cenderung lebih pipih dan terbuka, sehingga kepala dan leher tetap berada di luar meskipun hewan tersebut sedang merasa terancam.

Kemampuan menarik kepala ke dalam tempurung merupakan hasil proses evolusi yang panjang. Strategi ini berkembang sebagai mekanisme pertahanan dari predator. Individu yang mampu melindungi bagian tubuh vital memiliki peluang bertahan hidup yang lebih besar.

Kerangka Kuat 

Tempurung kura-kura sendiri bukan sekadar pelindung luar. Struktur tersebut menyatu dengan tulang belakang dan tulang rusuk, membentuk kerangka tubuh yang kuat. Oleh karena itu, ruang di dalam tempurung tidak sepenuhnya kosong.

Selain itu, leher kura-kura tersusun dari tulang-tulang yang memungkinkan gerakan melipat dan menarik kepala dengan cepat. Mekanisme ini membantu kura-kura bereaksi secara instan ketika menghadapi ancaman tanpa perlu berpindah tempat jauh.

Meski tampak sederhana, kemampuan ini memiliki keterbatasan alami. Setiap spesies kura-kura memiliki bentuk leher dan tempurung yang berbeda, sehingga tingkat perlindungan yang diberikan juga tidak sama.

Kesimpulannya, sebagian kura-kura memang mampu memasukkan kepala ke dalam tempurung, tetapi tidak selalu sepenuhnya. Perbedaan ini merupakan hasil adaptasi evolusioner yang disesuaikan dengan habitat serta kebutuhan hidup masing-masing spesies.

Livescience/Smithsonianmag/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya