Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kumpulan Doa untuk Orang Tua Sakit agar Cepat Sembuh dan Diangkat Penyakitnya

Irvan Sihombing
22/12/2025 16:02
Kumpulan Doa untuk Orang Tua Sakit agar Cepat Sembuh dan Diangkat Penyakitnya
Ilustrasi(Antara)

Orang tua adalah sosok paling berjasa dalam kehidupan setiap anak. Ketika mereka terbaring lemah karena penyakit, sebagai anak, tentu timbul rasa sedih dan keinginan kuat untuk melihat mereka kembali sehat. Selain berikhtiar melalui pengobatan medis, memanjatkan doa untuk orang tua sakit adalah bentuk bakti (birrul walidain) yang sangat dianjurkan dalam Islam. Doa seorang anak yang saleh dipercaya sebagai salah satu amalan yang tidak terputus pahalanya dan mampu mengetuk pintu langit demi kesembuhan ayah dan ibu.

Dalam ajaran Islam, sakit bisa menjadi penggugur dosa sekaligus ujian kesabaran. Namun, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk senantiasa memohon kesembuhan kepada Allah SWT. Berikut adalah panduan lengkap mengenai kumpulan doa mustajab, ayat-ayat Al-Qur'an untuk penyembuhan (syifa), serta adab mendoakan orang tua yang sedang sakit.

1. Doa Kesembuhan yang Diajarkan Rasulullah SAW

Salah satu doa yang paling masyhur dan sering dibaca oleh Rasulullah SAW ketika menjenguk orang sakit atau mendoakan keluarganya adalah doa memohon diangkatnya penyakit. Doa ini diriwayatkan dalam Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إِلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Latin: Allahumma rabban-nasi adzhibil-ba'sa, isyfi antasy-syafi, la syafiya illa anta, syifa'an la yughadiru saqaman.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakit ini. Sembuhkanlah, Engkau-lah Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain."

2. Doa Memohon Ampunan dan Kesembuhan

Seringkali penyakit adalah cara Allah membersihkan hamba-Nya. Oleh karena itu, mendoakan kesembuhan sebaiknya dibarengi dengan permohonan ampunan bagi kedua orang tua. Berikut adalah lafal doa yang bisa diamalkan:

اللَّهُمَّ اشْفِ وَالِدَيَّ وَعَافِهِمَا وَاغْفِرْ لَهُمَا وَارْحَمْهُمَا

Latin: Allahummasyfi walidayya wa 'afihima waghfir lahuma warhamhuma.

Artinya: "Ya Allah, sembuhkanlah kedua orang tuaku, berikanlah kesehatan kepada mereka, ampunilah dosa-dosa mereka, dan rahmatilah mereka."

3. Doa Pendek yang Dibaca 7 Kali

Terdapat sebuah riwayat dari Ibnu Abbas RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda, barangsiapa yang mengunjungi orang sakit yang belum tiba ajalnya, kemudian ia mengucapkan doa ini sebanyak tujuh kali di hadapannya, maka Allah akan menyembuhkannya dari penyakit tersebut.

أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

Latin: As'alullahal 'azhim rabbal 'arsyil 'azhim an yasyfiyaka.

Artinya: "Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Tuhan Arsy yang agung, agar Dia menyembuhkanmu."

Jika yang sakit adalah ibu, lafal 'yasyfiyaka' diganti menjadi 'yasyfiyaki'. Jika ayah, tetap menggunakan 'yasyfiyaka'.

4. Ikhtiar dengan Ayat-Ayat Syifa (Penyembuh)

Selain doa-doa khusus, Al-Qur'an sendiri diturunkan sebagai syifa (penawar/obat) bagi orang-orang yang beriman. Membacakan ayat-ayat suci Al-Qur'an di sisi orang tua yang sakit atau meniupkannya ke air minum (ruqyah syar'iyyah) adalah metode yang sangat dianjurkan.

Surat Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah dikenal sebagai Ummul Kitab dan merupakan ruqyah yang paling utama. Bacalah surat ini dengan khusyuk di dekat orang tua.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ. الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

Baca selengkapnya dan pahami maknanya di sini: Surat Al-Fatihah.

Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas (Al-Mu'awwidzat)

Ketiga surat ini sering dibaca oleh Rasulullah SAW ketika beliau sakit, dengan cara meniupkan ke kedua telapak tangan lalu mengusapkannya ke seluruh tubuh. Anda bisa melakukan hal yang sama untuk orang tua Anda.

5. Doa Nabi Ayyub AS saat Ditimpa Penyakit

Kisah Nabi Ayyub AS adalah teladan kesabaran dalam menghadapi penyakit. Beliau memanjatkan doa yang diabadikan dalam Al-Qur'an Surat Al-Anbiya ayat 83. Doa ini sangat baik dibaca sebagai perantara kesembuhan orang tua.

أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

Latin: Anni massaniyad-durru wa anta arhamur-rahimin.

Artinya: "Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang."

Untuk membaca konteks ayat ini secara lengkap, silakan kunjungi: Surat Al-Anbiya.

Adab Mendoakan Orang Tua yang Sakit

Agar doa yang dipanjatkan lebih mustajab dan diterima oleh Allah SWT, perhatikan adab-adab berikut ini:

  1. Dalam Keadaan Suci: Sebaiknya berwudu terlebih dahulu sebelum berdoa atau membacakan ayat Al-Qur'an.
  2. Memuji Allah dan Bersalawat: Awali doa dengan tahmid (Alhamdulillah) dan selawat kepada Nabi Muhammad SAW.
  3. Ikhlas dan Yakin: Berdoalah dengan hati yang hadir, penuh harap, dan keyakinan penuh bahwa Allah akan mengabulkan.
  4. Bersedekah: Rasulullah SAW bersabda, "Obatilah orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah." Bersedekah atas nama orang tua bisa menjadi wasilah datangnya kesembuhan.
  5. Mengusap Bagian yang Sakit: Jika memungkinkan, letakkan tangan kanan di bagian tubuh orang tua yang sakit sambil membaca doa, selama itu tidak menyakiti mereka.

Keutamaan Merawat Orang Tua Sakit

Merawat orang tua yang sedang sakit bukanlah beban, melainkan ladang pahala yang sangat besar. Allah SWT menjanjikan surga bagi anak yang berbakti. Kesabaran Anda dalam menyuapi, membersihkan, dan menemani mereka adalah bentuk jihad yang nyata. Jangan lupa untuk senantiasa membisikkan kata-kata positif dan motivasi agar semangat hidup orang tua tetap terjaga.

Semoga kumpulan doa untuk orang tua sakit di atas dapat menjadi wasilah kesembuhan bagi ayah dan ibu kita tercinta. Teruslah mengetuk pintu langit, karena tidak ada penyakit yang tidak memiliki obat kecuali kematian, dan Allah Maha Mendengar doa hamba-Nya yang bersungguh-sungguh.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya