Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Gerbang Sholat: Bacaan Sholat Maghrib Lengkap Latin, Arab, dan Artinya (Mudah Dipahami!)

mediaindonesia.com
22/12/2025 11:54
Gerbang Sholat: Bacaan Sholat Maghrib Lengkap Latin, Arab, dan Artinya (Mudah Dipahami!)
Imam Besar Masjid Nabawi Syekh Ahmad bin Ali Al-Hudzaifi (tengah) saat menyalami sejumlah jamaah yang hadir sebelum ibadah Shalat Maghrib di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta, Jumat (11/10/2024).(Antara)

Sholat Maghrib adalah salah satu dari lima sholat fardhu yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim. Sholat ini memiliki **3 rakaat** dan dikerjakan saat matahari telah terbenam sempurna hingga hilangnya mega merah di ufuk barat. Memahami **bacaan sholat Maghrib lengkap latin** sangat penting untuk memastikan ibadah kita sah dan diterima Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:

QS. Al-Baqarah (2): 238

حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَىٰ وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ

“Hafizhuu 'alaas-shalawaati wash-shalaatil-wusthaa wa quumuu lillaahi qaanitiin.”

Artinya: "Peliharalah semua sholat(mu), dan (peliharalah) sholat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam sholatmu) dengan khusyuk."

Mayoritas ulama menafsirkan *sholat wusthaa* sebagai sholat Ashar atau sholat Subuh, namun ayat ini menegaskan pentingnya menjaga seluruh sholat fardhu, termasuk Maghrib.


1. Niat Sholat Maghrib

Langkah pertama dalam melaksanakan sholat Maghrib adalah mengucapkan niat dalam hati. Berikut adalah lafal niat sholat Maghrib:

Niat Sholat Maghrib Sebagai Imam:

أُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

"Ushallii fardhal maghribi tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an imaaman lillaahi ta'aalaa."

Artinya: "Aku niat sholat fardhu Maghrib tiga rakaat menghadap kiblat sebagai imam, karena Allah ta'ala."

Niat Sholat Maghrib Sebagai Makmum:

أُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى

"Ushallii fardhal maghribi tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an ma'muuman lillaahi ta'aalaa."

Artinya: "Aku niat sholat fardhu Maghrib tiga rakaat menghadap kiblat sebagai makmum, karena Allah ta'ala."

Niat Sholat Maghrib Sendirian (Munfarid):

أُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

"Ushallii fardhal maghribi tsalaatsa raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa."

Artinya: "Aku niat sholat fardhu Maghrib tiga rakaat menghadap kiblat, karena Allah ta'ala."


2. Panduan Bacaan Sholat Maghrib Lengkap Latin

Setelah berniat, ikuti gerakan dan **bacaan sholat Maghrib lengkap latin** di bawah ini:

Takbiratul Ihram

اَللَّهُ أَكْبَرُ

"Allaahu akbar."

Artinya: "Allah Maha Besar."

Doa Iftitah (Sunnah)

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. إِنِّيْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.

"Allaahu akbaru kabiiran walhamdulillaahi katsiiran, wa subhaanallaahi bukrataw wa'ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal-ardha haniifam muslimaw wamaa anaa minal-musyrikiin. Inna shalaatii wanusuukii wamahyaaya wamamaatii lillaahi rabbil-'aalamiin. Laa syariika lahuu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal-muslimiin."

Artinya: "Allah Maha Besar lagi Sempurna Kebesaran-Nya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah sepanjang pagi dan petang. Kuhadapkan wajahku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan berserah diri, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang musyrik. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya, dan dengan demikian aku diperintahkan, dan aku adalah dari golongan orang-orang Muslim."

Bacaan Wajib: Surat Al-Fatihah (Setiap Rakaat)

Setelah Iftitah (atau langsung setelah Takbiratul Ihram), wajib membaca Surat Al-Fatihah.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ (1)

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (2)

الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ (3)

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ (4)

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (5)

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ (6)

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ (7)

"Bismillaahir-rahmaanir-rahiim (1). Al-hamdulillaahi rabbil-'aalamiin (2). Ar-rahmaanir-rahiim (3). Maaliki yaumiddiin (4). Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin (5). Ihdinash-shiraathal-mustaqiim (6). Shiraathalladziina an'amta 'alaihim ghairil-maghdhuubi 'alaihim wa ladh-dhaalliin (7)."

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

Contoh Surat Pendek (Rakaat 1 dan 2)

Setelah Al-Fatihah pada rakaat pertama dan kedua, disunnahkan membaca surat pendek. Contohnya:

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (1)

اللَّهُ الصَّمَدُ (2)

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3)

وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ (4)

"Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Qul huwallaahu ahad (1). Allaahush-shamad (2). Lam yalid walam yuulad (3). Walam yakul lahuu kufuwan ahad (4)."

Artinya: "Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan Dia." (QS. Al-Ikhlas)

Ruku'

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ (3 kali)

"Subhaana rabbiyal 'azhiimi wa bihamdih."

Artinya: "Maha Suci Tuhanku yang Maha Agung dan dengan memuji-Nya."

I'tidal

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

"Sami'allaahu liman hamidah."

Artinya: "Allah mendengar orang yang memuji-Nya."

***

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

"Rabbanaa lakal hamdu mil-'as-samaawaati wamil-'al-ardhi wamil-'a maa syi'ta min syai'in ba'du."

Artinya: "Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan sepenuh bumi dan sepenuh apa-apa yang Engkau kehendaki setelah itu."

Sujud

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ (3 kali)

"Subhaana rabbiyal a'laa wa bihamdih."

Artinya: "Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi dan dengan memuji-Nya."

Duduk di antara Dua Sujud

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافَنِي وَاعْفُ عَنِّي

"Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aafinii wa'fu 'annii."

Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah kekuranganku, angkatlah derajatku, berilah rezeki kepadaku, berilah petunjuk kepadaku, sehatkanlah aku, dan maafkanlah aku."


Tahiyat Awal (Rakaat Kedua) dan Tahiyat Akhir (Rakaat Ketiga)

Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, kita melakukan Tahiyat Awal (Duduk Tasyahhud Awal). Pada rakaat terakhir (ketiga), kita melakukan Tahiyat Akhir (Duduk Tasyahhud Akhir) yang dilanjutkan dengan salam.

Bacaan Tahiyat (Tahiyat Awal dan Tahiyat Akhir)

اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ.

"At-tahiyyaatul mubaarakaatush-shalawaatuth-thayyibaatu lillaah. As-salaamu 'alaika ayyuhan-nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh. As-salaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish-shaalihiin. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammadar-rasuulullaah."

Artinya: "Segala penghormatan yang penuh berkah, sholat, dan kebaikan adalah bagi Allah. Salam sejahtera atasmu wahai Nabi, demikian pula rahmat Allah dan keberkahan-Nya. Salam sejahtera atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang sholeh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah."

Tambahan Sholawat pada Tahiyat Akhir

Pada **Tahiyat Akhir** (hanya dibaca pada rakaat ke-3 sholat Maghrib), bacaan Tahiyat di atas dilanjutkan dengan sholawat:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، فِي الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

"Allaahumma shalli 'alaa Muhammad, wa 'alaa aali Muhammad, kamaa shallaita 'alaa Ibraahiim, wa 'alaa aali Ibraahiim, wa baarik 'alaa Muhammad, wa 'alaa aali Muhammad, kamaa baarokta 'alaa Ibraahiim, wa 'alaa aali Ibraahiim, fil-'aalamiina innaka hamiidum majiid."

Artinya: "Ya Allah, berilah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Dan berilah berkah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan berkah kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia di seluruh alam."

Tahiyat Akhir ini diakhiri dengan salam.


Penutup Sholat: Salam

Sholat Maghrib diakhiri dengan ucapan salam sambil menoleh ke kanan dan ke kiri.

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

"Assalaamu 'alaikum wa rahmatullaah."

Artinya: "Semoga keselamatan dan rahmat Allah dilimpahkan kepadamu."

Dari Jabir bin Samuroh radhiyallahu 'anhu, ia berkata: "Kami sholat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu kami mengucapkan salam (ke kanan dan kiri) sambil menunjuk dengan jari-jari kami. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Mengapa kalian menunjuk dengan jari-jari kalian? Seakan-akan ia adalah ekor kuda yang liar. Cukuplah bagi kalian meletakkan tangan kalian di paha, kemudian mengucapkan salam pada saudaranya yang di sebelah kanan dan kiri.'" (HR. Muslim No. 431).

Semoga panduan **bacaan sholat Maghrib lengkap latin** ini bisa membantu Anda menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk dan benar. Jangan lupa, kekhusyukan adalah kunci utama dalam sholat.


Yuk, Rajin Sholat Maghrib!

Memahami setiap **bacaan sholat Maghrib lengkap latin** adalah langkah awal yang baik. Teruslah berlatih dan konsisten dalam menjalankan ibadah ini. Semoga Allah SWT senantiasa memudahkan kita dalam beribadah!



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya