Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDE cepol dikenal sebagai salah satu tatanan rambut tradisional perempuan Betawi yang hingga kini masih dapat diaplikasikan untuk aktivitas sehari-hari. Gaya ini menonjolkan kesan rapi, anggun, dan sederhana.
Wakil 2 None Jakarta Barat 2022, Sherly Amanda Aprilia Putri, membagikan langkah-langkah mudah membuat konde cepol dengan perlengkapan yang tidak rumit dalam acara Festival Sanggul Nusantara 2025 di Jakarta, Sabtu (13/12).
Berikut cara membuat konde cepol khas Betawi ala Sherly Amanda Aprilia Putri, seperti dilansir dari situs Antara.
Alat yang digunakan cukup sederhana, yakni satu konde cepol dan empat hair nail. "Andalan kita adalah satu. Sudah pasti cepol ya. Selanjutnya, kita butuh namanya hair nail. Kayak bobby pin tapi dia panjang dan lebih besar. Kita hanya butuh empat hair nail aja. Enggak butuh 10," ucap Sherly.
Rambut terlebih dahulu diikat menjadi ponytail dengan posisi sejajar ubun-ubun atau tepat di garis akhir rambut dahi.
Rambut yang sudah dikuncir dibungkus menggunakan hair net. Sebelumnya, hair net diberi bobby pin kecil di ujungnya agar mudah dikaitkan ke kunciran.
Rambut diputar membentuk bulatan, lalu disematkan bobby pin tambahan supaya gulungan tidak mudah terlepas.
Setelah gulungan kuat, konde cepol siap ditempelkan. Perhatikan arah lonjong konde agar tidak terbalik.
"Kalau dilihat dia ada bagian yang agak lonjong ya. Ada bagian atas dan bawah. Ini posisinya harus menyamping, (tidak boleh lonjong di atas), langsung aja kita tempelin ke rambut yang udah digulung tadi," ujar Sherly.
Empat hair nail dipasang pada empat sisi konde (atas, bawah, kiri, kanan) dengan teknik menyerupai menjahit agar konde menempel kuat. Hair nail ditusukkan ke konde, lalu ke rambut asli, dan diarahkan ke bawah.
Agar lebih kokoh, konde bisa diperkuat dengan bobby pin kecil di sekelilingnya.
Rambut di bagian bawah konde ditarik perlahan hingga menggembung menggunakan ujung sisir sasak, sesuai pakem Betawi yang dikenal sebagai cocor bebek.
Rambut bagian atas dan poni disisir ke belakang dan dikunci dengan hair spray. Rambut di sisi telinga juga dirapikan dengan menutup sebagian bagian atas telinga.
"Dikit aja bagian atas telinga. Langsung di hairspray dan di jepit pakai bobby pin," jelas Sherly.
Sebagai sentuhan akhir, ronce bunga melati dipasang di sisi kanan dengan posisi jarum jam 12-4. Ronce melati melambangkan keanggunan dan kesegaran, sementara posisi tersebut merepresentasikan filosofi waktu perempuan Betawi keluar rumah.
Sherly menambahkan bahwa konde cepol kini dapat dikreasikan lebih fleksibel mengikuti gaya modern, tanpa meninggalkan esensi utamanya.
"Sebenernya bebas aja yang penting kan esensinya adalah mencepol, karena mencepol itu kan kita jadi anggun membawa keanggunan, tapi untuk aksesoris sebenarnya bebas," pungkas Sherly. (Nas)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved