Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Arti Fi Amanillah, Tulisan Arab, Jawaban, dan Penggunaannya

Thalatie K Yani
12/12/2025 13:00
Arti Fi Amanillah, Tulisan Arab, Jawaban, dan Penggunaannya
Ilustrasi(Pinterest)

Dalam interaksi sehari-hari umat Muslim, seringkali kita mendengar berbagai ucapan doa dalam bahasa Arab yang menyejukkan hati. Salah satu ucapan yang populer namun terkadang masih keliru dalam penggunaannya adalah fi amanilah artinya semoga engkau dalam lindungan Allah SWT. Ucapan ini bukan sekadar kata perpisahan biasa, melainkan sebuah doa tulus yang dipanjatkan seorang Muslim kepada saudaranya agar senantiasa dijaga oleh Sang Pencipta.

Memahami makna di balik ucapan bahasa Arab sangat penting agar kita dapat menghayatinya dengan benar dan memberikan respons atau jawaban yang sesuai sunnah. Media Indonesia merangkum secara lengkap mengenai makna, tulisan Arab, cara menjawab, hingga perbedaan penggunaannya dengan istilah lain seperti Ma'assalamah dalam artikel berikut ini.

Pengertian Fi Amanillah Secara Bahasa dan Istilah

Secara etimologi atau tata bahasa, kalimat Fi Amanillah terdiri dari tiga kata dasar dalam bahasa Arab, yaitu:

  • Fi (فِي): Merupakan huruf jar yang berarti 'di dalam' atau 'pada'.
  • Aman (أَمَان): Berarti keamanan, perlindungan, atau ketenangan.
  • Allah (الله): Merujuk kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT.

Jika digabungkan, fi amanilah artinya adalah "(Semoga engkau) di dalam perlindungan Allah". Secara istilah, kalimat ini digunakan sebagai doa keselamatan bagi seseorang yang hendak bepergian, berpisah, atau sedang menghadapi suatu urusan. Mengucapkan kalimat ini berarti kita menyerahkan keselamatan orang tersebut sepenuhnya kepada penjagaan Allah SWT, sebaik-baiknya pelindung.

Tulisan Arab Fi Amanillah yang Benar

Agar tidak salah dalam penulisan dan pelafalan, berikut adalah tulisan Arab dari ucapan Fi Amanillah yang benar beserta harakatnya:

فِي أَمَانِ الله

Membaca tulisan Arab dengan benar sangat dianjurkan agar makna doa tersebut sampai dan tidak berubah arti. Lafal ini mengandung harapan agar Allah memberikan hifz (penjagaan) dari segala marabahaya, baik fisik maupun spiritual.

Cara Menjawab (Balasan) Ucapan Fi Amanillah

Ketika seseorang mendoakan kita dengan ucapan Fi Amanillah, Islam mengajarkan kita untuk membalas penghormatan atau doa tersebut dengan yang lebih baik, atau setidaknya yang serupa. Lantas, apa jawaban yang tepat?

1. Ma'assalamah (مع السلامة)

Balasan yang paling umum dan tepat untuk ucapan Fi Amanillah adalah Ma'assalamah. Berikut tulisan Arabnya:

مَعَ السَّلاَمَة

Artinya adalah "semoga keselamatan menyertaimu". Ini adalah jawaban yang sangat relevan karena ketika seseorang mendoakan perlindungan Allah untuk kita, kita membalasnya dengan mendoakan keselamatan menyertai mereka juga.

2. Jazaakallah Khairan (جزاك الله خيرا)

Anda juga bisa menjawab dengan doa kebaikan umum seperti Jazaakallah Khairan (Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan). Jawaban ini bersifat universal untuk segala jenis kebaikan yang diterima dari orang lain.

Waktu Penggunaan Fi Amanillah yang Tepat

Meskipun kalimat ini baik diucapkan kapan saja, terdapat momen-momen spesifik di mana penggunaan Fi Amanillah menjadi sangat dianjurkan (sunnah) dan kontekstual:

  1. Saat Hendak Bepergian (Safar): Ketika mengantar kerabat, keluarga, atau teman yang akan melakukan perjalanan jauh, ucapkanlah doa ini. Hal ini sejalan dengan konsep tawakkal, di mana kita menyadari bahwa tidak ada yang menjamin keselamatan di perjalanan kecuali Allah. Sebagaimana Allah adalah sebaik-baik penjaga, seperti yang tersirat dalam kisah Nabi Yaqub AS dalam Surat Yusuf.
  2. Saat Mengakhiri Pertemuan: Sebagai pengganti ucapan "dadah" atau "bye", gunakanlah Fi Amanillah. Ini mengubah perpisahan biasa menjadi momen saling mendoakan.
  3. Menutup Percakapan Telepon: Sebelum mengucapkan salam penutup (Assalamualaikum), Anda bisa menyisipkan kalimat ini sebagai doa penutup pembicaraan.
  4. Saat Bertemu Orang yang Sedang Menghadapi Musibah: Mendoakan mereka agar berada dalam lindungan Allah adalah bentuk empati tertinggi seorang Muslim.

Perbedaan Fi Amanillah dan Ma'assalamah

Seringkali masyarakat tertukar antara kedua istilah ini. Berikut perbedaannya agar Anda dapat menggunakannya dengan presisi:

  • Fi Amanillah: Biasanya diucapkan oleh orang yang tinggal (tidak bepergian) kepada orang yang akan pergi. Tujuannya memohon perlindungan bagi si musafir.
  • Ma'assalamah: Biasanya diucapkan oleh orang yang akan pergi atau sebagai jawaban dari ucapan Fi Amanillah. Maknanya lebih kepada "selamat tinggal" yang disertai doa keselamatan.

Keutamaan Mendoakan Saudara Sesama Muslim

Mengamalkan ucapan seperti Fi Amanillah adalah bagian dari menghidupkan syiar Islam dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk saling mencintai dan mendoakan. Doa seorang Muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuan orang tersebut (termasuk saat berpisah) adalah doa yang mustajab.

Dengan membiasakan lidah kita mengucapkan kalimat thayyibah ini, kita tidak hanya mempererat tali silaturahmi (ukhuwah), tetapi juga mencatat amal kebaikan. Kita mengakui kelemahan diri kita yang tidak mampu menjaga orang-orang terkasih setiap detik, dan menyerahkan urusan penjagaan tersebut kepada Dzat Yang Maha Menjaga, Allah Azza wa Jalla.

Jadi, mulai sekarang, mari ganti ucapan perpisahan kita dengan doa yang penuh makna ini. Semoga kita semua senantiasa berada dalam Fi Amanillah di setiap langkah kehidupan kita.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya