Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

13 Dampak Panas-panasan untuk Kesehatan

Reynaldi Andrian Pamungkas
08/12/2025 21:30
13 Dampak Panas-panasan untuk Kesehatan
Berikut Dampak Panas-panasan untuk Kesehatan(freepik)

PANAS-panasan adalah kondisi ketika seseorang berada di bawah paparan sinar matahari atau suhu panas dalam waktu tertentu, terutama di luar ruangan.

Aktivitas ini membuat tubuh terpapar panas langsung sehingga suhu tubuh meningkat dan menghasilkan banyak keringat.

Berikut 13 Dampak Panas-panasan untuk Kesehatan

1. Dehidrasi

Tubuh kehilangan banyak cairan saat berkeringat, sehingga rentan mengalami dehidrasi jika tidak minum cukup air.

2. Pusing dan Lemas

Paparan panas berlebih membuat tekanan darah menurun dan aliran darah ke otak terganggu.

3. Heat Exhaustion

Ditandai dengan mual, detak jantung cepat, kulit dingin basah, dan tubuh sangat lemah.

4. Heat Stroke

Kondisi paling berbahaya dengan suhu tubuh bisa mencapai 40 derajat celcius atau lebih, dapat menyebabkan kerusakan organ dan membutuhkan penanganan medis segera.

5. Kulit Terbakar

Kulit memerah, perih, mengelupas, hingga melepuh akibat radiasi UV berlebih.

6. Penuaan Dini

Paparan sinar UV mempercepat kerusakan kolagen sehingga kulit tampak keriput, kusam, dan muncul flek hitam.

7. Meningkatkan Risiko Kanker Kulit

Sinar UVA dan UVB dapat merusak DNA sel kulit dan memicu pertumbuhan sel tidak normal.

8. Sakit Kepala atau Migrain

Suhu panas yang ekstrem memicu pelebaran pembuluh darah sehingga menyebabkan nyeri kepala.

9. Mual dan Muntah

Tubuh yang terlalu panas mudah mengalami gangguan sistem pencernaan.

10. Kram Panas

Otot mengalami kram akibat kehilangan elektrolit saat berkeringat banyak.

11. Denyut Jantung Meningkat

Tubuh bekerja ekstra menjaga suhu tetap stabil sehingga jantung berdetak lebih cepat.

12. Bibir Kering dan Pecah-pecah

Panas mengurangi kelembapan alami di area bibir.

13. Gangguan Tidur

Paparan panas ekstrem di siang hari dapat menyebabkan tubuh sulit relaks dan tidur tidak nyenyak di malam hari.

Alasannya berpengaruh kepada kesehatan, karena tubuh harus bekerja ekstra untuk menurunkan suhu inti dan menjaga keseimbangan cairan. Jika terlalu lama, bisa menyebabkan dehidrasi, kulit terbakar, hingga heat stroke. (Z-4)

Sumber: alodokter, kemenkes



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya