Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

Qodarullah Wa Maa Syaa Fa'ala: Arti Lengkap, Kapan Diucapkan, dan Dalil Al-Qur'an & Hadits

Reynaldi Andrian Pamungkas
02/12/2025 17:45
Qodarullah Wa Maa Syaa Fa'ala: Arti Lengkap, Kapan Diucapkan, dan Dalil Al-Qur'an & Hadits
Berikut arti qodarullah wa maa syaa fa'ala(Freepik)

QODARULLAH wa maa syaa fa'ala adalah kalimat penuh hikmah yang sering diucapkan umat Islam ketika menghadapi takdir Allah yang tidak sesuai harapan. Kalimat ini mengingatkan kita untuk tetap ridha dan pasrah kepada ketentuan-Nya.

Arti Qodarullah Wa Maa Syaa Fa'ala

Kalimat lengkap dalam bahasa Arab:

قَدَّرَ اللَّهُ وَمَا شَاءَ فَعَلَ

Transliterasi: Qodarallāhu wa mā shā`a fa‘ala

Terjemahan harfiah:
“Allah telah menetapkan (takdir) dan apa yang Dia kehendaki, itulah yang Dia lakukan.”

Makna yang lebih luas:
Segala sesuatu terjadi karena sudah ditentukan dan dikehendaki Allah. Tidak ada yang kebetulan. Apa pun yang menimpa kita — baik yang kita sukai maupun yang kita benci — semuanya adalah kehendak dan ketetapan Allah Yang Maha Bijaksana.

Kapan Waktu yang Tepat Mengucapkan Qodarullah Wa Maa Syaa Fa'ala?

Kalimat ini paling tepat diucapkan pada situasi berikut:

1. Ketika mendapat musibah atau kejadian yang tidak diinginkan

  • Kegagalan usaha
  • Kehilangan orang yang dicintai
  • Sakit, kecelakaan, atau bencana
  • Rezeki yang tertunda

2. Ketika rencana yang sudah disusun berubah total

Misalnya: sudah melamar pekerjaan tapi ditolak, sudah mau menikah tapi batal, atau perjalanan yang dibatalkan mendadak.

3. Ketika melihat orang lain ditimpa musibah

Kita bisa mengucapkannya sebagai pengingat bahwa itu semua adalah takdir Allah.

Dalil dari Al-Qur'an dan Hadits Shahih

Kalimat qodarullah wa maa syaa fa'ala bukan doa ma'tsur (langsung dari Nabi), tetapi maknanya sangat sesuai dengan banyak ayat Al-Qur'an dan hadits shahih.

Dalil dari Al-Qur'an

QS. Al-Hadid ayat 22:

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

“Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa (seseorang) di bumi dan (tidak pula) pada diri kalian sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.”

Dalil dari Hadits Shahih

Rasulullah SAW bersabda:

اعْلَمْ أَنَّ مَا أَخْطَأَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيبَكَ، وَمَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَكَ

“Ketahuilah, apa yang tidak ditakdirkan menimpamu maka tidak akan pernah menimpamu, dan apa yang ditakdirkan menimpamu maka tidak akan pernah meleset darimu.”
(HR. At-Tirmidzi no. 2516, dishahihkan Al-Albani)

Adab Mengucapkan Qodarullah Wa Maa Syaa Fa'ala

  • Ucapkan dengan hati yang ikhlas dan penuh keyakinan
  • Jangan diucapkan dengan nada mengeluh atau protes
  • Lanjutkan dengan doa meminta yang terbaik: “Ya Allah, berikan aku pahala atas musibah ini dan gantilah dengan yang lebih baik”

Kesimpulan

Qodarullah wa ma syaa fa'ala adalah pengingat paling indah bahwa Allah Maha Menentukan dan Maha Bijaksana. Dengan mengucapkannya di waktu yang tepat, hati kita akan tenang, jiwa kita sabar, dan iman kita semakin kuat menghadapi setiap takdir. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya