Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

6 Makanan Beku yang Tetap Tinggi Nutrisi di Tengah Lonjakan Harga Pangan

Abi Rama
30/11/2025 09:20
6 Makanan Beku yang Tetap Tinggi Nutrisi di Tengah Lonjakan Harga Pangan
Di tengah cuaca ekstrem dan mahalnya bahan pangan, enam jenis makanan beku ini terbukti tetap menjaga nutrisinya. Praktis, terjangkau, dan bergizi untuk kebutuhan harian.(freepik)

DI tengah cuaca ekstrem, lonjakan harga bahan pangan, dan sulitnya mendapatkan produk segar berkualitas, buah serta sayuran beku kini menjadi pilihan yang semakin populer. Meski sering dianggap kalah bergizi dibandingkan produk segar, sejumlah penelitian justru menunjukkan beberapa makanan mempertahankan kandungan nutrisinya setelah dibekukan.

6 Makanan Tetap Simpan Nutrisi Saat Beku

Mengutip dari laman The Times of India, berikut jenis-jenis makanan yang terbukti lebih stabil nutrisinya dalam bentuk beku:

1. Bayam

Bayam segar sangat cepat layu dan kehilangan folat, zat besi non-heme, serta vitamin K. Dalam bentuk beku, bayam justru mengandung nutrisi yang lebih terkonsentrasi. Bayam memiliki beberapa alasan kenapa kenapa lebih baik disimpan saat beku, di antaranya:

  • Folat dan zat besi tersimpan lebih stabil
  • Tidak mudah rusak atau berlendir
  • Sudah dipotong dan dicuci, lebih praktis

Cocok dimasukkan ke dalam sup, pasta, kari, hingga omelet.

2. Kacang Polong (Peas)

Kacang polong adalah salah satu sayuran yang paling cepat kehilangan vitamin ketika disimpan segar.

Keunggulan saat dibekukan:

  • Vitamin C tetap terjaga
  • Vitamin B (penting untuk metabolisme dan kulit) tetap stabil
  • Tekstur dan rasa manisnya tidak berubah

Kacang polong beku bisa langsung dipakai untuk tumisan, sup, atau campuran nasi.

3. Jagung Manis

Karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin pada jagung manis mudah menurun bila disimpan di suhu ruang.

Keuntungan jagung beku:

  • Karotenoid tetap terjaga
  • Rasa manis alami tidak hilang
  • Tekstur tetap renyah saat dimasak

Dapat digunakan untuk salad dan sup.

4. Brokoli

Beberapa nutrisi brokoli lebih cepat rusak jika disimpan segar selama beberapa hari. Oleh karena itu brokoli beku lebih baik untuk kesehatan.

Mengapa brokoli beku lebih unggul:

  • Vitamin C tetap stabil
  • Warna dan tekstur lebih terjaga
  • Antioksidan tidak banyak berkurang

Brokoli beku paling baik dimasak langsung tanpa dicairkan, dengan cara ditumis cepat atau dikukus.

5. Sayuran Cruciferous

Sama seperti brokoli, kelompok sayuran ini mudah kehilangan nutrisi akibat paparan udara dan cahaya.

Manfaat bila dibekukan:

  • Tetap renyah saat dimasak
  • Vitamin dan fitonutrien lebih terlindungi

6. Buah Tropis (Mangga, Nanas, Alpukat, Pepaya)

Buah tropis sering dipetik mentah untuk keperluan ekspor sehingga kandungan nutrisinya tidak maksimal saat sampai ke konsumen.

Keunggulan beku:

  • Dibekukan pada puncak kematangan nutrisi maksimal
  • Vitamin C, A, dan E tetap stabil
  • Tekstur mudah diolah untuk smoothie, saus, dan salad

Alpukat beku sangat ideal untuk guacamole, smoothie bowl, atau dressing.

Mengapa Makanan Beku Bisa Lebih Bergizi?

  • Pembekuan cepat menghentikan proses degradasi nutrisi.
  • Produk dipanen saat puncak kematangan, bukan saat setengah matang seperti produk ekspor.
  • Tidak ada waktu penyimpanan panjang yang biasanya membuat vitamin, terutama vitamin C dan folat, rusak.
  • Lebih sedikit risiko pembusukan mengurangi limbah makanan.

Dengan kandungan gizi yang tetap stabil, harga yang lebih ramah di kantong, serta ketersediaan sepanjang tahun, makanan beku menjadi pilihan praktis bagi keluarga. Solusi ini memungkinkan mereka tetap makan sehat tanpa harus bergantung pada kualitas produk segar di pasaran. (The Times of India/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya