Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
Holding industri keuangan negara, Indonesia Financial Group (IFG) di bawah naungan Danantara Indonesia, mendorong seluruh anggota holding untuk mengoptimalkan aset strategis, termasuk aset historis agar tidak hanya produktif secara bisnis, tetapi juga mampu menghadirkan nuansa pelayanan baru kepada masyarakat.
Gedung Singa di sekitar kawasan bersejarah Jembatan Merah, Surabaya, Jawa Timur, yang saat ini dikelola anggota holding IFG Life menjadi salah satu contoh nyata warisan masa lalu dapat hidup kembali dalam konteks modern.
Sekretaris Perusahaan IFG Denny S Adji mengatakan transformasi gedung yang jadi bagian dari pengelolaan aset IFG itu merupakan implementasi strategi holding dalam menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat lewat pemanfaatan aset bersejarah.
"IFG mendorong semua anggota holding untuk tidak hanya mengelola aset secara efektif, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Gedung Singa Surabaya merupakan contoh aset bersejarah yang dihidupkan kembali serta menjadi simbol pelayanan modern tanpa meninggalkan nilai historisnya," kata Denny, Rabu (26/11/2025).
Ia memaparkan lebih dari sekadar bangunan tua, Gedung Singa adalah representasi perjalanan perlindungan finansial di Indonesia selama lebih dari satu abad. "Bila dahulu menjadi kantor asuransi Belanda, kini keberadaannya tetap relevan sebagai bagian dari ekosistem asuransi nasional yang terus berkembang dalam semangat modernisasi, inklusi, dan keberlanjutan," terangnya.
Denny menambahkan dalam rangka momentum Bulan Pahlawan, IFG Life turut menggelar acara Resonance of Light: Honoring the Past, Protecting the Future di Gedung Singa, Surabaya. Kegiatan ini jadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi aset-aset yang dikelola IFG Life.
IFG Life Property Asset Showcase bertajuk Resonance of Light: Honoring the Past, Protecting the Future, itu digelar pada 20–28 November 2025, di Gedung Singa Surabaya, Jl Jembatan Merah No 19–23,
“Melalui IFG Life Property Asset Showcase, kami ingin beri kesempatan bagi masyarakat dan investor untuk melihat langsung aset-aset properti strategis di sekitar Surabaya dan Jawa Timur yang saat ini sedang kami pasarkan,” ungkap Direktur Investasi IFG Life Mufri Dharmawan.
Menurut dia, Gedung Singa tidak hanya menyimpan sejarah, tetapi juga menghubungkan masa lalu dan masa depan industri asuransi.
"Kini, di bawah arah transformasi IFG melalui IFG Life, warisan itu terus hidup melayani masyarakat dengan wajah yang lebih modern dan bernilai," tutup Mufri. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved